Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 42 IPW


__ADS_3

Rey dan Zee sudah berada di dalam kamar mereka yang berada di rumah Tania mamah Reyhan yaitu kamar dirinya sebelum menikah dulu dan pindah ke rumah nya sendiri.


Reyhan sekarang sedang menunggu Zee yang masih belum keluar dari dalam kamar mandi saat tadi masuk.


Reyhan memilih menunggu Zee keluar dari kamar mandi dengan duduk bersandar di ranjang dengan bermain hp nya juga karena memeriksa pekerjaannya yang hari ini karena hari ini dia tidak bisa hadir ke kantor.


Sekitar lima belas menit kemudian Zee keluar dari dalam kamar mandi dengan sudah mengenakan baju tidurnya dan juga hijab yang tidak di lepas olehnya.


Zee melihat Reyhan yang sedang bermain hp dan berjalan mendekati nya dan berdiri di samping pria yang sudah sah menjadi suaminya mulai hari dan selamanya.


Reyhan menyadari kehadiran Zee dan langsung mematikan dan menyimpan hp nya di atas ranjang dan memperhatikan Zee yang sudah lengkap dengan semua bajunya.

__ADS_1


" Kamu sudah selesai? " tanya Rey melihat Zee yang terlihat begitu cantik tanpa polesan make up tapi kecantikan yang di miliki Zee sangatlah alami bahkan siapapun yang melihatnya pasti akan jatuh hati tak terkecuali Reyhan yang sudah menjadi suaminya dan sedang berusaha mencintai istrinya itu.


" Sudah emm... " kata Zee yang menunduk karena tidak berani menatap wajah suaminya.


" Panggil aku mas! " kata Reyhan yang mengerti dengan perasaan Zee yang sebenarnya tidak tahu harus berkata dan memanggil suaminya dengan panggilan apa.


" Iya Mas. Zee sudah siapkan air untuk mandi mas " kata Zee yang memberanikan menatap Reyhan suaminya.


Reyhan mengangguk dan berdiri dari duduknya untuk berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan dirinya setelah kelelahan seharian ini.


" Zee tolong siapkan baju tidur untukku " kata Rey yang mendapat anggukan dari Zee.

__ADS_1


Rey pun masuk dan menutup pintu kamar mandi itu begitu juga dengan Zee yang mencarikan baju tidur di dalam lemari untuk di kenakan oleh Rey malam ini.


Sekitar sepuluh menit kemudian Rey keluar dari dalam kamar mandi dengan hanya mengenakan handuk nya saja hingga membuat Zee membalikkan badannya saat melihat tubuh polos Reyhan yang tidak hanya memakai baju yang hanya di tutupi dengan handuk dari bawah perut nya saja.


" Zee di mana baju untuk ku? " tanya Reyhan saat sudah berdiri di belakang Zee.


Zee padahal sengaja membelakangi nya tadi namun Reyhan tidak menyadari kesengajaan Zee dan di pikiran nya kalau Zee memang sedang mengerjakan sesuatu hingga harus berdiri membelakangi nya.


Zee menggigit bibir bawah nya karena tidak berani menatap Reyhan yang sedang tidak memakai apa apa karena selama ini Zee sama sekali tidak pernah melihat seorang pria seperti itu dan sekarang di depannya.


" Zee " panggil Rey lagi karena tidak mendapat jawaban dari orang yang di panggil.

__ADS_1


Zee terkejut saat Rey kembali memanggil namanya dan dengan cepat mengambil baju Rey yang terletak di ranjang tempatnya menaruh baju itu tadi.


Zee meremas erat baju Rey dan membalikkan tubuhnya perlahan lahan namun pasti hingga sekarang Zee sudah berhadapan dengan suaminya namun dengan masih menunduk kan kepalanya tidak berani menatap Rey.


__ADS_2