Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 112 IPW


__ADS_3

Seluruh anggota keluarga tiba tiba meneteskan air mata mereka saat melihat cinta Rey dan Zee yang begitu dalam. Semuanya teringat bagaimana Rey yang dulu juga begitu sangat mencintai Diana sama seperti Rey mencintai dan menyayangi Zee sekarang.


Berbeda dengan seluruh anggota keluarga, Si kembar malah tidak mengetahui apapun yang sedang terjadi mereka hanya fokus dengan makanan mereka yang ditemani oleh ibu Zee yang juga tidak mengerti apapun mengenai Diana meskipun dia tahu sedikit mengenai masa lalu suami anaknya.


" Loh loh kok pada nangis sih, momen ini untuk kita bahagia bahagia bukan untuk nangis nangis. Udahan ya nangisnya " kata Ratih yang mulai tersenyum seolah tidak terjadi apa apa dengan semua ini.


Semuanya pun ikut tersenyum sembari mengusap air mata mereka masing masing tak terkecuali Zee yang begitu lembutnya mengusap air mata suaminya yang terlihat benar benar sedih terbukti dia yang menangis karena Rey bukanlah tipe pria yang mudah menangis kecuali hatinya terlalu terluka seperti saat ini sehingga dia menangis.

__ADS_1


" Maaf semua ini karena mamah yang mengatakan... " kata Tania yang terpotong oleh Rey.


" Gak papa kok mah, lupakan. Kita lanjutkan acara makannya saja " kata Rey tersenyum pada seluruhnya.


Akhirnya mereka semua melanjutkan acara makan malam yang pastinya dengan obrolan yang membuat mereka bahagia bukan obrolan yang membuat hati mereka sedih terutama mengenai Diana. Semuanya begitu menikmati acara makan malam yang dipersiapkan oleh Rey itu dengan penuh kebahagiaan setelah kesedihan pada diri mereka.


Cukup lama menghabiskan waktu walaupun hanya sekedar berbagi cerita tentang hari hari yang terlewatkan dengan penuh suka dan duka pastinya. Tak terasa waktu sudah lama mereka habiskan, karena memang selama ini keluarga besar itu sangat jarang berkumpul seperti ini karena kesibukan mereka masing masing hingga sulit untuk bisa bersama. Namun malam ini sangat istimewa karena seluruh keluarga bisa berkumpul menghabiskan waktu bersama.

__ADS_1


" Sayang baru jam sembilan, bagaimana kalau kita jalan jalan sebentar. Lagian anak anak juga menginap di rumah mamah, jadi kita bisa menghabiskan waktu berdua malam ini " kata Rey sambil menyetir mobilnya dengan Zee yang duduk di samping dirinya dengan menyandarkan kepalanya di lengan kekar sang suami.


" Boleh juga mas, udah lama juga kita gak jalan jalan bersama lagi " ujar Zee yang memang ingin menghabiskan waktu dengan sang suami mengingat mereka sudah lama tidak seperti itu karena kesibukan Rey.


" Maaf sayang karena mas selama ini terlalu si... " kata Rey yang langsung terpotong oleh Zee.


" Mas bicara apaan sih. Gak boleh ngomong kayak gitu lagi ya, Zee seneng banget hari ini " kata Zee yang malah memeluk erat lengan sang suami sembari menciumi aroma wangi tubuh suami.

__ADS_1


" Terima kasih sayang kamu istri mas yang paling shalihah " kata Rey mencium kening Zee sebentar.


Zee tersenyum bahagia apalagi saat Rey menciumnya meskipun itu bukan pertama kalinya tapi entah kenapa itu ciuman yang membuat dirinya sangat bahagia. Dalam hatinya yang paling dalam Zee ternyata masih memikirkan tentang kejadian di restoran tadi dimana disaat suaminya sedih karena mengingat mendiang Diana wanita yang mungkin sampai sekarang masih dicintai oleh suaminya. Namun Zee tidak mau memperpanjang masalah itu dengan bertanya pada Rey karena tidak mau melihat Rey menangis lagi seperti tadi.


__ADS_2