Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 121 IPW


__ADS_3

Kediaman Rian....


Rian baru saja memasuki halaman rumahnya. Rian tersenyum dari dalam mobil saat melihat wanita yang sedang berada dihatinya itu sedang berdiri di depan rumah. Rena terlihat begitu cemas saat menunggu sang suami pulang dan akhirnya dia menyunggingkan senyuman saat melihat mobil Rian sudah memasuki halaman rumah mereka.


Rena langsung berjalan mendekati mobil Rian dengan senyuman diwajahnya. Rian pun turun dari mobil dengan senyuman yang masih mekar di wajah tampannya. Rena langsung meraih dan menciumi punggung tangan sang suami dengan Rian yang secara spontan mencium kening istrinya.


" Assalamualaikum " Ujar Rian.


" Waalaikumsalam mas " jawab Rena.


" Mas bagaimana keadaan kak Zee, terus bagaimana kandungannya? " tanya Rena cemas memikirkan keadaan Zee sekarang.

__ADS_1


" Loh kok kamu malah tanyain orang lain. Bukannya nanyain suami yang baru pulang? " tanya Rian yang berpura pura ngambek dengan Rena.


Rena yang mendapat perkataan seperti itu pun tersenyum kaku karena merasa bersalah pada suaminya. Rena yang begitu khawatir dengan Zee malah melupakan tugasnya sebagai istri.


" Maaf " ujar Rena menatap Rian.


Rian yang melihat istrinya seperti itu merasa gemas dengan Rena. Rian pun tanpa sadar mendekatkan wajahnya pada wajah Rena bermaksud ingin mencium bibir sang istri yang entah kenapa membuatnya ingin melakukan itu.


" Rian, apa yang terjadi? Kata Rena tadi ada yang masuk rumah sakit, terus bagaimana keadaan istrinya Rey dan calon anaknya? " tanya mamahnya yang terlihat khawatir apalagi saat mendengar wanita itu sedang hamil yang pastinya Rena lah yang sudah memberi tahu berita itu.


Rena begitu malu walaupun sang mamah tidak melihatnya namun dia sangat malu dengan Rian. Sama halnya dengan Rena, Rian juga sedikit canggung dengan Rena karena adegan tadi yang tidak terjadi dan itu membuatnya canggung dengan sang istri.

__ADS_1


" Alhamdulillah mereka baik baik saja mah, Zee dan anaknya selamat cuma kata dokter Zee tidak bisa mengandung lagi karena kejadian itu " kata Rian yang terlihat memprihatinkan mengingat kondisi Rey saat mengetahui berita buruk itu dari dokter beberapa jam yang lalu.


Rena bahagia sekaligus terkejut dan sedih mendengar kondisi Zee. Rena sangat kasian dengan Zee yang divonis tidak bisa mengandung lagi karena kejadian naas itu.


" Ya Allah kasian sekali Zee. Tapi Alhamdulillah anaknya selamat, semoga mereka bisa menerima berita ini dengan tabah dan ikhlas " ujar sang mamah.


" Iya mah. Mah Rian ke kamar dulu, mau mandi soalnya badan Rian udah gerah " kata Rian yang melirik Rena sebentar.


Rian pun berjalan masuk ke dalam rumah menuju kamarnya karena tubuhnya sudah keringat dan gerah yang mengharuskan dirinya segera mandi. Rena pun mengikuti Rian dari belakang setelah sebelumnya berbicara dengan sang mamah yang tiba tiba menyuruhnya untuk menyusul Rian ke kamar.


Rena pun memasuki kamar dan mendengar suara air dari dalam kamar mandi yang artinya itu Rian sedang mandi. Rena pun membuka lemari dan mengambil baju untuk Rian pakai malam ini dengan pikiran yang tiba tiba memikirkan Al yang ingin mengatakan sesuatu beberapa jam lalu hingga akhirnya kecelakaan itu terjadi pada Zee.

__ADS_1


__ADS_2