Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 28 IPW


__ADS_3

Di tempat lain di sebuah restoran yang cukup banyak pengunjung nya karena makanan di sana cukup enak dan membuat dua wanita paruh baya ini menyukai restoran yang sudah menjadi tempat favorit mereka berdua.


Di restoran itu di sebuah meja sudah ada dua orang wanita paruh baya yang juga sedang menyantap makan siang mereka.


Kedua wanita paruh baya itu seperti sudah merencanakan untuk makan siang di sana karena salah satu wanita itu ada yang ingin di bicarakan dengan wanita yang satunya lagi.


" Ada apa kamu menyuruh aku bertemu di sini, kenapa tidak di rumah aku saja Tania? " tanya salah satu dari mereka sambil memakan makanannya.


" Gini Ratih. Gimana apakah kamu masih berencana untuk mencarikan ibu untuk anak anaknya Reyhan dan juga istri untuk Reyhan? " tanya Tania.


Ya kedua wanita paruh baya itu tak lain dan tak bukan adalah Ratih dan Tania mamah Diana dan mamah Reyhan yang sedang bertemu di sana untuk membahas hal itu.

__ADS_1


Tania semalam sengaja menelpon Ratih mamah Diana menantunya untuk bisa bertemu dengannya siang ini karena ada yang harus di bicarakan oleh nya pada Ratih.


Ratih pun menyetujui permintaan Tania untuk bertemu dengannya lagipula Ratih juga sedang tidak sibuk jadi dia bisa bertemu dengan Tania.


" Masih sih. Tapi kenapa tiba tiba kamu bicara tentang ini, ada apa? " tanya Ratih yang tidak mengerti maksud Tania.


Ratih memang juga sudah ada rencana tentang ini karena dia juga sayang dengan cucu cucunya yang harus tumbuh tanpa ada seorang ibu yang tak lain adalah anaknya sendiri Diana.


Ratih sebenarnya masih sangat sedih dengan kepergian anak perempuan satu satunya yang secara tiba tiba tapi seiring berjalannya waktu Ratih dan keluarga sudah mulai menerima kepergian Diana dan yakin kalau Diana sudah tenang di sisi Allah.


" Apa kamu yakin perempuan itu baik dan cocok untuk Reyhan terutama kepada cucu cucu kita. Karena kamu tahu sendiri kan kalau cucu cucu kita sedikit tidak suka dengan orang baru " tanya Ratih serius karena pembicaraan mereka sudah mulai serius.

__ADS_1


" Aku yakin perempuan ini sangat cocok untuk menjadi istri Reyhan dan ibu sambung untuk cucu cucu kita. Dia sangat cantik baik ramah dan berhijab yang pastinya dekat dengan agama " kata Tania.


" Siapa perempuan itu? " tanya Ratih.


" Namanya Zivanna dan kebetulan dia sudah sangat dekat dengan anak anak bahkan anak anak sudah memanggil dia dengan panggilan bunda dan itu semakin membuat aku semakin yakin kalau Zivanna bisa menjadi ibu yang baik untuk si kembar " kata Tania.


Tania sangat yakin dengan keputusan nya untuk menjadikan Zee sebagai istri Rey dan ibu untuk si kembar apalagi melihat kedekatan mereka yang sudah seperti seorang ibu dan anak.


" Bunda? " tanya Ratih yang tidak mengerti.


Tania mengangguk dan menceritakan semuanya pada Ratih tentang Zee dan si kembar yang membuat Ratih semakin penasaran dengan siapa wanita itu.

__ADS_1


" Aku mau bertemu dengannya " kata Ratih.


" Baik, besok kita ke kantor Reyhan saja untuk membicarakan ini dengannya sekaligus aku perkenalkan dengan Zivanna atau lebih akrab Zee " kata Tania tersenyum dan juga Ratih yang ikut tersenyum.


__ADS_2