
Reyhan memutuskan untuk menjemput anaknya terlebih dahulu dan membawa mereka ke kantor nya sebelum pergi ke cafe nanti siang untuk bertemu kliennya.
Setelah menjemput ketiga anaknya Reyhan membawa mereka ke kantor untuk pertama kali nya karena selama ini Reyhan tidak pernah membawa mereka ke kantor.
Reyhan terpaksa membawa mereka ke kantor karena sudah menelpon orangtuanya yang berniat untuk menjaga si kembar sebentar tapi ternyata mereka sekarang sedang berada di luar kota karena ada keperluan.
Sedangkan kedua mertuanya Reyhan tidak enak harus meminta tolong pada mereka dan mengharuskan Reyhan membawa anak anaknya ke kantor karena Reyhan berniat akan membawa ketiga nya ke cafe tempat pertemuan nya nanti.
" Wah kantor papah besar sekali " ucap Ghifara melihat kemegahan kantor sang papah saat akan memasuki kantor itu.
Begitu juga dengan Ghifari dan Reyna yang berbinar melihat kantor papah mereka yang sangat besar dan tinggi itu.
Reyhan tersenyum dan berjongkok di hadapan mereka dan membelai lembut rambut mereka.
__ADS_1
" Iya sayang. Nanti kalau kalian udah besar papah akan memberikan kantor ini pada kalian ya " kata Reyhan tersenyum pada mereka.
" Beneran pah, Ghifara jadi pengen cepat besar biar kayak papah " ucap nya antusias dan memeluk Reyhan.
Mereka pun masuk ke dalam dan kembali mendapat sapaan dari seluruh karyawan yang melihat bos mereka.
Mereka pasti sudah mengetahui kalau itu adalah anak anak bos mereka walaupun bos mereka tidak pernah membawa anak anaknya ke kantor, tapi mereka tahu kalau bos mereka adalah duda dan memiliki anak.
Namun walaupun mereka tahu tapi seluruh karyawan wanita yang menyukai Reyhan bis mereka sama sekali tidak pernah bisa mendekati Reyhan karena takut dengan sikap tegas dan angkuh Reyhan sehingga membuat mereka tidak berani mendekati bahkan berbicara dengan Reyhan.
Ketiga anak pintar itu mengangguk mengerti dengan ucapan papah mereka.
" Iya Pah, kita mengerti " jawab mereka yang mendapat senyuman dari Reyhan.
__ADS_1
Reyhan pun mencium pipi mereka sekilas dan berjalan keluar dari ruangannya untuk bertemu dengan Rian yan8g akan membahas tentang pertemuan hari ini.
Si kembar hanya duduk dan melihat lihat ruangan papah mereka yang tidak kalah besar dan megahnya itu.
" Nanti kalau Ghifara udah besar, Ghifara mau kayak papah " kata Ghifara
" Iya Ghifari juga mau kayak papah " sambung Ghifari.
" Reyna juga " sambung Reyna dan mereka saling berbicara tentang keinginan mereka nanti yang ingin bekerja seperti papahnya dan memiliki banyak uang rumah besar mobil banyak.
Di luar ruangan itu Reyhan masih berjalan menuju ruangan sekretaris nya yang sedikit jauh dari ruangan nya karena itu permintaan Reyhan sendiri dulu.
Namun Reyhan berjalan dengan menunduk karena merapikan jas nya hingga tidak melihat kalau ada orang di depannya yang sedang membawa minuman karena orang itu pun sedikit menunduk karena sedikit takut.
__ADS_1
" Astaghfirullah pak maafin saya, saya nggak sengaja " kata orang itu saat minuman yang di bawanya terjatuh namun mengenai baju Reyhan.
Orang itu mencoba mengambil tisu dan membersihkan kotoran di baju Reyhan.