
Sesaat mereka berempat terdiam karena tidak ada yang mau membuka suara terlebih dahulu.
Zee semakin penasaran kenapa dia harus di panggil ke sini namun karena Zee melihat Tania wanita yang baru beberapa hari lalu bertemu sedikit mengerti.
" Baiklah Zee, kamu pasti sudah mengerti kan? " tanya Tania tersenyum sambil memegang tangan Zee.
Zee awalnya tidak mengerti namun dia mengingat lagi walaupun Zee sudah memutuskan semua yang dia inginkan yang pastinya dengan melakukan shalat istikharah yang seperti usul sang ibu saat mereka berbagi cerita waktu itu.
Zee memang sudah memutuskan semuanya yang pastinya setelah melakukan shalat istikharah itu dan Zee sudah memantapkan keputusan dan sudah mengatakan nya juga kepada sang ibu yang juga sangat mendukung keputusan nya.
__ADS_1
" Baiklah. Zivanna kami berkumpul di sini untuk melanjutkan kembali rencana mamah yang waktu itu mamah katakan padamu. Kami di sini mau melamar kamu untuk anak kami Reyhan dan menjadi ibu untuk si kembar " kata Tania tersenyum pada Zee.
Zee sangat terkejut dengan keputusan tiba tiba seperti ini tapi jujur Zee masih belum bisa menjawab walaupun dia sudah ada keputusan untuk semua ini.
" Zivanna kami ingin kamu menerima semua ini sayang. Mamah juga sangat ingin kamu yang menjadi istri buat Reyhan dan juga ibu untuk si kembar. karena kamu bisa untuk itu, kami harap kamu bisa memberikan jawaban yang membuat kami bahagia nak " kata Ratih yang tulus.
Zee melihat ke arah Ratih yang berbicara begitu baik kepadanya karena memang Zee tidak kenal dan tidak mengetahui nama nya siapa.
Zee mengangguk dan tersenyum kepada Ratih yang menurut nya juga sangat baik sama seperti Tania yang baik kepadanya.
__ADS_1
Reyhan dari tadi hanya melihat ketiga wanita itu terutama kepada Zee. Rey bisa melihat keibuan dari Zee dan merasa kalau Zee memang wanita yang cocok untuk menjadi ibu sambung untuk ketiga anaknya walaupun belum memikirkan perasaan nya sendiri.
" Zivanna kami ingin mendengar jawaban dari kamu sendiri " kata mamah Tania yang mulai takut kalau Zee akan menolak nya.
Zee menatap mereka satu persatu dan juga menatap Reyhan, Reyhan yang kebetulan juga sedang menatap dirinya pun membuat Zee langsung mengalihkan pandangannya karena tidak mau melihat seorang pria yang bukan siapa siapa dirinya.
" Zee sayang kepada anak anak walaupun kita baru dua kali bertemu tapi Zee sudah sangat sayang kepada mereka dan sudah menganggap mereka seperti anak Zee sendiri " kata Zee yang mengeluarkan pendapat nya sekarang.
Tania dan Ratih tersenyum dengan ucapan Zee tak terkecuali juga dengan Reyhan yang bahagia karena Zee juga menyayangi anak anak nya tanpa di buat buat dan itu membuat Rey yakin kalau Zee memang wanita yang cocok untuk menjadi ibu dari anak anaknya lagipun anak anak juga sudah sangat dekat dengan Zee.
__ADS_1
" Terima kasih Zee, terus? " kata Tania yang tidak sabar dengan kelanjutan yang akan Zee bicarakan dan yang pasti nya mereka sangat mengharapkan Zee untuk menerima permintaan mereka.