
Satu minggu sudah berlalu semenjak kejadian itu dan bahkan Reyhan bisa melihat kalau anak anaknya seperti nya sudah melupakan perempuan yang di panggil bunda itu.
Reyhan hanya bersikap biasa biasa aja tidak terlalu perduli dengan panggilan itu lagipula dia berpikir anak anaknya hanya bahagia sementara saat bertemu karena kebaikan perempuan yang bernama Zee.
Seperti biasa Rey sekarang sudah berada di kantornya setelah menyelesaikan semua tugas nya sebagai seorang ayah dan sekaligus ibu untuk ketiga anak anaknya.
" Permisi pak " kata Rian sekretaris Reyhan yang baru saja masuk.
Rian duduk di kursi depan Reyhan setelah Reyhan sendiri mempersilahkan Rian untuk masuk.
" Ada apa? " tanya Rey dingin melihat Rian sekilas.
" Begini pak, kita siang ini harus ke cafe K untuk bertemu dengan klien kita yang berencana akan menjalani kerjasama dengan perusahaan kita pak Reyhan " kata Rian to the point.
Reyhan melihat jam tangan di tangannya namun dia teringat kalau harus menjemput anak anak di sekolah karena tidak mau mengulangi kesalahannya lagi.
" Tapi saya harus menjemput anak anak di sekolah. Apa tidak bisa kita bertemu besok saja " kata Reyhan menatap Rian.
__ADS_1
" Seperti nya tidak bisa pak " kata Rian juga melihat Reyhan.
" Kamu boleh keluar, nanti saya akan panggil kamu lagi bila saya sudah membuat keputusan " kata Reyhan yang mendapat anggukan dari Rian.
Rian pun berjalan keluar dari ruangan Reyhan dan meninggalkan Reyhan sendirian di sana.
Reyhan memikirkan apa yang harus dia lakukan karena keduanya sangat penting di satu sisi anak anak dan di sisi lain proyek yang sangat menguntungkan dirinya dan perusahaan.
Reyhan memijit keningnya dan beberapa saat kemudian masuklah seorang karyawan wanita dan berbicara sopan kepada nya.
Wanita itu sedikit takut dengan Reyhan namun dia memberanikan diri karena ini adalah pekerjaan dirinya yang harus di kerjakan.
" Begini pak ada yang ingin melamar pekerjaan di perusahaan bapak? " kata karyawan itu.
" Jadi? " tanya Reyhan karena karyawan itu sedikit bertele tele menurutnya.
" Apa bapak mau menerima nya sebagai ob " tanya wanita itu.
__ADS_1
" Kenapa masalah ini di tanyakan kepada saya, di mana yang mengurus masalah ini? " tanya Reyhan yang sedikit kesal.
" Maaf pak, yang menangani masalah ini hari ini
tidak masuk karena sakit, jadi saya meminta kepada pak Reyhan langsung " jawabnya menunduk.
" Terima saja " kata Reyhan yang mendapat anggukan dari wanita itu.
Wanita itu pergi dari ruangan Reyhan dan bertemu dengan yang melamar pekerjaan dan memberi tahu kalau dia di terima kerja di sini tapi sebagai ob.
" Terima kasih Bu " ucap seseorang yang terlihat bahagia karena sudah mendapat pekerjaan walaupun sebagai ob tapi tidak apa apa karena yang penting halal.
" Oia nama kamu siapa " tanya wanita itu.
" Zivanna Bu " jawabnya yang ternyata adalah Zivanna yang memberanikan diri untuk mencari pekerjaan di perusahaan sebesar itu dan hasilnya tidak sia sia.
" Baiklah kamu akan bekerja mulai hari ini " kata wanita dan berlalu pergi dari sana.
__ADS_1
Zee sangat senang karena sudah berhari hari mencari pekerjaan tapi tidak pernah ada yang mau menerima nya karena dia hanya lulusan SMA namun Zee bahagia karena bisa bekerja di perusahaan ini walaupun hanya sebagai ob.