Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 128 IPW S2


__ADS_3

Rena yang dipegang tangannya oleh Al dengan cepat menghempaskan tangan Al dari tangannya. Al hanya tersenyum dan itu semakin membuat Rena tidak tenang melihat Al yang menatapnya.


" Rena aku mencintaimu " ujar Al yang membuat Rena terkejut tidak percaya yang dikatakan Al yang secara langsung menyatakan cinta padanya.


" Haha kak Al gak usah bercanda deh gak lucu " ujar Rena tertawa yang tidak percaya seorang Al menyatakan cinta padanya yang tak lain adalah perempuan yang dulu begitu menyukainya namun begitu mudah Al mencuekinya bahkan sama sekali tidak pernah mau berbicara tapi sekarang malah menyatakan cintanya pada Rena disaat Rena sudah melupakan dirinya dan menikah dengan orang lain.


Namun tidak dengan Al, dia masih yakin kalau Rena juga mencintainya dan itu semakin membuat dirinya percaya diri menyatakan cinta pada Rena. Al tidak perduli kalau tiba tiba Rena menolaknya karena dia hanya perduli dengan satu hal yaitu membuat Rena menjadi miliknya.


" Aku tidak pernah bercanda. Aku sangat mencintaimu Rena " kata Al yang terlihat begitu serius bahkan Rena bisa melihat keseriusan di mata Al saat mengatakan itu.

__ADS_1


" Maaf kak, Rena sudah menikah " kata Rena


" Tinggalkan suamimu. Menikahlah denganku karena aku berjanji akan membuat dirimu bahagia " ujar Al yang begitu percaya diri.


" Gila. Kamu sudah gila. Sampai kapanpun aku tidak akan pernah meninggalkan suamiku, karena aku sangat mencintainya " kata Rena yang tidak habis pikir ternyata pria yang terkenal dengan sifat cuek dan dinginnya berkata seperti itu yang menurutnya sangat gila.


Rena hendak pergi dari sana karena sudah tidak bisa terus dekat dengan Al yang sudah sangat berubah dan itu membuat dirinya takut dengan perubahan Al sekarang. Namun lagi lagi tangannya dicekal kuat oleh Al bahkan Rena disudutkan di dinding hingga membuat Rena tidak bisa bergerak karena kedua tangan Al menahan dirinya di dinding.


" Aku mencintaimu Rena. Kamu harus jadi milikku bagaimana pun caranya " ujarnya penuh penekanan bahkan semakin erat mencengkram kedua tangan Rena di dinding.

__ADS_1


Rena terus berusaha melepaskan dirinya dari cengkeraman Al apalagi saat melihat Al mendekatkan wajahnya ke dirinya. Rena berhasil melepaskan tangannya saat Al lengah dan dengan cepat menendang bawah perut Al sehingga Al kesakitan.


" Rena! " teriak Al yang langsung berlari ke arah pintu dan berhasil mengunci pintu dan membuang kunci itu sembarang arah karena langkahnya sangat cepat dibandingkan Rena yang kini malah terkunci bersama Al di sana.


" Kamu tidak bisa kemana mana lagi sekarang sayang " lirih Al tersenyum mesum ke arah Rena sembari menarik pinggang Rena hingga tubuh keduanya saling berdempetan.


Rena memukul mukul dada Al untuk bisa melepaskan dirinya namun usahanya malah sia sia karena Al semakin erat memeluknya. Al tersenyum melihat setiap inci wajah yang begitu cantik apalagi dengan hijab yang masih membungkus kepala dan rambutnya.


Tangan Al tergerak ke wajah Rena dan mulai membelai lembut wajah cantik yang membuat dia terobsesi pada Rena. Rena terus berusaha melepaskan dirinya karena Al benar benar gila sekarang.

__ADS_1


" Lepas! " bentak Rena sembari menggeleng agar tangan Al tidak bisa menyentuh dirinya dengan terus berusaha lepas dari Al.


__ADS_2