Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 65 IPW


__ADS_3

Di dalam sebuah ruangan besar dan pastinya sudah di lengkapi berbagai peralatan yang di butuhkan oleh kedua insan manusia. Semua barang tersusun begitu indah nan rapih di dalam ruangan itu atau yang lebih biasa di anggap sebagai sebuah kamar karena sudah di lengkapi dengan sebuah ranjang.


Di atas ranjang besar dan luas telah duduk dua orang manusia pria dan wanita yang memang sudah di takdirkan yang maha kuasa untuk bersama dan juga melewati berbagai ujian hidup di pernikahan mereka berdua.


Keduanya adalah pasangan suami dan istri yang sedang bersandar di ranjang dengan sang wanita yang menyandarkan kepalanya tepat di dada bidang sang suami.


Kedua pasangan bahagia itu adalah Reyhan dan Zivanna yang sampai detik ini mengarungi kehidupan bahtera rumah tangga dengan sangat harmonis dan bahagia di tambah dengan ketiga anak mereka dan lengkaplah kebahagiaan keluarga kecil itu.


" Sayang " panggil Rey lembut sembari membelai rambut sang istri.


" Iya mas " jawab Zee masih dalam posisi yang sama yaitu menyandarkan kepalanya di dada Rey.


" Anak anak sudah tidur ya? " tanya Rey yang memang tidak melihat ketiga anaknya.

__ADS_1


Biasanya ketiga kembar itu pasti akan bermain di kamar Rey dan Zee sebelum mereka tidur, tapi sekarang mereka sama sekali tidak ke kamar kedua orang tua mereka.


" Iya mas, mereka sudah tidur tadi setelah menyelesaikan tugas sekolah mereka. Mungkin seharian ini mereka capek makanya malam ini cepat tidur " kata Zee sembari memejamkan matanya menikmati kenyamanan yang di berikan oleh Reyhan.


Ketiga kembar tidur lebih awal karena mereka seharian penuh hari ini mereka di sibukkan dengan berbagai macam agenda di sekolah mereka yang membuat tenaga mereka benar benar habis terkuras.


" Mas? " panggil Zee setelah membuka matanya dengan tangannya yang membelai lembut dada bidang Rey.


" Apa mas masih sangat mencintai mbak Diana? " tanya Zee dengan sangat hati hati karena tidak mau melihat Rey marah dengan pertanyaan itu.


Zee memberanikan dirinya untuk bertanya hal itu yang selama ini menjadi pikirannya karena walau bagaimanapun Zee hanyalah manusia biasa dan wanita yang berhati lemah yang juga merasa cemburu dengan wanita lain yang masih mengisi hati suaminya.


Rey tersenyum mendengar pertanyaan Zee yang bisa diketahui oleh Rey rasa cemburu di hati istrinya dengan wanita lain.

__ADS_1


Rey sangat mengerti dengan perasaan Zee namun Rey tidak bisa melupakan ibu dari anak anaknya dan wanita yang sangat di cintainya.


Rey memang pria yang sangat egois karena mencintai dua wanita sekaligus dalam hatinya. Itu semua benar benar di luar kendali Rey karena Rey sangat mencintai kedua wanita itu dan rasa cinta itu sama besarnya kepada Diana dan Zee dalam hatinya.


" Maaf sayang! " kata Rey yang mengerti dengan hati Zee.


" Eh mas gak perlu minta maaf. Zee ngerti kok, dan Zee tidak akan pernah membahas tentang ini lagi " kata Zee tersenyum setelah melonggarkan pelukannya dari Reyhan.


" Terima kasih sayang kamu adalah wanita mas yang sangat baik, mas sangat beruntung memiliki dirimu " kata Rey memegang wajah Zee yang tersenyum padanya.


" Sayang ayo kita bikin adik buat si kembar " kata Rey yang langsung melakukan hubungan panas dengan Zee tanpa menunggu persetujuan dari Zee sendiri.


(Skip)

__ADS_1


__ADS_2