Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 75 IPW


__ADS_3

Dila merasa semakin kesal dan marah kepada Zee karena Zee begitu beraninya berbicara seperti itu padanya yang bahkan tidak ada apa apanya dengan Zee. Dila yang tidak terima dengan kata kata Zee pun juga membalas ucapan Zee dengan sedikit mengancam.


" Kamu dengar Zee kamu hanya gadis kampungan " kata Dila yang menunjuk seluruh tubuh Zee yang hanya memakai baju tertutup seperti itu bukan seperti dirinya yang memakai baju yang begitu modern.


" Aku akan merebut Rey darimu karena Rey harus menjadi milikku apapun yang terjadi, ingat itu gadis kampungan " sambung Dila yang kembali menghina Zee.


" Jangan bermimpi mbak Dila kalau tidak mau jatuh dan sakit. Dan yang harus mbak Dila ingat adalah mas Reyhan adalah suami saya dan sampai kapan pun akan tetap menjadi suami saya. Lagipula mas Reyhan juga tidak suka kepada dirimu, terbukti semua itu dari dulu bukan. Jadi ingat mbak Dila mas Reyhan selamanya akan menjadi milik ku, jadi kamu tidak udah bermimpi untuk memilikinya, camkan itu mbak Dila " kata Zee dengan penuh penekanan pada Dila.


Zee sebenarnya sedikit takut mengatakan kata kata kasar itu namun karena menyangkut sang suami maka Zee harus melakukannya. Zee membuang semua rasa takutnya untuk melawan Dila di depannya karena tidak mau dianggap oleh Dila kalau dia adalah wanita lemah karena dengan begitu membuat Dila semakin berambisi mendapatkan suaminya.

__ADS_1


Dila terkejut dengan ucapan Zee yang dipikirnya Zee adalah wanita lemah yang tidak bisa apa apa tapi ternyata pikirannya salah. Ternyata Zee adalah wanita yang kuat terbukti dari cara bicaranya tadi yang membuat Dila semakin ingin menghancurkan Zee bagaimana pun caranya dan bisa memiliki Reyhan pria yang selama ini di sukai dan cintai nya.


" Saya tidak akan pernah menyerah Zee ingat itu " kata Dila yang langsung pergi dari sana.


Zee kembali terduduk setelah kepergian Dila wanita yang begitu terobsesi dengan suaminya. Zee merasa ketakutan dengan semua ucapan Dila apalagi Dila adalah wanita yang terlihat begitu kejam dan bisa melakukan apapun agar keinginannya tercapai.


" Kamu harus menjadi kuat Zee untuk suami dan anak anak kamu. Belajarlah dari ketegaran dan kekuatan dari mbak Diana dulu " gumam Zee mengangguk dengan ucapannya sendiri.


" Maaf ya sayang mamah sedikit lama! " kata mamah Tania setelah duduk di depan Zee.

__ADS_1


" Tidak apa apa kok mah, ayo di lanjutkan lagi makannya " kata Zee yang mendapat anggukan dari sang mamah.


Mereka kembali melanjutkan makannya yang tidak selesai selesai itu karena ada saja masalah yang datang saat Zee mau makan. Cukup lama mereka di saba akhirnya keduanya memutuskan untuk segera pulang ke rumah karena mereka sudah keluar rumah cukup lama apalagi dengan kondisi Zee yang sedang hamil yang bisa saja membuat Zee merasa kelelahan.


****


Mampir juga yuk di novel baru aku Terperangkap Antara Cinta Dan Dendam ya kak, novelnya insya' Allah bagus hehe. kalau penasaran bagaimana ceritanya ayo sama sama mampir dan baca novel baru aku itu.


Dan ya jangan lup untuk selalu tinggalin jejaknya ya karena itu semua bisa menjadi semangat untuk diriku menulis.

__ADS_1


Terima kasih....


__ADS_2