
" Apakah hari ini Zee masuk kerja, mamah ingin bertemu dengannya sekarang? " tanya Ratih yang tidak sabar ingin bertemu dengan Zee.
" Rey gak tahu mah, tapi bentar Rey akan menanyakan pada yang bertugas " kata Rey yang langsung berjalan ke arah mejanya.
Rey menelpon seseorang untuk menanyakan Zee apakah masuk kerja atau tidak dan kalau Zee memang masuk kerja Rey menyuruh nya untuk datang sekarang ke ruangannya.
Setelah selesai berbicara Rey kembali berjalan dan duduk di tempat duduknya tadi dan mengatakan kepada sang mamah kalau Zee hari ini memang masuk kerja dan sebentar lagi dia akan datang ke dalam sana sesuai permintaan Reyhan sendiri.
Beberapa menit mereka menunggu akhirnya yang di tunggu datang. Zee datang setelah ada yang menyuruh nya untuk ke ruangan bos yang pastinya sangat membuat Zee sangat takut karena Toba tiba dirinya di suruh ke ruangan bos secara mendadak seperti ini.
" Permisi " kata Zee saat sudah membuka pintu dan masuk ke dalam.
Zee melihat ada beberapa orang di sana dan dia berdiri di depan pintu dengan menunduk karena tidak berani melihat mereka.
__ADS_1
Tania tersenyum saat melihat Zee yang sangat terlihat cantik dengan jilbab di kepalanya walaupun dia sedang memakai seragam kerja namun masih terlihat sangat cantik.
Ratih melihat ke arah seorang perempuan yang memang terlihat cantik dan lembut yang sedang berdiri menunduk di hadapan mereka.
Sama halnya dengan kedua mamahnya Reyhan juga melihat seorang perempuan muda yang pastinya cantik luar dalam, namun Reyhan langsung mengalihkan pandangannya dari Zee.
" Ada yang bisa saya bantu? " tanya Zee melihat ke arah mereka sedangkan Reyhan duduk membelakangi dirinya..
" Kamu Zivanna? " tanya Ratih saat sudah berada di dekat Zee.
Ratih melihat Zee yang akan di jodohkan dengan Reyhan dan menjadi ibu sambung untuk ketiga cucunya. Ratih merasa juga cocok dengan Zee yang terlihat perempuan yang baik lemah lembut terbukti dari sikapnya sekarang.
" Iya Bu saya Zivanna " jawab Zee mencoba melihat ke arah Ratih dan Tania.
__ADS_1
" Ayo sayang kamu duduk dulu di sana kita bicara kan ini baik baik " kata Tania yang mengajak Zee untuk duduk di antara mereka.
Zee pastinya semakin di buat tidak mengerti dengan perlakuan kedua wanita itu namun Zee hanya mengikuti kemauan mereka.
Zee duduk di tengah Ratih dan Tania yang pastinya berhadapan langsung dengan Reyhan namun Zee hanya menunduk kan kepalanya karena tidak mau menatap yang bukan mahramnya.
Reyhan sesaat bisa di lihat kalau dia memang terpana dengan sikap Zee yang bahkan tidak mau menatap dirinya namun Reyhan kembali menetralkan perasaan nya.
" Kamu gadis yang cantik dan Sholehah Zivanna " kata Ratih yang memang mengakui kecantikan dan kesholehan yang di miliki Zee.
Sama halnya dengan Ratih, Tania juga merasakan hal yang sama dengan Ratih bahkan rasa sukanya pada Zee sudah di tunjukkan saat pertama kali mereka bertemu waktu itu.
Zee hanya tersenyum kepada kedua wanita paruh baya yang masih terlihat sangat cantik itu karena dia juga merasa tidak enak harus duduk di antara mereka apalagi harus duduk di ruangan bos nya dan di hadapan bos nya.
__ADS_1