
Zee kembali dari belakang dan juga di ikuti Reyna di samping nya dengan membawa beberapa minuman di tangannya dan juga beberapa cemilan untuk tamu tamunya.
Zee meletakkan minuman di atas meja di hadapan para tamu terutama di hadapan Reyhan yang membuat Reyhan sesaat terpana dengan Zee yang terlihat begitu cantik dengan begitu alami.
" Silahkan di minum " kata Zee lembut dan tersenyum kepada semuanya kecuali ke Reyhan karena Zee tidak berani menatap Reyhan.
Zee pun duduk di samping ibunya dan juga Reyna yang ingin duduk di sampingnya. Zee memegang tangan ibunya gugup karena bagaimanapun Zee hari ini akan memutuskan hidup nya dengan seseorang yang bahkan belum di kenalnya tapi dia lakukan hanya untuk kebahagiaan si kembar.
" Mungkin Zee sudah tahu kedatangan kami sekeluarga ke sini " kata Tania yang memulai obrolan mereka setelah meminum minuman yang ada di depannya.
Zee melihat ke arah Tania dan mengangguk namun tangannya masih memegang erat sang ibu karena merasa sangat gugup.
__ADS_1
Ratih bisa melihat Zee yang sedang gugup dan tersenyum karena bisa mendapatkan perempuan yang baik dan keibuan seperti Zee.
" Kami datang ke sini untuk meminang atau melamar nak Zivanna untuk menjadi istri dari anak kami Reyhan dan juga menjadi ibu dari si kembar " kata Tania tersenyum melihat Zee dan ibunya.
Zee menatap sang ibu untuk meminta pendapat nya sekali lagi dan yang di tatap pun mengangguk tersenyum karena menurut ibunya ini memang yang terbaik buat anak perempuan nya dan bisa di pastikan anaknya bisa bahagia kelak bersama dengan orang yang tepat.
Ibu Zee bisa melihat kebaikan dan sikap dewasa Reyhan saat tadi pertama kali bertemu dan yakin kalau Reyhan bisa menjaga anaknya kelak.
" Saya ingin kamu menjadi istri saya dan ibu untuk anak anak saya. Apakah kamu menerima lamaran saya? " kata Reyhan saat Zee melihat dirinya.
Reyhan memang sudah memikirkan ini dan dia sudah menguatkan tekadnya untuk menikahi Zee karena Zee memang sangat baik untuk dirinya terutama kepada anak anaknya.
__ADS_1
Reyhan senang karena bisa memenuhi semua yang di inginkan oleh Diana yaitu untuk menikah lagi dan hidup bahagia dengan wanita yang tepat karena dengan Reyhan bisa hidup bahagia tanpa ada bayang bayang masa lalu nya membuat Diana ikut senang dan merasa tenang di alamnya.
" Insyaallah Zee bersedia untuk menerima lamaran ini " kata Zee tersenyum menatap semua orang.
Semuanya tersenyum senang dengan jawaban Zee yang menerima lamaran dari Reyhan. Sedangkan si kembar tidak mengerti apa yang sedang terjadi tapi yang mereka tahu hanyalah kalau Zee akan menjadi bunda nya untuk selama lamanya dan pastinya sangat membuat mereka sangat bahagia.
Reyhan tersenyum karena akhirnya Zee menerima lamaran ini. Begitu juga dengan seluruh keluarga yang bersyukur karena harapan mereka terwujud.
Saat itu juga mereka memutuskan untuk melakukan pernikahan Minggu yang akan datang. Awalnya Zee dan Reyhan sangat terkejut karena pernikahan nya sangat cepat apalagi Zee yang memang orang dari kalangan bawah, tapi Tania dan Ratih mengatakan kalau mereka yang akan mempersiapkan semuanya.
Ibunya pun sempat menolak karena tidak mau merepotkan semuanya kepada keluarga Reyhan tapi memang Tania dan Ratih yang sangat baik dan ramah pun mencoba memberikan pengertian kepada ibu Zee karena mereka juga paham dengan kondisi ekonomi keluarga Zee.
__ADS_1
Akhirnya setelah banyak obrolan mereka memutuskan untuk menggelar acara pernikahan Minggu yang akan datang dan semuanya pasti Tania dan Ratih yang akan mempersiapkan semuanya sedangkan Reyhan dan Zee hanya perlu menyiapkan diri mereka tanpa harus memikirkan yang lain.