
Para preman itu mendekati Rena dan dengan secepat kilat mereka menarik jilbab Rena hingga jilbabnya hampir terlepas kalau saja Rena tidak menahannya. Rena tidak tinggal diam dia mencoba melawan para preman itu karena Rena juga pernah latihan menjaga diri dan sekarang itu berguna untuk dirinya.
Rena terus menghajar para preman itu namun ternyata para preman itu juga lebih kuat dari Rena apalagi mereka bertiga sedangkan Rena sendirian. Namun Rena terus berusaha untuk bisa terlepas dari mereka.
" Woow ternyata kuat juga kamu cantik! " ujar salah satu dari mereka yang tiba tiba merobek baju Rena yang di atas hingga membuat Rena sangat terkejut dan mencoba menutupi dadanya yang hampir terbuka itu yang masih untung ada dalaman yang selalu dia pakai.
" Kurang ajar berani sekali tangan kotor kalian menyentuh diriku " teriak Rena yang kembali memberikan bogeman keras darinya untuk pria yang sudah merobek bajunya.
__ADS_1
Rena sudah kewalahan melawan mereka bertiga namun sekuat mungkin dia mencoba melindungi dirinya dari para para pria hidung belang itu. Rena menghajar mereka sembari menutupi bajunya yang sudah dirobek tadi apalagi dengan jilbab yang sudah tidak beraturan lagi bahkan hampir terlepas sempurna.
" Lebih baik kamu mengalah saja cantik, kita bersenang senang saja " kata salah satu dari mereka dengan tatapan begitu mesum menatap Rena hingga membuat Rena bergidik ngeri melihatnya.
" Jangan bermimpi! " bentak Rena yang tidak menyadari kalau dari belakangnya sudah ada salah satu preman itu yang memegang pinggangnya hingga membuat Rena secepat mungkin mencoba melepaskannya.
Rena terus melawan mereka sembari menangis karena sangat takut mereka akan menyakiti dirinya apalagi kalau sampai mereka mengambil kesucian yang selama ini di jaga olehnya. Rena terus memberontak saat tangan kotor mereka menyentuh wajah dan bagian tubuhnya yang sudah terbuka namun masih tertinggal beberapa kain yang masih menutupi tubuhnya hingga tidak langsung Rena telanjang.
__ADS_1
" Lepaskan aku, jauhkan tangan kotor kalian dariku " teriak Rena yang terus memberontak.
" Diam! " bentak salah satu dari mereka yang tidak menyentuh Rena karena Rena terus memberontak melawan.
Sala satu pria itu memegang kasar dagu Rena sedangkan yang lainnya mencoba menahan Rena agar tidak terus memberontak dengan memegang kedua tangan Rena. Pria yang memegang dagu Rena mencoba untuk menciumi bibir Rena tapi Rena terus menggeleng dan menangis dengan perlakuan dari mereka.
Saat pria itu hampir menyentuh bibir Rena dengan bibirnya tiba tiba sebuah pukulan keras mendarat di wajah pria itu hingga membuat itu tersungkur begitu keras di tanah dengan sudut bibirnya yang mengeluarkan darah. Tidak hanya dengan pria itu, pria lainnya yang memegang tangan Rena juga tersungkur ke tanah karena pukulan yang diberikan seseorang.
__ADS_1
Penolong Rena yang bisa terlihat oleh Rena adalah seorang pria namun Rena tidak bisa melihat wajah pria itu karena membelakangi dirinya yang sedang menghajar habis habisan preman preman itu. Rena langsung menjauhkan dirinya dari mereka sembari mengambil jilbabnya kembali untuk menutupi kepalanya walaupun bagian tubuhnya terlihat begitu jelas karena robekan bajunya.