Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 122 IPW


__ADS_3

Rena masih melamun di depan lemari dengan baju yang masih berada di tangannya. Rena sampai tidak menyadari kalau Rian sudah keluar dari kamar mandi dan sudah berjalan mendekati dirinya. Rian yang melihat Rena melamun mengerutkan keningnya karena tidak biasanya Rena melamun seperti ini.


Rian terus mendekati sang istri yang masih melamun bahkan tidak menyadari tangan kekar Rian perlahan lahan melingkar di perut Rena hingga membuat Rena terkejut dan sadar. Rian menggesekkan hidungnya di pipi Rena yang membuat Rena sedikit geli dengan perlakuan sang suami yang tidak biasanya seperti ini.


" Mas geli " lirih Rena yang berusaha melepaskan tangan Rian dari perutnya namun tidak berhasil karena Rian malah semakin erat memeluk Rena.


" Kamu sedang memikirkan apa? " tanya Rian yang menghentikan aksinya.


Rian pun melepaskan tangannya dari perut Rena sembari memutar tubuh Rena sehingga kini mereka sudah saling bertatapan. Rena melihat tubuh Rian yang bertelanjang dada karena hanya handuk yang melilit bawah perutnya saja. Rena sangat malu walaupun Rian sudah biasa seperti itu didepan istrinya, tapi Rena masih malu melihat Rian bertelanjang dada seperti itu.

__ADS_1


" Kamu mau menyentuhnya? " tanya Rian yang menggoda Rena karena melihat tatapan Rena yang selalu melihat tubuh kekarnya.


" Apaan sih! " ujar Rena yang membuang pandangannya dari tubuh sang suami.


Rian tersenyum melihat Rena yang malu seperti ini dan itu membuat Rian semakin ingin dan ingin menggoda sang istri yang entah kenapa membuatnya senang. Rena menjauhkan dirinya dari Rian karena tidak mau terlihat wajahnya yang memerah menahan malu.


" Mas ini bajunya " kata Rena sembari memberikan baju untuk Rian dan dengan senang hati Rian menerimanya dan langsung memakainya.


" Entahlah semuanya sudah terjadi. Andai saja dia tidak berlari waktu... " kata Rian yang tiba tiba kembali ingat dengan pria yang sempat berbicara dengan Rena tadi.

__ADS_1


" Siapa pria tadi kenapa dia terlihat begitu dekat denganmu? " tanya Rian yang tiba tiba cara bicaranya berubah.


Rena yang sedang merapikan ranjangnya terkejut mendengar pertanyaan Rian yang tiba tiba menanyakan tentang Al. Rena memejamkan matanya sekilas dan setelah itu dia langsung berhadapan dengan Rian dan dia melihat sorotan mata Rian yang lain tidak seperti biasanya.


" Dia kak Al. Kakak kelas aku waktu SMA dulu " jawab Rena yang tidak ingin mengatakan kalau dia adalah pria yang disukainya waktu dulu.


Rian berjalan ke arah Rena perlahan lahan dan Rena hanya memundurkan langkahnya karena Rian terus mendekatinya yang entah kenapa dia takut pada Rian yang seperti itu. Rena mencoba kabur namun tangan kekar Rian lebih dulu memegang pinggang Rena sehingga Rena tertarik dalam rengkuhan Rian yang sedikit keras mencengkram pinggang Rena.


Rena sedikit kesakitan dengan perlakuan Rian yang sedikit kasar. Rena mencoba melepaskan tangan Rian dari perutnya namun tidak bisa. Dia semakin terlihat takut dengan sorot mata tajam Rian yang tidak seperti biasanya menatap dirinya dan bahkan dirinya yang selama ini tidak pernah takut pada siapapun kini melihat mata elang itu mendadak dirinya takut.

__ADS_1


" Hanya sekedar kakak kelas? Tapi aku lihat dari tatapan matanya padamu melebihi dari kakak dan adik kelas? " bisik Rian yang semakin erat memeluk Rena.


__ADS_2