Istri Bayaran

Istri Bayaran
Avnynka Jovancta


__ADS_3

Berjalan terburu-buru dengan menenteng beberapa buku tebal.Avynka gadis cantik berambut cokelat yang dia urai, tinggi badannya yang bisa disebut tinggi. Tipe ideal bukan? tapi sayangnya tidak ada yang mendekati gadis cantik ini.


Bagaimana bisa gadis cantik seperti Avynka tidak ada yang mendekati? dia sudah biasa dengan itu, jangankan laki-laki teman perempuan saja dia tidak punya. Beruntung dia masih memiliki sahabat yang setia bersamanya.


Sejak kecil Avynka atau yang kerap dipanggil Avyn itu sudah terbiasa hidup dengan kesepian dan kekerasan.


Jadi Avyn sama sekali tidak keberatan jika tidak ada yang mau berteman dengannya, dia tipe orang yang tidak peduli dengan sekitar.


Dia sempat dibully tapi hal ini sama sekali tidak membuat dirinya merasa tersakiti. Cacian pukulan sering Avyn dapatkan dari orang-orang yang bahkan tak tau dirinya. Melawan dan membalasnya pun percuma tak ada gunanya. Membiarkannya nanti lama-lama bosan membullynya, karma berlaku bukan?. Avnynka bukan tipe orang yang bukan pendendam tapi dia akan pastikan orang yang membullynya akan merasakan bagaimana rasanya menjadi dirinya saat dibully.


Avyn tidak memperdulikan mengapa dia dibully padahal dia tidak pernah berbuat salah kepada mereka. Ada yang bilang Ayahnya seorang penjahat namun dia tidak tau sama sekali tentang hal ini.


Sebenarnya dia penasaran dengan hal ini tapi dia tidak berani untuk bertanya ke Ibunya maupun Nenek Kakeknya karena sejak kecil mereka sama sekali tidak pernah menceritakan tentang Ayahnya. Ayahnya Avyn pergi saat dia baru dilahirkan. Sejak saat itu Ibunya benar-benar membencinya.


Ibunya Avyn hanya bilang Ayahnya pergi entah kemana saat dia baru lahir. Ibunya Avyn saja tidak tau Ayahnya sempat melihat wajah anaknya apa belum, memang tega sekali.


Dulu setelah menikah dengan Ayahnya kehidupan Ibunya berubah karena dia menikahi orang kaya raya, dia hanya gila harta waktu itu. Sama sekali tidak memikirkan apa resiko yang dia dapatkan dengan menikahi seorang mafia kaya raya.


Hal ini yang dia sembunyikan agar anaknya tidak mengetahui bahwa sebenarnya ayah anak satu-satunya itu seorang mafia kejam yang gila harta.


Karena hal itu dia mendidik Avynka dengan kekerasan bukan karena dia tidak menyayangi anaknya tapi dia melakukan hal ini agar anaknya tidak lemah saat dia sudah besar. Sudah bisa ditebak kalau dia akan menjadi gadis cantik yang dibully.


Dia merasa sangat beruntung karena Avynka sama sekali tidak menganggap serius. Dia berhasil membuat anaknya tumbuh dengan sifat keras.


Suatu saat nanti pasti Ayah Avyn akan menemui putrinya yang dia tinggalkan begitu saja. Apa memang selama ini dia mengawasi bagaimana anaknya tumbuh, dia bisa melakukan semua hal yang dia inginkan.



Avynka beranafas lega saat dia sudah menduduki kelas tepat waktu dia pikir akan telat ternyata tidak, dosen hari ini yang dia tidak sukai.

__ADS_1


Walau keluarganya tidak hidup dengan berlimpah harta dia bisa berkuliah di universitas yang terbilang sangat mahal satu semesternya harus membayar puluhan juta.


Karena dia memiliki otak yang cerdas dia bisa sampai sejauh ini, Ibunya tidak main-main kalau soal pendidikan. Beruntung sejak kecil dia sudah mendapatkan beasiswa sekolahnya dulu bisa dibilang sekolah terbagus dan termahal biayanya.


Sampai jenjang universitas Avynka masih bisa mendapatkan beasiswa sejauh ini. Dan dia mengambil fakultas kedokteran karena Ibunya bilang dia cukup pintar untuk menjadi dokter.


Dari arah belakang teman sekelasnya menghampirinya seperti biasa dia akan meminta contekan. Karena dia baik kepada Avynka dengan senang hati dia memberikan contekan.


Kira-kira hanya dia saja yang berani meminta contekan ke orang pintar di kelasnya.


Iya karena dia merupakan cowok terkenal di kampus itu, kekuasan yang menjadikan dia seperti ini. Kakeknya pemilik kampus ini jadi dia memanfaatkan hal itu.


"Kalo lu gak sibuk ntar siang ajarin gua materi mat yang kemarin tenang ada bayarannya" Ucap Rayan cucu dari pemilik kampus itu.


"Bisa Ray, santai aja gak perlu yang penting gua ikhlas" Balas Avyn dengan senyuman.


"Gua gak mau keliatan murah jadi gua harus bayar lu gak ada penolakan Vyn" Ucap Rayan finally yang hanya dibalas anggukan oleh Avynka.


lah yang membuatnya menjadi seperti ini. Entahlah bagaimana bisa banyak cewek-cewek di luar sana yang ngejar-ngejar Rayan padahal mereka hanya dipandang rendah oleh Rayan.


Hubungan Avyn dan Rayan hanya sebatas guru privat dan murid. Karena Rayan hanya mau belajar kalau gurunya Avyn.


Avynka sama sekali tidak keberatan dengan hal ini, lumayan dia dapat penghasilan buat uang sakunya. Dia juga sering pergi ke rumahnya Rayan hal ini juga yang membuatnya nyaman karena kedua orangtuanya Rayan baik kepadanya.


"peh" Cellyn mengagetkan Avyn yang tampaknya sedang melamun.


"Hm?" yang hanya dibalas deheman.


"Lagi mikir apa? keknya serius amat" tanya sahabatnya penasaran.

__ADS_1


"Gak ada" balas singkat Avyn.


"Halah masa bohong lu" ucap Cellyn curiga.


"Ada yang ganjel dipikirkan gua kenapa ya gua gak tau" jawab Avyn bingung.


Mereka sudah bersahabat dari dulu karena hanya Cellyn yang hanya mau berteman dengannya waktu masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.


Karena mereka berdua sefrekuensi jadi Cellyn enggak mau pisah sama Avyn dan akhirnya mereka berdua satu sekolah lagi sampai ke jenjang yang lebih tinggi mereka tetap bersama.


"Kenapa? Lu jatuh cinta ya? pandangan pertama?" tanya Avyn penasaran.


Reflek Avyn mengeplak kepalanya Cellyn dengan buku yang kebetulan sedang dia pegang.


"Ngadi-ngadi lu! kejauhan lu mikirnya!" balas Avyn.


"Gua cuma nebak doang sih tapi kalau iya sih gak papa" balas Cellyn dengan cengiranya.


"Jatuh cinta yang kayak gimana sih gua belum ngerasain" tanya Avyn sambil kepalanya mendongak menatap langit-langit kelasnya seolah-olah sedang membayangkan bagaimana rasanya.


"Bahagia pokonya! avv kayak kita punya penyemangat gitu" jawab Cellyn excited.


"Gua gak ngerasain kayak gitu berarti gua gak sedang jatuh cinta dong!" jawab Avyn gak kalah excited sama Cellyn.


"Ih bukan gitu aja kok! kita kalau deket sama Mas crush jadi ngerasa jantung berdebar gitu" jelas Cellyn dengan senyumnya.


"Hah? gua gak pernah gitu ke cowok, tapi ..." balas Avyn menggantung.


"Apa?" tanyanya penasaran.

__ADS_1


"Lah kalo ngomong sama Pak Dosen jantung gua tuh rasanya kayak gitu berdebar-debar, jadi gua jatuh cinta sama Pak Dosen? mana Dosennya galak lagi udah tua yang ganteng dan muda cuma ada dikit" jelas panjang Avyn.


Cellyn menepuk jidatnya gemas melihat kelakuan Avyn yang polos kalau diajak bahas soal cinta-cintaan gini.


__ADS_2