Istri Bayaran

Istri Bayaran
Episode 80 Terbuai


__ADS_3

Amora semakin memperdalam ciuman nya, dia juga menggerakkan tangan Sanjaya untuk meremas kedua benda kenyal nya.


Amora mengambil tangan telunjuk dan Ibu jari Sanjaya lalu meletakkan nya di benda kecil yang berada di ujung benda kenyal itu lalu memelintir nya, sesekali dia menarik nya dengan kuat.


Amora turun darp pangkuan Sanjaya, lalu membuka jas dan kemeja yang di pakai Sanjaya, karena tidak ada respon dari Sanjaya, Amora kembali membuka celana panjang Sanjaya dan meloloskan hingga ke kaki Sanjaya.


Dia kembali duduk di pangkuan Sanjaya, sengaja dia mengarah kan milik nya ke atas celana boxer Sanjaya yang sudah menggembung, Amora menyunggingkan senyuman nya, perangkap nya masuk ke jebakan nya.


Amora membelai dada bidang Sanjaya yang banya di tumbuhi bulu bulu, yang membuat Amora semakin kelinjangan.


Dia juga menyapukan lidah nya ke sekitar benda kenyal Sanjaya untuk menaikkan rangsangan Sanjaya.


Tentu saja sebagai pria normal, Sanjaya terbuai, dia meremas dengan kuat benda kenyal Amora, sesekali dia memukul bokong Amora dengan kuat.


"Uhhh...kau begitu berhasrat sayang, aku yakin jagung mu pasti perkasa."Ujar Amora


Amora kembali duduk di pangkuan Sanjaya lalu mengarahkan benda kenyal nya ke mulut Sanjaya.


Hap..


Sanjaya langsung menangkap nya dan memasukkan nya ke dalam mulut nya, dia juga menggigit gigit kecil benda kenyal itu.


"Uhhh...kau sungguh membuat ku melayang sayang."


"Apa kau suka sayang?" tanya Sanjaya


"Tentu saja, aku yakin kau juga pasti menyukai milik ku nanti nya, apa milik istri mu tidK senikmat punya ku?"


"Tentu saja punya mu lebih nikmat, kau tiada bandingan nya."


"Baiklah..aku akan memberikan nya kepada mu."


"Puaskan aku."


"As you wish sayang."


🌻🌻🌻🌻


Sudah hampir 1 jam Sanjaya belum juga keluar dari rumah itu, Rico semakin deg degan kan, dia bimbang apakah dia terus menunggu atau langsung masuk ke dalam kamar itu.


"10 menit lagi, jika tuan belum juga keluar aku akan langsung mencari cara untuk masuk ke dalam kamar itu."


Sementara di kediaman Sanjaya, Rika menenangkan si princess. Entah kenapa hari ini Queen sangat ingin bersama daddy nya. Queen merajuk dan menangis ingin bertemu dengan Sanjaya tetapi Rika menolak karena tidak ingin mengganggu pekerjaan Sanjaya.


"Hikss...hiksss kakak mau sama daddy my." Ujar Queen yang tetap menangis sampau kedua mata nya sudah membengkak


"Daddy lagi kerja sayang, nanti ya pulang kerja kakak sama daddy."


"Ndak mau, kakak mau sama daddy sekalang,hiks...hikss."


"Jangan gitu donk princess nya mommy, nanti kalau kerjaan daddy enggak siap, daddy enggak bisa pulang."


"Huwaaa.....pokok na kakak mau sama daddy...daddy..."Teriak Queen.


"Ya sudah kAkak diam dulu, mommy akan telfon daddy kalau kakak diam."


"Iya my, hikss..hiksss..."

__ADS_1


Rika pun mencoba menghubungi Sanjaya, itu jalan satu satu nya agar anak nya bisa diam.


Tut...Tut...Tut...


"Mana daddy my, kakak mau bicala."


"Belum di angkat sayang."


"Lama sekali, hikss...hiksss."


Tut...Tut..Tut...


"Kok enggak di angkat ya, apa dia lagi rapat."


"Mana my daddy."


"Tunggu sayang, belum diangkat sama daddy."


"Hikss....hiksss...hiksss


🌻🌻🌻


Sanjaya yang merasakan getaran hp di kaki nya sedikit sedikit tersadar akan buaian Amora. Dia mengerjap kan kedua mata nya dan melihat Amora sudah berada di atas tubuh nya.


Amora yang sedang menutup mata nya, menjadi kesempatan bagi Sanjaya untuk melihat ke bawah, ternyata dia masih memakai boxer.


Sanjaya terus berfikir bagaimana supaya dia bisa lepas dari rayuan ular berbisa ini. Wewangian yang di dalam kamar Amora membuat nya semakin ingin menuntaskan hasrat nya.


"Aku ingin ke kamar mandi dulu."


"Mau ngapain sayang?"


"Baiklah, aku menunggu mu sayangku."


Sanjaya lalu menaikkan celana panjang nya, dia bertelanjang dada pergi ke kamar mandi. Dia merogoh hp yang yang berada di kantong dan melihat panggilan tak terjawab dari istri nya.


Sanjaya lalu membuka pesan yang di kirim oleh Rika.


"Mas, kamu lagi sibuk banget ya, maaf kalau mengganggu, Queen dari tadi menangis terus, katanya dia rindu dengan mas, dia mau sama mas dan enggak berhenti nangis kalau belum ketemu sama mas."


Sanjaya langsung menghidupkan shower dan agak menjauh sedikit supaya suara nya tidak kedengaran oleh Amora.


"Hallo mas."


"Iya sayang, kakak mana?"


"Daddy...hikss...hiksss kenapa lama pulang na."


"Jangan nangis kak, sebentar lagi daddy pulang oke."


"Ndak mau, kakak mau sekalang daddy pulang, kakak lindu, hikss...hiksss."


"Iya daddy pulang sekarang, tapi kakak jangan nangis lagi, oke.?"


"Ote dad."


"Love you princess daddy."

__ADS_1


"Lapyu daddy."


Sanjaya dengan cepat menghubungi Rico, tetapi belum juga di jawab Rico Amora sudah memanggil dan mengetuk pintu kamar mandi.


"Sayang..kenapa lama sekali?"


"Tunggu sebentar, tunggu lah di tempat tidur, berfose lah dengan sexy aku akan memberikan surprise kepada mu." ujar Sanjaya.


"Baiklah sayang."


Amora lalu berbaring di tempat tidur dengan kedua kaki nya di buka lebar lebar sehingga memperlihatkan lembah savana nya.


Dia juga ******* ***** benda kenyal nya agar lebih memancing Sanjaya ketika keluar nanti.


🌻🌻🌻


Rico yang mendapat panggilan dari tuan nya, mengangkat nya tetapi tidak ada jawaban.


Rico pun langsung menyuruh anak buah nya dan para bodyguard untuk melumpuhkan anak buah Amora yang berjaga di depan pintu masuk


Rico mencari celah untuk masuk, dia menuju belakang rumah dan melihat ke atas, pintu balkon yang terbuka membuat dia yakin bahwa itu adalah kamar Amora.


Rico lalu melihat apa yang bisa membuat nya sampai ke atas, dia melihat tangga, tetapi sangat kecil dan itu tidak akan membuat sampai di atas.


Mau tidak mau Rico pun menaiki tangga itu dan mencoba berpegangan erat di setiap sudut tembok.


Sementara Sanjaya yang sudah keluar dari kamar mandi dan sudah mengenakan celana kembali, melihat Amora yang sudah berfose sexy.


Sebisa mungkin di tahan nya hasrat nya yang sudah melambung tinggi, mengingat kembali anaknya sudah menunggu nya di rumah, dia harus bisa mengulur ulur waktu untuk membuat Amora menahan sampai Rico datang.


Sanjaya mendekati Amora, dia duduk di atas tempat tidur Amora. Amora mendekatinya lalu mencium bibir Sanjaya.


Sanjaya pun memegang kedua tangan Amora ketika mendengar bunyi seperti benda jatuh, dia mengalihkan perhatian Amora, dan memberikan ciuman maut nya agar Amora terbuai.


Rico melompat tepat di atas lantai balkon. Dia mencari pintu masuk ke dalam kamar Amora, dan membuka nya dengan perlahan.


Dia memasuki kamar itu dan melihat Sanjaya sedang berciuman dengan Amora, Sanjaya yang menyadari kehadiran Rico mengedipkan mata nya dan Rico paham akan hal itu.


Rico langsung mengambil baju Sanjaya dan mengambil dasi nya, lalu berjalan pelan ke ranjang dan langsung mengikat kedua tangan Amora.


Sanjaya melepaskan ciuman nya dan mengelap bibir nya kemudian meludah di lantai. Dia mengambil selimut dan menutup dengan kasar tubuh Amora.


"Kurang ajar kau Sanjaya, kau menipu ku." Teriak Amora


-


-


-


-


-


**JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE


BACA CERITA KU YANG LAIN JUGA**

__ADS_1



__ADS_2