Istri Bayaran

Istri Bayaran
Episode ke-31


__ADS_3

Kini anak Aletha sudah berhasil di keluarkan dan Aletha melahirkan seorang bayi laki-laki. Saat melihat anaknya Carson menangis terharu bercampur dengan rasa takut yang begitu kuat karena Aletha masih dalam keadaan kritis.


Setelah beberapa menit kini kanker Aletha berhasil di angkat. Saat Iwan ingin menjahit nya kembali, tanpa dia perhatikan Aditya menyuntikkan sebuah cairan di leher Aletha.


Tiba-tiba mesin pemandu kesehatan yang terdapat disana memberikan bunyi tanda darurat.


tiiiiiiiii......... ttttt.


Tiba-tiba keadaan orang-orang yang ada didalam ruangan berubah menjadi panik.


" apa yang terjadi??? " kata Aditya berpura-pura.


" jantungnya berhenti berdetak "


" cepat kejutkan jantungnya. " kata Iwan


Aditya pun beberapa kali mengejutkan jantung nya namun itu tidak berhasil.


"...... " Aditya menggelengkan kepalanya.


Melihat itu Iwan pun langsung tertunduk lemas dan menghentikan jahitan nya.


" Ada apa ini??? " kata Carson


" ....... " Iwan menggelengkan kepalanya kepada Carson.


Carson jatuh terduduk lemas bagaikan tak bertenaga, kini air matanya pun mengalir begitu deras.


" tolong lanjutkan menjahit nya " kata Iwan memberikan pekerjaan nya kepada Aditya.


" baik.... " kata Aditya menjahit perut Aletha.


Iwan pergi menemui Carson.


" tidak mungkin..... "


" bagaimana mungkin dia pergi begitu saja," kata Carson


" ini sudah takdirnya,,,, "


"selama ini dia sudah sangat menderita, kamu harus mengikhlaskan nya. " kata Iwan


" tidak..... "


" Al.... al.... "


" Aletha bangun..... " kata Carson menangis.


Iwan pun segera membawa Carson keluar dari ruang operasi.


Kini tinggal Aditya bersama tim nya yang ada didalam ruang operasi.

__ADS_1


" bagaimana dengan bayi itu?? " kata Aditya


" Miko sudah menukar nya dan mereka sudah meninggal kan rumah sakit dok" kata Perawat.


" baiklah... " kata Aditya


" lalu bagaimana dengan dia?? " kata Perawat itu.


" persiapkan sebuah ambulan, dengan plat mobil palsu"


" saat pemakamannya nanti kita akan menukarnya dengan mayat seseorang. "


" pastikan rencana ini berjalan dengan lancar. " kata Aditya


" apa dia benar-benar tidak apa-apa?? " kata Perawat


" dia hanya berhenti bernafas selama tiga hari ini. "


" akan tetapi jika kita tidak memberikan penawar nya paling lambat tiga hari ini dia akan benar-benar meninggal. " kata Aditya


" tapi kenapa kita harus melakukan ini? " kata Perawat


" nanti kamu akan tahu jawabannya. "


" kita harus cepat menyelesaikan nya " kata Aditya


" baik dok" kata perawat itu.


Dua jam kemudian kini Aletha sudah di serahkan kepada Carson. Carson membuka kain putih yang menutupi tubuh Aletha, disana dia melihat Aletha menutup kedua matanya, wajahnya yang pucat dan tidak bernyawa.


Rudy dan Amanda pun menangis melihat Aletha sudah pergi untuk selamanya meninggalkan mereka.


Kini Carson akan membawa Aletha pergi ke rumahnya akan tetapi dia baru saja mendengar kabar bahwa anaknya pun meninggal baru saja.


Carson pun semakin terpukul, dia pun akhirnya menyadari bahwa ini lah hukuman untuknya atas apa yang dia perbuat selama ini kepada Aletha.


Beberapa jam kemudian kini Aletha beserta anak itu sudah tiba di rumah Carson. Aryni pun keluar dari dalam rumahnya saat melihat sebuah mobil ambulan berhenti di halaman rumahnya.


" tante siapa yang meninggal?? " kata Aryni


" tidak tahu... " kata Bella


Bella dan Aryni berjalan menghampiri Carson.


" papah.... "


" siapa yang meninggal?? " kata Aryni


" sayang.... " kata Carson


" papah kenapa menangis?? " kata Aryni

__ADS_1


" tidak apa-apa.... "


" Bella tolong bawa Aryni bersama mu beberapa hari ini" kata Carson


" tapi kenapa?? " kata Bella


" cepat lah.... "


" aku tidak memiliki waktu untuk menjelaskan semua ini kepada mu. "


" apapun itu, Aryni tidak boleh mengetahui hal ini. " kata Carson


" ia sudah... "


" aku akan membawanya. " kata Bella


" sayang.... "


" beberapa hari ini kamu tinggal lah bersama tante Bella. " kata Carson


" tapi kenapa pah?? " kata Aryni


" rumah kita di pinjam teman papah untuk beberapa hari ini. " kata Carson berbohong


" ia sudah deh" kata Aryni


Bella pun membawa Aryni pergi kerumah nya. Carson tidak ingin Aryni mengetahui kepergian Aletha, karena jika Aryni tahu Aryni akan membencinya dan tidak akan memaafkan nya. Untuk itu Carson harus berbohong karena dia tidak ingin semua orang yang dia cintai pergi meninggalkan nya.


Keesokan harinya dimana Aletha akan dimakam kan, jarak pemakaman keluarga mereka ke rumah Carson sekitar 30 menit.


Sementara tim Aditya sudah bersiap, untuk menukar Aletha. Saat di persimpangan jalan setelah mobil ambulans yang ditumpangi Aletha lewat, sebuah mobil tiba-tiba menyebrangi jalan dan menghalangi mobil yang ditumpangi oleh Carson dan yang lainnya.


Akibatnya mobil Carson dan yang lainnya pun berhenti untuk beberapa mmenit, sementara mobil ambulans Aletha sudah pergi terlebih dahulu.


Karena Aditya sudah mengaturnya terlebih dahulu, mobil ambulans yang palsu sudah tiba di pemakaman terlebih dahulu sementara mobil ambulans yang ditumpangi Aletha sudah di bawa pergi oleh timnya Aditya. Aditya pun menyuntikkan sebuah cairan sebagai penawar cairan yang dia suntik terlebih dahulu.


Kini Jantung Aletha kembali berdetak akan tetapi Aletha masih keadaan kritis.


Aditya pun langsung membawa Aletha dan bayinya ke luar negeri menggunakan pesawat pribadinya untuk memperoleh perawatan yang lebih baik lagi.


Saat tiba di luar negeri, dibandara luar negeri seorang wanita berusia empat puluan dan beberapa pengawal sudah menunggu Aletha.


"Adit.... "


" bagaimana keadaan putriku?? " kata Wanita tersebut dia adalah Emmely Stevanus ibu kandung nya Aletha.


" tante.... "


" keadaan Aletha saat ini masih sangat kritis, kita harus segera membawanya kerumah sakit. " kata Aditya


" iya.... "

__ADS_1


" cepat lah" kata Emmely.


Aditya dan tim nya pun membawa Aletha beserta bayinya kerumah sakit untuk segera di rawat.


__ADS_2