Istri Bayaran

Istri Bayaran
Episode ke-34


__ADS_3

Sementara di Indonesia, sepulang bekerja Carson dan Iwan pergi ke kafe milik Jordan.


Iwan dan Jordan hanya memandangi Carson meneguk minuman beralkohol itu.


" Son..... "


" sudah sangat lama, sudah seharusnya kamu mengikhlaskan kepergian nya. "


" apapun yang kamu lakukan untuk saat ini, itu semuanya tidak ada artinya lagi. " kata Iwan.


" dunia ini lebar, umurmu masih panjang kamu tidak seharusnya melakukan hal ini terus-menerus. "


" lihatlah Aryni, jika kamu seperti ini dia akan merasa sedih"


" kasihan dia, setidaknya untuk Aryni kamu harus bisa bangkit lagi dan mengikhlaskan nya." kata Jordan.


" aku tidak bisa.... "


" aku tidak bisa melupakan dan mengikhlaskan dia...."


" bayangan saat dia memohon padaku untuk tidak membuat nya hamil" kata Carson menangis dan menggelengkan kepalanya sambil menunduk dia masih selalu menyalahkan dirinya atas hal itu.


" Saat aku mengusirnya dan bahkan aku tidak pernah percaya kepadanya bahkan sekalipun. "


" aku tidak bisa memaafkan diri ku. "


" hiks.... hiks.... " kata Carson menangis menyesali dirinya.


" tapi untuk menyalahkan dirimu seperti ini itu tidak bisa membuat istrimu kembali lagi hidup. " kata Iwan.


Sejak kepergian Aletha, dunia Carson sangat hancur bahkan untuk tidur pun dia sudah tidak bisa jika tidak menggunakan obat tidur.


Bahkan jika dia mencoba tidur dia selalu mimpi buruk, mendengarkan tangisan bayi nya dan melihat Aletha menghembuskan nafas terakhirnya.


Jordan dan Iwan tidak bisa berkata apa-apa, selain menghibur nya mereka tidak punya cara lain selain itu.


Sementara Aryni tidak pernah berhenti untuk meminta Aletha kembali kepada pohon itu.


Diluar negeri Aletha menghabiskan waktunya untuk berlatih berjalan dan Aditya setia mendampingi Aletha.


Hubungan Aletha dan Aditya sudah sangat dekat, Aletha merasa nyaman saat bersama dengan Aditya mungkin karena Aditya selalu membuat nya tersenyum dan bahagia.


Sudah enam bulan berlalu dan kini Aletha sudah bisa berjalan kembali.


malam ini Aletha duduk di pinggiran kolam renang merendam kakinya dan sambil memandangi bintang di langit.


" Door.... " kata Aditya mengejutkan Aletha dari belakang.


" a.... a.... Adit.... " kata Aletha

__ADS_1


" hehehehe.... "


" maaf sudah mengejutkan mu. " kata Aditya mencubit wajah Aletha gemas.


" habis kamu mikirin apa sih?? "


" sampai seserius gitu. " kata Aditya


" aku merindukan Indonesia " kata Aletha


Aditya pun menggulung celananya kemudian merendam kakinya dan duduk di sebelah Aletha.


" Indonesia masa lalu kamu dan inilah masa depan kamu" kata Aditya


" tapi apapun itu aku tetap tidak bisa meninggalkan Indonesia begitu saja. "


" bagaimana orang-orang yang menunggu ku disana." kata Aletha


" menunggu mu?? "


" tidak ada orang yang menunggu mu disana. " kata Aditya


" kamu tahu darimana??? "


" aku sangat yakin adikku merindukan ku. "


" aku tidak bisa membayangkan bagaimana dia bisa hidup tanpa aku. "


" selain adikmu apa kamu merindukan yang lainnya?? " kata Aditya


Bayangan Aletha pun langsung membayangkan Aryni dan Carson.


" tentu.... "


" bagaimana pun juga mereka pernah hadir dalam hidupku dan mereka juga masih keluarga ku. "


" aku sangat merindukan Aryni "


" heh..... " tersenyum merasa jengkel.


" anak keras kepala itu,,,,, "


" aku rasa dia tumbuh dengan sangat baik" kata Aletha tersenyum dan meneteskan air matanya.


" lalu bagaimana dengan pria itu?? " kata Aditya


" bagaimana pun juga, dia adalah ayah kandungnya Daniel. " kata Aletha


" kamu bohong..... "

__ADS_1


" kamu berbohong.... " kata Aditya


" tidak.... "


" untuk apa aku berbohong " kata Aletha


" ayah dari anak, itu hanya alasan semata " kata Aditya


" apa maksud mu?? " kata Aletha


" kamu mencintai pria itu kan?? " kata Aditya


" tidak.."


" hubungan kami hanya sekedar kontrak saat itu dan semuanya sudah berakhir. " kata Aletha


" benarkah???? "


" apa itu benar??? "


" jika jawaban mu seperti ini. "


" itu artinya kamu memberikan kesempatan untuk oranglain kan?? " kata Aditya


Aletha pun terdiam dan semakin menangis.


" Sudah lah Al.... "


" kamu harus sadar.... "


" tanpa mu mereka bisa hidup bahagia... "


" dan lagi pula di Indonesia bukan tempat mu lagi. "


" di sini lah tempat mu yang sebenarnya."


" kamu tidak bisa lagi kembali ke Indonesia seperti yang kamu inginkan." kata Aditya


" tapi kenapa??? " kata Aletha


" karena kamu sudah terdaftar disana sebagai orang yang sudah meninggal. "


" untuk membawa mu kesini, agar pria itu tidak mengetahui bahwa kamu masih hidup. kami dan tante Emmely terpaksa mendaftarkan mu sebagai orang yang sudah meninggal. " kata Aditya


" tapi kenapa kalian tega melakukan itu. " kata Aletha


" karena kami tahu, selama kamu bersama dengan pria itu kamu akan menderita. "


" dia tidak pantas untukmu karena dia tidak pernah bisa membuat mu bahagia. " kata Aditya.

__ADS_1


Aletha pun semakin menangis.


__ADS_2