Istri Bayaran

Istri Bayaran
episode 59


__ADS_3

Moly sedang menindurkan Eji dan meletakan Eji di atas kasur.


Moly mendekati Yojin yang sedang duduk di tepi ranjang, Moly langsung mengusap punggung Yojin, " apa kau sedang memikirkan sesuatu?" Moly menatap Yojin.


"Sayang maafkan aku," jawab Yojin kembali menatap Moly.


"Sudah lupakan saja, andai dari awal kamu menceritakan semua yang terjadi, mungkin aku tidak akan salah paham dengan mu. Dan apa kau tahu aku mengalami banyak ke sulitan bersama Eji," jelas Moly membuat Yojin langsung menutup bibir Moly dengan satu jari.


"Hust ... jangan lanjutkan ucapan mu, aku merasa sangat sakit saat mendengar mu terluka," ucap Yojin menangkup wajah Moly dan langsung mencium nya.


Ciuman itu menjadi sangat panas, sampai mereka berdua terbuai oleh situasi yang sangat romantis itu, sautan demi sautan menggemah di dalam kamar itu, membuat Eji langsung terbangun dan menangis.


Moly dan Yojin yang melihat anaknya terbangun langsung panik, dan menghentikan aktivitas suami istri itu. Molg dengan terburu-buru langsung memakai pakaiannya dan menenangkan Eji, Eji pun dengan cepat langsung tertidur kembali dengan lelap.


Yojin yang merasa hasratnya belom tersalurkan dengan sempurna, merasa kesal dan menarik Moly yang baru sama menidurkan Eji.


Mereka berdua akhirnya melakukan di kamar mandi, agar Eji tidak terbangun kembali.


'Plis jangan di tiru ya teman.'


Terlalu lelah melakukan semalaman Moly dan Yojin merebahkan tubuhnya di samping Eji, mereka tertidur dengan sangat pulas sampai pagi hari, Moly terbangun karena Eji menangis meminta susu.


Moly pun langsung keluar kamar, menuju dapur untuk membuat susu. Dengan rambut yang sangat berantakan seperti singa laut, membuat Bunga yang sudah bangun dari tidurnya sangat terkejut melihat perempuan di hadapannya adalah Moly.


"Mbak Moly! Aku pikir siapa? Mbak apa kau baik-baik saja?" tanya Bunga melihat setiap sisi Moly yang terlihat sangat berantakan.


Moly yang tidak menyadari penampilannya merasa bingung dengan sikap Bunga, Bunga melihat leher Moly penuh dengan tanpa kepemilikan milik Yojin langsung menutup mulutnya, seolah memahami apa yang sedang terjadi diantara mereka berdua.


"Ada ada seusatu yang aneh? Kenapa kau bersikap seperti itu? Apa ada yang salah?" tanya Moly yang masih belom menyadari penampilannya dan merasa bingung.


Suara tangisan Eji semakin keras, membuat Moly langsung berlari masuk ke dalam kamar nya tanpa menghiraukan Bunga di dapur. Moly langsung memberikan susu itu kepada Eji, dan Eji pun terdiam sambil meminum susu itu menggunakan dot.

__ADS_1


Yojin yang terlihat sangat kelelahan akibat pertemupuran semalam bersama Moly, masih tertidur pulas tanpa mendengar tangisan Eji mambuat Moly hanya menggelengkan kepalanya.


Moly menatap cermin dan ia sangat terkejut melihat penampilannya yang sangat berantakan, melihat lehernya yang penuh dengan tanda kepemilikan Yojin membuat Moly langsung mengingat kejadian semalem, ******* demi ******* sekilas menguasai pikirannya membuat Moly langsung menutup mulutnya.


"Astaga, aku melakukannya berulang kali dalam satu malam. Ya ampun ini sangat konyol, dan tadi Bunga menatap ku dengan wajah yang sangat aneh, rasanya aku malu untuk keluar kamar," gerutu Moly langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Selesai mandi Moly langsung menyiapkan air hangat untuk memandikan Baby Eji yang udah bangun, Moly membuka baju Baby Eji dan membasuh tubuh Eji dengan air hangat, suara Eji terdengar seperti kicauan burung membuat Moly mengikuti suara anaknya.


Selesai memandikan Baby Eji, Moly melihat Yojin masih tertidur langsung melempar handuk basak menutupi kepalanya, merasa ada sesuatu yang aneh di atas kepalanya. Yojin membuka matanya perlahan-lahan.


"Apa ini sudah pagi," suara Yojin terdengar serak, mata Yojin menatap Moly dan Baby Eji sudah rapih akan segera keluar kamar.


"Sayang mau kemana?" tanya Yojin langsung bangun dari tidurnya.


"Aku dan Eji akan berjalan-jalan di taman belakang, sudah sana mandi," ucap Moly langsung keluar dari kamar tidur.


Moly melihat Zeki dan Bunga sudah menunggu nya untuk sarapan bersama, Moly langsung mendekat ke meja makan. Moly melihat ada banyak makanan yang di sajika di atas merja.


"Dokter Zek memesan ketring mbak, untuk sarapan kita," jawab Bunga.


"Sepertinya enak? Yasudah aku mau ke taman bekalamg dulu ya," ucap Moly berjalan menuju taman kecil.


Bunga yang sebenarnya ingin mengatakan hal ini kepada Zeki tentang kejadian tadi pagi yang ia lihat, tetapi Bunga masih ragu untuk menceritakan nya, akhirnya Bunga nyimpan kejadian itu tanpa menceritakan kepada siapapun.


Hampir 30 menit Moly mengajak Eji jalan-jalan sambil bercerita tentang kumbang dan kupu-kupu membuat Eji tertawa. Dari dalam dapur Zeki dan Bunga melihat Moly yang tertawa gemas bersama Baby nya.


"Aku sangat senang melihat mbak Moly kembali tersenyum," ucap Bunga.


"Iya, aku teringat masa sulit yang di lewati Moly, ikut merasakan sakit di dada, tapi saat ini terbayarkan saat melihat dia sudah kembalu ceria lagi," ucap Zeki.


Yojin yang keluar dari kamar melihat Zeki menatap taman belakang merasa penasaran apa yang mereka liat.

__ADS_1


"Apa yang kalian lihat?" tanya Yojin.


"Tuan, kami sedang melihat mbak Moly yang sangat kembali ceria," ucap Bunga.


Yojin pun langsung mengambil air mineral dan meminumnya, Yojin pun ikut menyusuli Moly bersama Eji.


"Anak papa udah mandi ya," kata Yojin menatap Eji yang menatapnya.


Tak lama Eji menangis karena memang sudah jadwal nya makan pagi, Moly yang merasa Eji sudah lapar langsung masuk ke dalam dan membuatkan makanan untuk Baby nya.


Yojin yang menggendong Eji saat Moly sedang membuatkan makanan untuknya, terdengar suara Eji seperti kicauan burung membuat Yojin terseyum seolah mengerti apa yang di katakan oleh anaknya.


Mereka semua sarapan di meja makan bersama Eji yang di suapi oleh Moly, dengan lahap Eji menghabiskan satu mangkuk makanan itu sambil menunjukan gigi kelincinya.


"Setelah makan, aku harus pergi," ucqp Yojin membuat Moly langsung menatapnya.


"Tenang, aku tidak akan pergi tanpa alasan, aku harus mencari tempat tinggal baru untuk kita tinggal," ucap Yojin.


Moly hanya bisa terdiam menatap Yojin, "Bunga akan ikut dengan kita kan?" Moly menatap Yojin.


"Tentu saja, aku tidam ingin kau kesepian di sana," ucap Yojin.


Mereka semua selesai sarapan langsung duduk ke ruang santai, Moly yang menatap setiap sudut rumah Dokter Zek merasa kagum dengan desain yang sangat modern.


"Rumah mu sangat indah Dok, semalem aku belom sempat memperhatikannya," ucap Moly.


"Kau bisa aja, ini hasil karya ku sendiri, selain dokter aku bisa membuat arsitektur juga," jawab Zeki.


"Kau sangat hebat," kata Moly.


Yojin yang sudah siap untuk pergi, langsung menghampiri Moly dan Baby Eji, " aku pergi dulu ya, jaga dirimh baik-baik," ucap Yojin pergi bersama Zeki.

__ADS_1


BERSAMBUNG.


__ADS_2