Istri Bayaran

Istri Bayaran
Episode ke-21


__ADS_3

Setelah mendapatkan ijin Aletha pun langsung pergi menemui keluarga nya. Akan tetapi Carson masih belum sepenuhnya percaya kepada Aletha.


Diam-diam Carson mengikuti Aletha. Kini Aletha sudah tiba di rumah kediaman Anton karena ibu dan adiknya masih tinggal disana.


Saat Aletha turun dari taksi Anton pun tersenyum sangat manis kepada Aletha.


" bagaimana sayang??? "


" apa kamu datang kepada ku untuk mengatakan bahwa kamu bersedia menikah dengan ku? " kata Anton


" ini uang yang kamu minta" Kata Aletha memberikan cek itu kepada Anton. Anton merasa sangat terkejut karena Aletha bisa mendapatkan uang sebanyak itu dengan begitu cepat.


Sementara dari kejauhan Carson kembali marah melihat Aletha memberikan cek itu kepada Anton. pikiran Carson kembali lagi ragu bahwa Aletha kini kembali membohongi nya lagi.


Dengan perasaan marah dan kecewa Carson pergi meninggalkan tempat itu.


" katakan dari mana kamu mendapatkan uang sebanyak ini?? " kata Anton


" aku sudah memberikan apa yang kamu minta. sekarang berikan surat perjanjian itu padaku. " kata Aletha


" aku tidak akan memberikan itu pada mu. " kata Anton


" apa kamu ingin mencoba menipu ku?? "


" jangan kamu pikir setelah kamu mendapatkan uangnya maka kamu bisa menipuku. "


" jika kamu tidak memberikan surat perjanjian itu padaku, dalam jangka waktu lima menit kedepan aku akan menyuruh seseorang agar cek itu di bekukan " kata Aletha


Mendengar itu, untuk saat ini Anton berpikir untuk menuruti Aletha dan Anton pun langsung memberikan surat tersebut.


" dimana ibu dan adikku? " kata Aletha


" mereka ada didalam rumah ku. " kata Anton


" suruh mereka keluar sekarang juga" kata Aletha


Anton pun menuruti perkataan Aletha, setelah ibu dan adiknya keluar dari rumah itu Aletha membawa mereka kembali ke rumah.


" katakan darimana kamu mendapatkan uang sebanyak itu dan dengan waktu yang sangat cepat! " kata Minar


" ibu tidak perlu tahu aku dapat darimana uang itu. " kata Aletha


" apa kamu menjual dirimu? " kata Minar


" bukan kah lebih baik jual diri daripada harus menikahi seorang binatang? " kata Aletha


" jadi benar kamu menjual dirimu?? " kata Minar


" lalu jika kebenarannya seperti itu, apa ibu berhenti menyusahkan aku? " kata Aletha


" Aletha..... " kata Minar


" ibu cukup... "

__ADS_1


" hentikan... "


" apa yang ibu katakan?? "


" bersyukur kak Aletha masih menolong kita,"


" apa ibu tahu? seharusnya ibu yang bertanggung jawab atas semua yang terjadi" kata Rudy


" tutup mulut mu. "


" lalu kamu sebagai seorang pria, memangnya apa yang bisa kamu lakukan?? "


" jika bukan karena kamu, semuanya juga tidak akan terjadi. "


" sebelum kamu menyalahkan ku sebaiknya salahkan dirimu yang terlahir sebagai orang yang berpenyakitan" kata Minar


" ibu..... " kata Aletha dengan suara yang kuat


Mendengar itu Rudy pun sangat merasa sedih.


" Kak Al.... "


" maafkan aku.... " kata Rudy pergi meninggalkan rumah mereka.


" dia harus menyadari ini. " kata Minar


" ibu memang keterlaluan " kata Aletha pergi meninggalkan Minar dan masuk kedalam kamar nya.


" dasar anak-anak tak berguna " kata Minar melihat Aletha masuk kedalam rumah nya setelah itu dia pun kembali menyusul Aletha masuk kedalam rumah.


Saat di rumah Minar duduk di sebuah kursi yang terbuat dari kayu dan sambil meminum segelas air minum.


" dari mana dia mendapatkan uang sebanyak itu?? "


" biaya operasi dan bayar utang hanya dalam waktu dua bulan dia mendapatkan nya. "


" apa sebenarnya pekerjaan nya?? "


" apa benar-benar dia menjual dirinya?? " batin Minar.


Minar melihat Aletha pergi menuju kamar mandi mereka. Karena rasa penasaran yang sangat tinggi dia pun mempergunakan kesempatan itu untuk mencari tahu sebuah pentunjuk.


Minar berlari masuk kedalam kamar Aletha dan langsung menggeledah tas yang digunakan Aletha.


Saat memeriksa isi tas Minar menemukan sebuah amplop berwarna kuning kecoklatan.


" apa ini?? " kata Minar dengan cepat-cepat membuka amplop tersebut dan Minar pun menemukan selembar kertas yaitu surat perjanjian pernikahan kontrak mereka.


Surat perjanjian kontrak pernikahan.


Saat membaca itu Minar langsung menutup mulutnya tidak percaya dengan apa yang sudah dia baca.


" ibu.... "

__ADS_1


" apa yang ibu lakukan " kata Aletha berlari dan langsung merebut surat itu dari tangan Minar akan tetapi usaha nya tidak berhasil.


" Aletha.... "


" katakan apa ini benar?? " kata Minar


Karena sudah di ketahui oleh Minar, Aletha pun tidak berniat untuk membohongi nya lagi.


" maafkan aku bu" kata Aletha


" ini semua salah ibu... "


" sebagai ibu aku tidak berguna "


" bahkan demi kesulitan ini kamu harus menjual dirimu dan melakukan pernikahan hina ini. "


" aku sebaiknya mati saja." kata Minar menangis


" ibu.. " kata Aletha langsung memeluk Minar sambil menangis.


" apa yang ibu katakan?? "


" ibu tidak boleh merasa bersalah atas semua yang sudah terjadi, apapun itu ini bukan kesalahan ibu dan bukan kesalahan siapa-siapa. "


" ini terjadi karena Tuhan tahu bahwa kita semua kuat untuk menjalani nya. "


" jadi aku mohon ibu jangan katakan ini lagi. " kata Aletha.


Beberapa menit kemudian kini keadaan kedua nya sudah membaik.


" ibu maaf aku harus pergi sekarang" kata Aletha


" sebelum kontrak nya sekesai apa kamu tidak menemui kami?" kata Minar


" maafkan aku bu" kata Aletha


" ibu bisa minta sesuat? " kata Minar


" apa bu?? " kata Aletha


" surat kontrak ini biarkan aku yang menyimpan nya. " kata Minar


" tapi untuk apa ibu menyimpan itu? " kata Aletha


" untuk berjaga-jaga siapa tahu kamu nanti hamil agar kita bisa meminta pertanggung jawabannya. " kata Minar


" itu tidak akan terjadi bu. " kata Aletha


" berikan saja padaku " kata Minar


" ia sudahlah jika begitu ibu simpan sajalah surat itu." kata Aletha tanpa curiga sedikitpun.


Setelah Aletha pergi, tanpa di ketahui Aletha ternyata Minar diam-diam mengikuti Aletha hingga Aletha sampai dirumah Carson.

__ADS_1


__ADS_2