Istri Bayaran

Istri Bayaran
episode 68


__ADS_3

"Tangkap dia!" perintah Hye Son kepada Bodyguard nya untuk menangkap Yojin dan Riko.


Mereka berdua pun di pukul bagian tengkuk belakang sehingga pingsan.


Saat membuka matanya sayup-sayup Yojin melihat badannya terikat dengan tali besar membuatnya susah untuk bergerak.


"Kau sudah bangun?" tanya Hye Son memberi isyarat kepada bodyguard nya untuk membangunnya Yojin dan Riko dengan cara menyiram dengan air.


Mendapat perintah dari Hye Son, bodyguard itu menyiram Yojin dan Riko dengan air satu ember membuatnya langsung terbangun dan membuka matanya. Yojin merasa kaget dengan cipratan air yang membasahi tubuhnya.


"Jangan membangkang! Cepat katakan di mana kau sembunyikan semuanya!" seru Hye Son membuat Yojin tertawa terbahak-bahak.


"Beraninya kau menertawakan orang tua mu sendiri! Dasar anak tidak tahu di untung!" teriak Hye Son merasa sangat kesal.


"Habisi dia!" perintah Hye Son kepada bodyguardnya.


Bodyguard itu langsung memukul Yojin dan Riko tanpa ada perlawanan dari Yojin, dengan tangan yang di ikat. Yojin mengatakan dengan lantang.


"Seorang ayah yang tega ingin menghabisi anaknya sendiri, itu terdengar sangat lucu. Sampai kapan pun aku akan tetap mengembalikan semua harta itu," sabut Yojin.


"Kau tidak tahu betapa kejam nya hidup ini, kita harus menjadi kejam untuk terus bertahan hidup. Meningkatkan popularitas agar bisa di hargai," ucap Hye Son.


Hye Son yang melihat Yojin dan Riko sedang di pukuli oleh bodyguardnya, membuatnya tak tega dan langsung pergi meninggalkan gedung itu. Hye Son berjalan dengan sangat cepat masuk ke dalam mobil, Moly berada di dekat gedung itu melihat mobil Hye Son telah keluar dari gedung itu.


"Mobil itu seperti mobil papa mertua?" ucap Moly melihat mobil itu menjauh dari hadapannya.


Moly langsung menatap ke arah gedung itu dan bergegas keluar dari mobil, melihat tidak ada penjaga di depan Moly langsung masuk. Saat masuk ke dalam gedung Moly mendengar ada suara jeritan kesakitan, membuatnya langsung menuju sumber suara.


Melihat ada 2 penjaga yang akan menyerang Moly, dengan sigap Molg pung menghabisi 2 pria begitu cepat. Keahliannya dalam bela diri mampu melindungi nya.


Moly terus berjalan sampai mendekati suara itu berasal, ternyataYojin dan Riko sedang di siksa oleh penjaga yang ada di dalam ruangan itu. Moly pun terkejut melihat Yojin menjerit kesakitan membuatnya tak sanggup menahan nya, Moly pun langsung menyelamatkan Yojin.


Moly satu persatu menghajar pria berbadan besar itu hanya menggunakan ke dua tangannya, Riko yang melihat semua itu langsung melebarkan matanya, merasa sangat terkejut melihat Moly berkelahi dengan 4 pria berbadan besar.

__ADS_1


Moly menghabisi 4 pria itu dengan wajah yang lebam akibat pukulan dari tangannya. Melihat Yojin terkapar lemah, Moly pun langsung menghampiri nya dan melepaskan ikatan mereka berdua.


"Nyonya Moly? Kau benar-benar hebat," celetuk Riko merasa sangat kagum dengan kehebatan Moly.


"Kita harus membawa Yojin pergi dari sini," ucap Moly berusaha mengangkat Yojin yang sudah tak berdaya.


Masih setengah sadar Yojin di papah oleh Riko dan mereka meninggalkan ruangan itu melalui pintu rahasia, Moly merasa heran dengan ruangan rahasia itu.


"Ruangan apa ini?" tanya Moly sambil berjalan menelusuri lorong.


"Jalan rahasia nyonya," ucap Riko.


Mereka pun keluar dari jalan rahasia itu dan memasukan Yojin ke dalam mobil, Riko menceritakan kepada Moly, jika dirinya menyembunyikan harta karun itu di suatu tempat. Moly pun langsung membantu Riko untuk membawa harta karun itu, dengan cepat semua barang berharga itu sudah di masukan ke dalam mobil.


Moly menyetir mobil itu, dengan kecepatan sedang. Riko melihat ada darah yang menetes di punggung Moly membuat Riko mulai panik.


"Apa kau terluka Nyonya?" tanya Riko menatap Moly yang sedang menyetir.


"Tapi, punggung mu terluka Nyonya! Darah itu terus mengalir deras, biar aku saja yang menyetir," sahut Riko.


"Biar aku saja," ucap Moly.


Hye Son mengetahui jika Yojin telah kabur dari gedung itu, membuat Hye Son menyuruh orang suruhannya untuk segera menemukan Yojin. Mereka semua langsung melajukan mobilnya, mencari keberadaan Yojin dengan cara melajar GPS milik Yojin dan Riko.


"Dimana ponsel mu?" tanya Moly.


"Ponsel ku ini, ada apa?" jawab Riko.


"Cepat matika GPS di ponsel mu, cepat!" seru Moly.


Riko langsung mengerti jika, dan mematikan GPS itu. Moly langsung melajukan mobil itu dengan kecepatan tinggi membuat Riko sangat ketakutan. Tak memperdulikan sekitar, Moly langsung hilang jejak dan tak bisa di cari oleh orang suruhan Hye Son.


Mobil itu langsung masuk ke dalam komplek rumah Zeki, Moly memasukan mobil itu masuk ke dalam halaman belakang. Zeki yang sudah menunggu ke datangan Moly langsung menghampiri mobil Moly.

__ADS_1


"Bagaimana keadaan Yojin?" tanya Zeki.


Moly yang mulai sempoyongan, langsung mengerjapkan matanya berusaha untuk fokus berjalan.


"Selamat kan Yojin, dia ada di dalam," ucap Moly berusaha mengatur pandangannya yang mulai tidak fokus.


Zeki langsung masuk ke dalam di bantu Riko membawa Yojin ke luar dari mobil dan langsung masuk ke dalam klinik pribadinya.


Jerri pun sudah berada di dalam klinik itu dan segera memeriksa Yojin yang tidak sadarkan diri, Zeki langsung kembali menemui Moly. Melihat Moly sempoyongan seperti akan terjatuh, Zeki langsung berlari dan menangkap Moly yang akan terjatuh.


"Moly!" teriak Zeki berlari menangkap Moly.


Moly pun sudah berada di dekapan Zeki, terlihat wajahnya sangat pucat membuat nya panik.


"Moly, bertahan lah," ucap Zeki langsung membawa Moly masuk ke dalam kelinik itu.


Zeki langsung memeriksa tubuh Moly yang ternyata penuh dengan luka yang cukup serius, membuat nya tidak tega melihat orang yang sangat di sayanginya terluka parah.


Melihat Yojin dan Moly terluka parah, akhirnya Zeki memutuskan untuk membawa Moly dan Yojin ke rumah sakit. Melihat kondisi Moly membuat Zeki sangat panik.


Sampai di rumah sakit Zeki pun langsung membawa Moly dan Yojin ke ruangan perawatam, dan mereka langsung di tangani oleh dokter yang berjaga.


Zeki yang memantau Moly sedang melakukan pindai CT , langsung melihat hasil nya Membuatnya sangat terkejut.


"Apa aku tidak salah liat," ucap Zeki merasa sangat terkejut.


Ternyata Moly mengalami kerusakan parah di bagian kepalanya akibat benturan yang sangat keras. Zeki menatap Moly dengan tatapan yang sendu.


Seketika Zeki membayangkan canda tawanya, cerianya, kelucuannya yang membuatnya menangis. Selama di rumah kayu, ternyata Zeki mulai ada rasa dengan Moly tetapi di pendam dalam-dalam karena dia tahu, hanya Yojin yang di cintai oleh Moly.


Zeki memutuskan untuk mencintai dalam diam, dan saat ini dia melihat orang yang sangat di cintai Zeki telah sekarat. Membuat Zeki cukup terpukul.


BERSAMBUNG..

__ADS_1


__ADS_2