
BULAN KE LIMA SETELAH PERNIKAHAN.
waktu terus berjalan sudah satu bulan berlalu dan kini kandungan Aletha memasuki bulan ke empat akan tetapi perut Aletha masih rata dan belum berbentuk.
Proses mengidam Aletha sudah selesai namun hingga saat ini belum ada yang tahu bahwa Aletha hamil.
Dokter yang biasa memeriksa kandungan Aletha merujuk Aletha kerumah sakit yang lebih bagus lagi karena hanya disanalah Aletha bisa mendapatkan perawatan yang lengkap.
Hari ini Aletha pergi ke rumah sakit tersebut untuk memulai memperoleh perawatan nya, hari ini Aletha masih di perbolehkan untuk pulang akan tetapi bulan berikutnya Aletha akan di rawat inap.
Saat ingin pulang Aletha tidak sengaja melihat Aryni dan Carson bersama Bella masuk kedalam rumah sakit tersebut.
Aletha langsung membalikkan badannya agar tidak terlihat oleh ke tiga orang itu.
" bibi...... " kata Aryni berlari ke arah Aletha dan memeluk kedua kaki Aletha dari belakang.
" Aryni sayang.... " kata Aletha memutar tubuhnya dan membalas pelukan Aryni.
" bibi..... "
" kenapa bibi pergi.... "
" Aryni merindukan bibi..... "
" Aryni kesepian tanpa bibi.... "
" bi..... "
" ayok kita pulang kerumah lagi.... " kata Aryni menangis.
" sayang maafkan bibi.... " kata Aletha menangis
" Aryni.... "
" apa-apaan ini.... "
" lepaskan dia.... " kata Carson menarik Aryni dari pelukan Aletha.
" papah.... "
" Aryni mau sama bibi Aletha... " kata Aryni
" Bella bawa Aryni pergi" kata Carson
" ia... " kata Bella langsung membawa Aryni menjauh dari Aletha.
" tidak.... "
" tidak mau.... "
" bibi..... "
" bibi...... " kata Aryni menangis. Aletha pun tidak berdaya untuk membantu Aryni.
" ngapain lagi kamu huh....?? "
" aku sudah bilang padamu untuk tidak muncul dihadap ku dan keluarga ku" kata Carson
" maaf..... "
" ini hanya kebetulan. " kata Aletha
" kamu kesini menjenguk papah kan??? " kata Carson
" memang nya apa yang terjadi pada papah?? " kata Aletha
" diam kamu.... "
__ADS_1
" inikan yang kamu minta?? "
" kali ini aku akan memaafkan mu, tapi setelah ini aku mohon...."
" pergilah jauh-jauh dari hadapan ku dan keluarga ku, jangan pernah menemui kami. "
" anggap saja kita tidak pernah saling mengenal. " kata Carson pergi meninggalkan Aletha.
Aletha hanya berdiri diam ditempat sambil menangis membiarkan Carson pergi begitu saja.
Carson tidak tahu bahwa Aletha pun saat ini sangat hancur. untuk menyembunyikan penyakit dan kehamilannya Aletha terpaksa harus menyakiti Carson.
" maafkan aku.... "
" aku sudah menyakiti mu dan keluarga mu.... "
" asal kamu tahu, aku melakukan ini agar kamu membenciku dan agar kamu bisa melupakan ku dengan begitu mudah. "
" aku berharap, setelah aku pergi kamu akan mengerti alasan ku melakukan ini."
" dan aku mohon kamu jangan membenci anak ini. "
" dan kalian harus hidup bahagia bersama dengan kehadiran anak ini. " kata Aletha menangis dan sambil mengelus perutnya.
Keesokan harinya, sejak dari rumah sakit hingga saat ini Aryni hanya diam dan tidak mau berbicara kepada siapapun dan bahkan dia pun tidak mau makan dan mengurung dirinya sendiri di dalam kamar itu.
Carson berpapasan dengan asisten rumah tangganya yang membawa makanan kembali kedapur.
Carson melihat bahwa makanan itu tidak berkurang sedikitpun.
" apa dia mogok makan lagi?? " kata Carson
" ia tuan... "
" saya takut non Aryni kenapa-kenapa tuan, sejak kemarin dia mengurung dirinya dan bahkan dia tidak minum dan makan apapun tuan. " kata Asisten itu.
" berikan pada ku bi.... " kata Carson mengambil makanan itu dan berjalan menghampiri kamar Aryni.
Tok.... tok...tok... ( Carson mengetuk pintu kamar Aryni).
" Aryni..... "
" buka pintunya.... " kata Carson akan tetapi Aryni tidak menjawab.
" Aryni buka pintunya, jika tidak papah akan paksa masuk... "
" papah akan hitung sampai tiga. "
" satu.... "
" dua.... "
" Ti.... " kata Carson berhenti menghitung karena kini pintu sudah dibuka Aryni.
Aryni berjalan masuk kedalam kamar itu dan duduk di tepi ranjang nya. Carson pun menyusul Aryni dan membawa makanan itu.
" jika kamu ingin marah, maka kamu harus memiliki tenaga terlebih dahulu. "
" kamu harus makan agar kamu bisa memilki waktu yang lebih panjang lagi untuk mengambek. " kata Carson
" papah jahat..... " kata Aryni menangis
" jika begitu papah minta maaf telah menyakiti Aryni " kata Carson
" tidak mau.... "
" Aryni benci papah" kata Aryni semakin menangis
__ADS_1
" Aryni boleh marah pada papah, jika mau pukul papah, papah akan menerima nya. "
" tapi Aryni jangan sampai membenci papah, papah tidak bisa terima itu. "
" selain kakek, hanya Aryni yang papah miliki di dunia ini. " kata Carson
" tapi papah jahat.... "
" papah sudah mengusir bibi Aletha. " kata Aryni
" papah tidak mengusir bibi itu, tapi dia yang ingin pergi. " kata Carson
" tidak.... "
" papah bohong.... "
" bahkan kemarin papah memarahi bibi Aletha saat di rumah sakit. " kata Aryni.
" itu karena papah tidak ingin dia mendekatimu " kata Carson
" bibi itu orang baik.... "
" lalu kenapa papah melarang nya" kata Aryni
" tidak.... "
" dia bukan orang baik, dia tidak sebaik yang kamu kira. " kata Carson
" papah yang jahat.... " kata Aryni
" Aryni sudah cukup.... "
" kamu masih kecil,, "
" kamu belum mengerti segalanya. " kata Carson
" apa semua orang dewasa seperti itu?? "
" apa papah juga berantam dengan mamah dan mengusir mamah. "
" sampai sekarang Aryni tidak memiliki mamah... "
" Aryni tidak membutuhkan mamah, asalkan papah membawa bibi kembali. "
" Aryni janji, Aryni tidak akan nakal lagi pada papah...."
" akan menuruti semua perkataan papah."
" tapi asalkan papah membawa bibi kerumah kembali lagi." kata Aryni menangis
" papah tidak akan melakukan kesalahan kedua kalinya untuk membawanya kesini. " kata Carson
" papah jahat.... "
" pokoknya Aryni tidak mau makan sebelum papah membawa bibi" kata Aryni
" baik.... "
" lakukan semaumu.... "
" jika kamu tidak mau makan, maka biarkan lah kamu kelaparan. "
" papah akan lihat sampai dimana kamu bisa menahan lapar mu. " kata Carson pergi meninggalkan kamar Aryni.
" papah jahat.... "
" Aryni benci papah" kata Aryni menangis.
__ADS_1
Namun Carson mengabaikan teriakan Aryni dan tetap pergi meninggalkan Aryni.