Istri Rahasia Sang Aktor

Istri Rahasia Sang Aktor
Chapter 19


__ADS_3

Setelah puas berbincang dengan tuan abraham anna pun keluar dari kamar tersebut dan membiarkan alex bersama ayah nya.


"Hai, nona anna. apa kau merasa nyaman bekerja dengan nya" Tanya Jose saat anna menunggu di ruang santai.


"Kalau kau merasa tidak nyaman bersama si kaku itu, bekerjalah dengan ku. kau akan ku jadikan patner ku bukan asisten." Ucap Jose lagi dan duduk di sebelah anna.


"Tidak tuan terima kasih, Saya cukup nyaman dengan pekerjaan saya saat ini." Jawab anna.


" Panggil saja aku jose. Jangan terlalu formal saat bicara dengan ku, Santai saja." Ucap jose


"Baik lah Jose"


Anna dan jose pun berbincang tanpa sungkan. Sifat supel dan humoris jose membuat anna yang cenderung cerewet menjadi seperti mendapat teman mengobrol yang nyaman. Sesekali jose membuat anna tertawa lepas dengan sifat humoris nya.


Setelah cukup lama alex berada dikamar sang ayah alex pun keluar dan melihat anna sedang tertawa lepas dengan jose.


Dengan wajah datar alex melangkah kakinya tanpa menghiraukan anna.


"Jaga ayah baik baik." Ucap alex saat akan pergi.

__ADS_1


Anna yang melihat alex pergi tanpa mengajak dirinya pun merasa heran dan segera menyusul alex keluar.


Anna melihat alex sedang duduk di bangku teras dengan sebatang rokok yang di sesap nya.


"Apa kita akan pulang sekarang tuan?" Tanya anna.


"Kenapa? apa kau masih ingin disini. dasar genit." Jawab alex ketus.


" kenapa lagi orang ini selalu saja marah padaku" Ucap anna dalam hati nya.


Alex pun berjalan ke arah mobil nya untuk pulang ke apartemen nya.


"Turun lah dan belilah bahan untuk dimasak, Sudah cukup lama kau tidak masak. Aku tidak mau kau terus menerus memakan gaji buta dariku." Ujar alex sinis.


kali ini Anna benar benar merasa sangat kesal dengan sikap alex padanya tanpa bicara apapun anna mengambil uang yang si suguh kan alex dan keluar dari mobil.


" Iiihhh.... rasanya ingin ku remas wajah nya itu biar ketampanan yang membuat nya menjadi sangat sombong itu menjadi sangat jelek. Bilang saja kalau dia sangat suka dengan masakan ku, apa Kata nya? aku memakan gaji buta dari nya!. memang nya siapa yang mengurus segala kebutuhannya? tentu saja aku!" Anna menghentakan kaki nya sambil terus menggerutu karena kesal.


Di dalam mobil alex tersenyum smirk melihat wajah kesal anna.

__ADS_1


Tapi seketika senyuman itu menghilang saat alex melihat seorang pria membekap mulut anna dan membawanya dengan sebuah mobil berwarna hitam.


Dengan sigap alex memacu mobil nya untuk mengikuti mobil yang menyekap anna.


Mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi.


Alex pun terus mengikuti mobil tersebut hingga sampai di sebuah hutan pinggiran kota mobil tersebut berhenti.


DDOORR....DDOOORRR....


beberapa orang keluar dan menembakan senjata yang di pegangang nya ke arah alex.


Satu orang lain nya membawa anna yang sudah tidak sadarkan diri.


Alex yang melihat anna di bawa seseorang pun mengambil beberapa senjata di dalam mobil nya.


Alex pun turun dari mobil dan baku tembak pun terjadi. Satu buah peluru mengenai lengan alex. Tapi alex berhasil menembak beberapa orang tersebut dan berusaha mengejar seseorang yang membawa anna.


Dengan tangan yang bercucuran darah alex terus mencari kemana anna di bawa.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2