
Anna mengerjapkan matanya, Saat ia merasa sesuatu bergerak di tubuhnya.
"Kau sedang apa?" Ucap Anna setelah melihat pakaiannya sudah tersingkap dan mendapati Alex sedang bermain di buah dadanya.
"Maaf, Kalau aku mengganggu tidurmu. Aku benar-benar menginginkannya." jawab Alex sambil terus bermain di dada Anna.
Anna menghembuskan nafas, Ia membiarkan Alex melakukan apa yang ia inginkan. Sementara Anna mengumpulkan kesadarannya lebih dulu.
"Aww... Apa yang kamu lakukan?" Ucap Anna saat Alex menggigit pucuk dadanya.
"Maaf, Aku terlalu bersemangat." Jawab Alex.
"Tapi Aku baru saja bangun tidur." Anna
"Ayolah! Aku benar-benar ingin saat ini." Jawab Alex memaksa.
"Bangunlah! Aku tau apa yang bisa membuatmu segar." Kata Alex
"Apa?" Jawab Anna
Tanpa Aba-aba Alex memangku Tubuh Anna dan membawanya ke kamar mandi.
"Apa yang kamu lakukan?" Anna kembali bertanya saat Alex membuat dirinya polos tanpa pakaian.
Alex Tidak menjawab, Ia terus membukakan pakaian Anna satu persatu.
Alex menyalakan shower sehingga Air membasahi tubuh mereka.
Alex melepaskan kemajanya, Dan mendekap Anna.
Tubuh polos mereka kini saling bersentuhan tanpa jarak.
Anna tidak bisa menolak saat Alex menyentuh dagunya dan mendekatkan wajahnya pada wajah Anna.
Di tengah guyuran air Alex menikmati bibir Anna.
Sebenarnya ini lumayan sulit dilakukan, Berciuman di tengah guyuran air membuat Anna lebih sulit mengatur nafas.
Tapi karena Alex yang begitu berpengalaman sehingga bisa membuat Anna menikmati permainan mereka.
Alex menghentikan ciumannya, Ia mematikan air shower dan mengambil shampoo.
Alex menaburkan sampo di telapak tangannya dan menggosokkannya di rambut Anna dengan sesekali memberikan pijatan di kepala Anna.
__ADS_1
Setelah selesai dengan shampoo, Alex mengambil Sabun untuk tubuh.
Alex tidak menuangkan sabun tersebut di shower Puff melainkan di telapak tangannya langsung.
"Apa yang akan kamu lakukan?" Tanya Anna saat melihat Alex menuangkan sabun di tangannya.
"Aku akan menyabuni tubuhmu, memang apa lagi." Jawab Alex
"Tidak perlu! Aku bisa sendiri." Anna menolak.
"Sudah kau diam saja." Alex bersi keras
Anna pun membiarkan Alex menggosokkan sabun tersebut di kulitnya dengan sangat lembut, Awalnya Alex menggosok lengan, leher dan punggung Anna.
Hingga Alex beralih menyabuni dada Anna, Anna terpejam saat tangan Alex kembali bermain di dadanya.
"Apa kau menikmatinya?" Tanya Alex saat melihat Anna terpejam.
"Sudahlah, Aku akan mandi sendiri." Jawab Anna ketus karena ingin menutupi perasaan malunya.
Anna kembali menyalakan shower, Dia ingin segera menyelesaikan mandinya.
"Jangan marah seperti itu." Ucap Alex kembali memeluk Anna dari belakang.
Alex mengangkat satu kaki Anna.
"Nikmati saja semuanya, Karena saat ini waktuku hanya untukmu." Ucap Alex berbisik.
Alex mendekap punggung Anna dan Miliknya pun tertanam di tubuh Anna.
Anna mencengkeram punggung Alex, Saat Alex melakukan penyatuan diantara mereka.
Guyuran air seolah tidak mampu mendinginkan panasnya permainan mereka.
Suara gemericik air pun menjadi nada tambahan untuk setiap erangan yang keluar dari bibir Anna.
Hampir tiga puluh menit mereka bermain di bawah guyuran air.
Anna terlihat lemas dengan bibir membiru, mungkin karena terlalu lama bermain Air.
Alex menopang penuh pertahanan tubuh Anna, karena Anna benar-benar sudah merasa lemas setelah beberapa kali mencapai puncaknya.
Alex pun menghentikan aksinya, karena Melihat Anna sudah tidak berdaya.
__ADS_1
"Apa kau lelah?" Alex bertanya
"Iya. Aku merasa sangat dingin, Rasanya tubuhku seperti mengigil." Jawab Anna dengan Napas yang masih terengah-engah.
"Kalau begitu kita sudahi saja." Alex mematikan shower dan memakaikan Anna Handuk kimono.
Alex pun membungkus rambut Anna yang basah dengan handuk kecil dan segera memangku-nya ke kamar setelah ia memakai handuk.
Alex membaringkan Anna di sofa dekat ranjang.
Anna berbaring dengan tubuh yang masih di balut handuk.
"Aku buatkan coklat panas." Ucap Alex.
Alex berlalu ke dapur untuk membuat secangkir coklat panas untuk Anna.
"Minumlah, Agar suhu tubuhmu segera stabil." ucap Alex sambil menyodorkan cangkir berisikan coklat panas tersebut.
"Terimakasih." Jawab Anna menerima cangkir tersebut
Anna pun meminumnya perlahan-lahan mengunakan sendok kecil.
Alex membuka koper yang mereka bawa untuk mengambil pakaian.
Tanpa malu-malu Alex berganti pakaian di hadapan Anna yang sedang Menikmati minumannya.
Setelah menggunakan pakaian lengkap yaitu Celana jeans dan kaos polos berwarna hitam, Alex duduk di samping Anna yang masih mengunakan handuk.
"Apa sudah lebih baik?" Tanya Alex.
"Ya, Dinginnya sudah berkurang." Jawab Anna
Alex bangkit dari duduknya dan mengambil hairdryer.
"Aku bantu untuk mengeringkan rambutmu." Alex melepaskan handuk kecil yang membungkus rambut Anna.
Anna tidak menolak, Ia membiarkan Alex mengeringkan rambutnya.
"Cepat kenakan pakaian, Kita akan keluar untuk mencari makan." Suruh Alex setelah selesai mengeringkan rambut Anna.
"Baiklah." Jawab Anna menurut.
Anna pun berganti pakaian, Ia memilih Celana jeans dan atasan lengan panjang.
__ADS_1
Bersambung.....