Istri Rahasia Sang Aktor

Istri Rahasia Sang Aktor
Chapter 32.


__ADS_3

Anna diam membisu sepanjang perjalanan menuju stasiun, Hatinya seperti merasa sakit saat harus berjauhan dengan Alex.


Walaupun Alex tak pernah menginginkan cinta darinya, Tapi Anna bisa berbuat apa?


Cinta datang dengan sendirinya.


Ingin rasanya Anna mencuri pandang pada Alex seperti yang biasa di lakukannya.


Tapi Anna tidak melakukannya, karena ia tidak ingin merasakan beratnya sebuah rindu.


Dengan wajah datar, Alex terus melajukan mobilnya.


"Turun!." Suruh Alex pada Anna.


"Tapi ini belum sampai stasiun tuan!" ucap Anna heran saat Alex memintanya untuk turun dari mobil.


"Ikut aku!!" Alex menarik tangan Anna.


"Tuan. Aku mau di bawa kemana?" Anna terus saja bertanya sepanjang Alex menarik tangannya.


Alex tidak menjawab, ia terus saja berjalan sambil terus menarik tangan Anna.


Hingga akhirnya Alex sampai di sebuah gereja.


"Untuk apa kita kesini?" Anna masih di buat bingung dengan kelakuan Alex.


Alex kembali menarik tangan Anna memasuki gereja tersebut.


"Nikahkan kami." Ucap Alex pada seorang pastur gereja.


"Tuan apa yang kau lakukan!!" Anna melepaskan genggaman tangan Alex dari tangannya.

__ADS_1


"Bukankah kau mencintaiku? Bukankah kau ingin memilikiku? untuk itu kita akan menikah." Jawab Alex.


"Tapi tuan. Saya tidak menginginkan pernikahan yang seperti ini."


"Lalu kamu ingin pernikahan yang seperti apa?"


"Aku ingin menikah dengan pria yang mencintaiku sepenuhnya."Ucap Anna lirih.


Air mata pun mulai tak terbendung dari pelupuk mata Anna.


"Tolong nikahkan kami." Ucap Alex lagi pada sang pastor.


"Baiklah."


Janji suci pernikahan pun di ucapkan, Air mata Anna semakin tak terbendung saat Alex mengucapkan janji suci pernikahan untuk Anna.


Dengan rasa tidak percaya Anna mengikuti langkah Alex untuk keluar dari gereja.


"Cepatlah!!.. Lamban.." gerutu Alex.


Anna tak begitu memperdulikan kemana Alex akan membawanya, Hatinya masih sangat shock dengan kejadian besar yang baru saja terjadi padanya.


"Kenapa kau diam saja?" Tanya Alex saat dalam perjalanan.


"Hah!! Ti-tidak! Aku tidak apa-apa." jawab Anna gugup.


"Apa kamu sudah merasa senang karena sudah menikah denganku!" Tanya Alex lagi


Anna terdiam karena tidak tahu harus menjawab apa.


"Kenapa tuan melakukan ini?" Tanya Anna pelan.

__ADS_1


"Aku melihat ayahku begitu menyayangimu, Aku tidak ingin melihat dia sedih karena kehilanganmu."


"Hanya karena itu? Hanya karena kasihan pada ayahmu kau menikahiku?"


Alex tidak menjawab, ia bahkan bingung dengan alasannya menikahi Anna.


"Sudahlah, yang terpenting saat ini kau akan terus bersamaku." Ucap Alex berkilah.


"Tapi tuan, setidaknya kau biarkan aku untuk melanjutkan hidupku. Biarkan aku hidup dengan pria yang mencintaiku dan akan menjagaku nanti."


"Kamu tenang saja aku akan menjagamu, dari apapun."


Anna menyandarkan kepalanya pada sandaran kursi.


Anna tidak tau lagi harus berbuat apa pada orang keras kepala yang ada di sisinya saat ini.


Alex tak terlalu memikirkan ucapan Anna, ia melajukan mobilnya menuju rumah orang tua Anna.


"Kita Akan kemana?" Tanya Anna saat tau Alex sudah membawanya keluar kota.


"Kita akan ke rumahmu, kita akan melakukan bulan madu, bukankah sepasang pengantin baru harus berbulan madu?"


"Apa yang kau katakan."Anna jadi di buat kesal dengan sikap Alex yang selalu berbuat semaunya.


"Sekarang kamu sudah bebas untuk memelukku, Ayo cepat peluk aku." Ucap Alex menggoda Anna.


"Siapa yang ingin memelukmu, Aku tidak pernah ingin memelukmu." Jawab Anna malu-malu.


"Sudah jangan malu-malu, peluk saja sini." Ucap Alex sambil menarik Anna kedalam pelukannya.


"Lepas!! Lepaskan aku!." Anna menolak dan berusaha melepaskan diri dari dekapan Alex.

__ADS_1


"Sudah diam jangan bergerak, aku sedang menyetir, kamu mau kita mati menabrak!." Ancam Alex.


Annapun tak lagi berontak Anna membiarkan tubuhnya bersandar dalam dekapan Alex.


__ADS_2