Istri Rahasia Sang Aktor

Istri Rahasia Sang Aktor
Chapter 34.


__ADS_3

Alex menggeliatkan tubuhnya, dan perlahan membuka mata.


Alex pun melihat arloji di tangannya, dilihatnya waktu sudah sore.


"Ah, ternyata cukup lama aku tertidur" Ucap Alex seraya mengusap wajah bantalnya.


Setelah meregangkan otot-ototnya Alex berjalan keluar dari kamar Anna, di lihatnya Anna sedang tertidur pulas di sofa ruang tamu.


"Ternyata dia juga tertidur." Ucap Alex mendekati Anna.


Di tatapnya wajah gadis mungil yang kini sudah jadi istrinya.


Ada sedikit rasa bersalah yang menghampiri Alex.


"Maafkan aku karena sudah menjeratmu dalam hubungan yang tersembunyi seperti ini. Aku hanya tidak tega kalau harus membiarkanmu hidup sebatang kara di dunia ini. Walaupun sampai saat ini aku belum bisa menjadi pasangan yang sesungguhnya untukmu tapi aku akan berjanji akan menjagamu."Ucap Alex dalam hatinya.


Setelah cukup lama tertidur, Anna pun menggeliat dan perlahan membuka mata.


"Kau! sedang apa menatapku seperti itu?" Tanya Anna terkejut.


"Hah, siapa yang menatap kamu, aku hanya menunggu kamu bangun karena aku sangat lapar." Ujar Alex mengelak.


Anna menyandarkan kepala untuk mengumpulkan kesadarannya.


"Hei!! malah bengong gitu,Aku lapar!" Ucap Alex mengagetkan Anna.


"Iya aku tau. Sabarlah sebentar aku kan baru bangun."Jawab Anna kesal.


"Disini tidak ada makanan, bagaimana kalau kita makan di luar saja." Sambung Anna.


"Yasudah, kalau begitu aku akan mandi dulu." Ucap Alex berlalu.


Setelah Alex pergi ke kamar mandi, Anna kembali merebahkan diri. Tubuhnya terasa lelah setelah membereskan rumahnya.


"Ayo, aku sudah si-- Ya Tuhan. kenapa kamu tidur lagi!" Teriak Alex.


Mendengar Alex berteriak Anna langsung beringsut dari tidurnya.

__ADS_1


"Iya maaf. Badanku rasanya pegal sekali setelah membersihkan rumah."Jawab Anna.


"Aku kan sudah bilang suruh orang lain saja untuk membersihkan rumah!"


"Ayo cepat!" Sambung Alex lagi.


"Iya sebentar,aku mau ambil dompet."


Anna pun mengajak Alex ke sebuah pasar yang tidak terlalu jauh dari rumah Anna,


Alex tampil sederhana dengan hanya memakai kaos dan celana jeans, karena jarak yang tidak terlalu jauh Anna mengajak Alex untuk berjalan kaki.


Anna mengajak Alex makan di sebuah restoran sederhana.


Dan berkeliling sebentar membeli beberapa camilan untuk mereka di rumah.


Sepanjang perjalanan pulang Alex merangkul Anna, mereka mengobrol begitu akrab.



"Akhirnya sampai juga!" desah Alex saat sudah kembali di rumah.


"Aku akan membersihkan kamar dulu!"Ucap Anna.


"Memangnya kau tidak lelah?" Tanya Alex.


Anna tidak menjawab pertanyaan Alex dan berlalu ke kamarnya.


Anna mulai membersihkan satu persatu barang-barang yang ada di kamarnya.


Anna tersenyum sendu saat membersihkan sebuah figura yang bergambar dirinya dan sang ibu.


Anna membersihkan dan mengusap wajah sang ibu dalam figura Anna kembali mengingat masa-saat sang ibu sering sekali memarahinya.


FLASH BACK ON


"Ibu aku pulang." Ucap Anna riang saat pulang sekolah.

__ADS_1


"Cepat bersihkan diri dan Ganti pakaian, setelah itu baru makan"Ujar ibu Anna Sambil terus memasak.


"Iya Bu." Jawab Anna.


Anna pun pergi ke kamarnya, Setelah di kamarnya Anna segera membuka ranselnya dan mengeluarkan sebuah poster bergambar Alexander Abraham.


"Akhirnya. Setelah menyimpan uang jajan ku selama beberapa hari aku bisa membeli poster Alexander Abraham yang terbaru." Ucap Anna antusias.


Anna memeluk dan menciumi poster yang baru saja di belinya.


"Sampai kapan kau akan memeluk dan menciumi poster itu?" Tanya ibu yang baru saja memasuki kamar Anna.


"Ibu. Bikin Anna kaget saja."


"Sudah cepat mandi sana!, jangan terlalu banyak berkhayal." sergah ibu.


"Iya,Iya. Ibu mengganggu saja. Anna kan sedang menghayal untuk menjadi pacarnya."


"Anna, Anna, kamu ini ada-ada saja. Berkhayal jadi pacar artis terkenal. bisa bertemu sekilas saja rasanya tidak mungkin."Jawab ibu.


"Ibu. Kenapa bicara seperti itu. Bukannya mendoakan supaya cita-cita anaknya tercapai." Ucap Anna merengut memajukan bibirnya.


"Memangnya sejak kapan kamu bercita-cita jadi pacar artis. Bukannya cita-citamu itu ingin menjadi dokter.?"


"Iya Bu, tenang saja. Nanti aku pasti akan menjadi dokter."


" Iya, ibu do'akan apapun yang kamu impikan tuhan akan mengabulkannya."


"Ah ibu, Anna sayang ibu." Ucap Anna Sambil memeluk ibunya.


"Ayo cepat sana mandi, badanmu berkeringat begitu." Suruh ibu.


"Iya iya." Anna pun menaruh poster yang baru di belinya dan berjalan menuju kamar mandi.


FLASH BACK OFF


Tak terasa bulir bening terhempas dari pelupuk matanya.

__ADS_1


Ibunya memang sangat cerewet, tapi Anna sangat menyayanginya.


__ADS_2