
Setelah beberapa hari tinggal di rumah Anna, Kini Alex dan Anna harus kembali ke kota.
Dengan sebatang rokok terselip di jemari, Alex terus mengemudikan mobilnya.
Rambut Anna tersapu angin saat ia melihat pemandangan jalan dari jendela yang terbuka.
Anna sesekali menatap Alex karena merasa heran dengan sikap suaminya itu.
Baru semalam Mereka menikmati malam panas penuh cinta seolah mereka adalah dua insan yang enggan untuk di pisahkan.
Tapi kini sikap Alex kembali pada pengaturan awal, Yaitu menjadi sangat cuek pada Anna.
"Kenapa?" Ujar Alex yang sebenarnya memperhatikan gerak-gerik Anna
"Tidak" Sangkal Anna
"Malam ini aku ada pekerjaan dan kemungkinan tidak pulang." Alex kembali membuka pembicaraan.
"Pekerjaan apa? Sepertinya kau tidak ada jadwal malam ini!" Jawab Anna
"Ada pekerjaan penting yang harus aku kerjakan." Alex
"Aku ingin ikut!" Kata Anna
"Tidak." Alex menolak
"Pokoknya, Kemanapun kau pergi aku akan mengikutimu." Anna tetap bersikukuh
"Sebaiknya kau di rumah saja. Pekerjaan ini terlalu beresiko." Jelas Alex Sambil terus mengendalikan kemudi
"Sampai kapan kau akan berada dalam dunia seperti itu? Apa kau tidak ingin memiliki kehidupan normal seperti manusia lainnya?" Ucap Anna
"Ini duniaku Anna. Dan inilah hidupku." Tegas Alex.
Ucapan Alex seperti menghunus tajam di dada Anna. Bagaimana tidak, Sebagai pasangan Anna seolah tidak memiliki sedikitpun kendali untuk Alex.
Anna pun memilih diam sampai tiba di rumah Alex.
"Kau jaga diri baik-baik. Jangan menerima tamu asing." Ucap Alex saat mobilnya sudah terparkir di depan rumahnya.
"Memangnya kau tidak masuk?" Tanya Anna
"Tidak! Aku akan langsung pergi." Jawab Alex
"Baiklah!" Ujar Anna sembari keluar dari mobil dengan raut kesal.
"Aku pergi dulu. Dan jangan lupakan pesanku tadi." Ucap Alex dan pergi.
Anna menghembuskan napas panjang.
Dan memutar tubuhnya setelah mobil Alex menghilang dari pandangannya.
Lalu Anna berjalan gontai memasuki rumah.
Anna pun langsung menghempaskan tubuhnya di sofa.
"Bahkan kau tidak mengecup pipiku saat akan pergi. Suami macam apa kau ini!" Gerutu Anna sembari melepaskan sepatunya dan berbaring.
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁🍁
Seperti biasa. Selalu ada tangan kokoh memeluknya saat Anna terjaga dari tidurnya.
Anna pun menikmati dekapan erat dari Alex,
Hingga beberapa bulan usia pernikahan Alex dan Anna. Tidak terlalu banyak hal yang berubah di antara mereka.
Mereka akan menjadi sepasang suami istri saat berdua.
Tapi mereka akan tetap menjadi Bos dan asisten saat di luar.
Terlebih saat di lokasi syuting.
Walaupun Alex sudah mengurangi pekerjaan baru, Tapi Alex Masih terikat dengan kontrak lama. Terlebih ia masih menjadi aktor favorit di negaranya sehingga masih banyak sekali tawaran film untuknya.
Sebenarnya Kadang Anna merasa bosan dengan keadaan ini. Di sembunyikan dengan alasan yang ia sendiri tidak tahu.
Terlebih hubungan antara Alex dan Casandra masih sering di beritakan di media.
"Kau memikirkan apa?" Ucap Alex yang melihat Anna seperti melamun.
Anna memutar kepalanya menghadap Alex.
"Tidak ada. Sebaiknya lepaskan tanganmu." Jawab Anna.
"Memangnya kenapa?" Alex malah mengeratkan pelukannya.
"Ayolah! Aku sudah tidak tahan ingin buang air." Ucap Anna
Anna terus meronta agar Alex melepaskannya.
Hingga akhirnya. Alex pun melepaskan pelukannya saat Terdengar suara yang di iringi bau tidak sedap dari bagian belakang Anna.
Sambil terbahak-bahak Anna pun turun dari ranjang dan berlari kecil menuju kamar mandi.
"Dasar kau, Jorok!" Teriak Alex Sambil melemparkan bantal dan menutupi hidungnya Agar bau tersebut tidak terus masuk ke hidungnya.
Terdengar Anna masih terbahak-bahak dari kamar mandi.
Sambil terus menutupi hidungnya, Alex pun meninggalkan kamar Anna dan pergi ke kamar atas sambil terus menggerutu kesal.
"Sebenarnya apa yang dia makan? Kenapa baunya sangat busuk sekali!" Gerutu Alex
Alex pun segera mandi dan bersiap-siap karena hari ini mereka ada pekerjaan.
Setelah siap dengan celana jeans dan kaos putih polos. Alex pun turun dari lantai atas.
Alex melihat Anna sedang menyiapkan sarapan dengan pakaian yang sudah rapih juga.
Anna menahan tawanya saat Alex menghampirinya.
"Kenapa kau?" Kata Alex saat Melihat Anna menahan senyum.
"Tidak apa-apa." Jawab Anna Sambil menyuguhkan teh yang ia buat.
"Kau tau? Itu sangat menjijikkan. Rasanya aku hampir mati sesak nafas." Ucap Alex dengan ciri khas nada ketusnya
__ADS_1
"Itu salahmu sendiri. Aku kan sudah bilang kalau sudah tidak tahan ingin buang air." Anna pun tidak kalah ketus.
Entah apa yang ada di dalam pikiran dua anak manusia ini.
Saat malam hari mereka akan menjadi pasangan yang super romantis.
Tapi saat siang hari mereka seperti kucing dan tikus yang tidak pernah akur.
Setelah selesai sarapan.
Alex dan Anna pun pergi ke lokasi syuting.
Sebenarnya hari ini Anna tidak terlalu bersemangat, karena hari ini Alex akan melakukan adegan dengan Casandra.
Ya. Anna harus menyiapkan perasaan dan mentalnya karena setiap ada adegan ciuman Alex dan Casandra akan melakukan adegan tersebut dengan sungguh-sungguh.
Dan benar saja.
Casandra langsung mengambil alih Alex saat baru sampai di lokasi syuting.
Berpelukan dan berciuman di depan umum sudah menjadi hal biasa di antara mereka.
Sementara Anna tidak bisa melakukan itu walaupun ia adalah istrinya.
Hati Anna Seolah memanas saat menyaksikan adegan romantis yang di lakukan Alex dan Casandra di kolam renang.
Anna tau kalau Alex hanya melakukan adegan syuting.
Tapi tetap saja ia tidak bisa mengendalikan rasa cemburunya.
Anna memilih untuk pergi dari sana dan duduk di sebuah kursi yang cukup jauh dari kolam renang.
Walaupun Anna sudah menjauh, Tapi tetap saja ia bisa melihat tubuh Casandra yang hanya di balut bikini seksi bersentuhan dengan tubuh Alex yang bertelanjang dada.
"Apa yang kau lakukan disini?" Ucap Alex yang ternyata langsung menghampiri Anna setelah menyelesaikan adegan di kolam renang.
"Tidak ada! Aku hanya sedang menenangkan diri saja." Cetus Anna sembari menyodorkan handuk pada Alex.
"Baiklah. Setelah adegan selanjutnya selesai kita makan siang di restoran dan langsung pulang." Alex mencoba membujuk istrinya yang sedang terbang api cemburu itu.
Hingga kegiatan syuting selesai Casandra masih terus menempel pada Alex.
"Alex Ayolah. Kita sudah lama tidak menghabiskan waktu berdua." Ucap Casandra membujuk Alex untuk pergi bersamanya.
"Tapi aku tidak bisa. Aku ada pekerjaan lain." Lagi-lagi Alex menolak ajakan Casandra
"Aku temani kau bekerja, Setelah itu kita pergi berdua." ucap Casandra lagi. Tapi kali ini Casandra menatap sinis Anna.
Seolah memberi kode kalau Anna tidak perlu ikut bersama mereka.
"Kali ini aku benar-benar tidak bisa, Mungkin di lain waktu kita akan pergi bersama." Ucap Alex memberi pengertian agar Casandra membiarkan ia pergi.
"Baiklah." Jawab Casandra kecewa.
Alex dan Casandra pun berciuman Sebelum berpisah.
Anna merasa setengah gila saat menyaksikan pemandangan seperti ini.
__ADS_1