Istri Rahasia Sang Aktor

Istri Rahasia Sang Aktor
Chapter 39


__ADS_3

"Yasudah kita pulang." Alex kembali mengemudikan mobilnya.


Anna memalingkan wajahnya yang bersemu karena malu, saat Pandangan mereka bertemu.


"Kenapa malu-malu seperti itu? Itukan bukan kali pertama kita berciuman." Ucap Alex


Anna semakin di buat malu saat Alex berkata fulgar seperti itu.


"Tidak, Aku tidak malu." Jawab Anna tanpa menoleh.


Alex menambah kecepatan mobilnya, karena ingin segera sampai rumah. Sampai-sampai ponselnya berdering pun ia abaikan.


"Ponselmu berdering" Anna mencoba memberi tahu.


"Aku tahu." Jawab Alex


"Kenapa tidak di angkat?" Anna


"Aku malas." Alex


Karena penasaran Anna sedikit mengintip siapa yang menghubungi Alex.


"Pacarmu menelpon!" Ujar ana sedikit sewot.


"Biarkan saja." Jawab Alex


Tak berapa lama Mereka pun sampai di tempat Alex.


Alex membantu menurunkan koper Milik Anna.


Anna menatap Alex dengan tatapan senang, karena Alex begitu romantis padanya.


"Bawa sendiri kopermu." Ujar Alex dan berlalu memasuki rumah.


Anna yang semula tersenyum senang menjadi kesal seketika.


"Baru saja aku di buat senang, langsung di buat kesal." Anna menghentakkan kakinya karena kesal pada alex dan menyeret kopernya kedalam.


Alex langsung pergi ke kamarnya yang berada di lantai atas, sementara Anna memilih kembali ke kamarnya yang ada di bawah.


Anna meletakkan kopernya begitu saja, dan langsung berbaring setelah membuka Hoodie yang dikenakannya.


Seharian dalam perjalanan membuat Anna merasa lelah.


hingga tanpa terasa ia pun terlelap.


Setelah hampir tiga puluh menit Anna tertidur, ia merasa ada pergerakan di sisinya.


Senyum indah Alex pun menjadi pemandangan indah saat Anna membuka mata.


"Sedang apa kau disini?" Anna berusaha menghindari tatapan Alex.


"Ini rumahku. Jadi aku bebas mau kemanapun." Jawab Alex sambil mengusap rambut Anna.


"Tapi ini kamarku," Jawab Anna


"Apa kamu lupa kalau kamu istriku. Tidak ada larangan kan seorang suami memasuki kamar istrinya?" Kata Alex

__ADS_1


"Sudahlah, Aku mau tidur." Anna membalik tubuhnya membelakanginya Alex.


"Tapi aku ingin melanjutkan yang tadi." Alex berbisik.


"Melanjutkan apa?" Anna balik bertanya


"Melanjutkan acara yang tertunda sayang." Alex langsung menciumi wajah Anna.


"Tapi Aku tidak Mau!" Jawab Anna dengan suara tidak jelas, karena Alex sudah menjelajahi bibirnya.


Tanpa aba-aba Alex melepas T-shirt yang di gunakan Anna.


Ia juga Langsung membuka penutup dada Anna.


Anna sampai kewalahan dengan perlakuan Alex yang sudah terlanjur kalap.


Dari wajah, leher, kini Alex bergerilya di dada Anna.


Alex ikut membuka kemejanya.


Dan kembali bermain di dada Anna.


Alex pun bersiap untuk mengeluarkan alat perangnya.


Ia siap membombardir Tubuh mungil Anna.


Tapi seseorang mengetuk pintu dengan sangat kasarnya.


"Shitt!!" Ujar Alex Sangat kesal karena ada yang mengganggu kesenangannya.


Alex pun menghentikan aksinya dan berjalan menuju pintu dengan bertelanjang dada.


Alex langsung membuka pintu dengan wajah kesal.


Ternyata James adiknya sudah berdiri dengan gagahnya.


"Kau, Ada apa?" Ucap Alex ketus.


"Kau ini kenapa? Saudaranya datang malah di sambut dengan ketus begitu." Ujar James


"Sudah, cepat katakan ada apa?" Alex


"Sepertinya aku tau, apa yang membuatmu menjadi begitu galak." Ujar James yang melihat sesuatu yang menegang.


"Kau ini cerewet sekali. Cepat katakan ada apa?" Alex.


"Baiklah- baiklah. Ini, aku hanya ingin mengantarkan ini. Ini hadiah dari Ayah untuk Anna, Aku sudah mengatakan akan mengantarkannya besok. Tapi Ayah memaksaku untuk mengantarkannya Sekarang juga." Ucap James menyerahkan sebuah kotak.


"Yasudah Pergi sana! Mengganggu saja." Gerutu Alex.


Jemes pun hanya tersenyum dan pergi.


Alex kembali mengunci pintu dan kembali ke kamar.


"Siapa?" Tanya Anna


"James." Jawab Alex singkat dan meletakkan kotak pemberian James.

__ADS_1


Alex langsung menyingkap selimut yang menutupi dada Anna.


Ia kembali bermain di sana.


"Itu pasti hadiah dari Ayah." Tanya Anna


dan hanya di balas dengan deheman oleh Alex


"Aku ingin melihat isinya." Ucap Anna


"Nanti saja, kita selesaikan dulu ini" Jawab Alex dengan galaknya.


Anna pun melupakan sejenak tentang hadiah, kini ia kembali melayani keinginan Alex.


Kini Alex sudah bermain di tubuh bagian bawah Anna yang sudah polos.


Alex pun hendak membuka celana jeans yang di pakainya.


Juniornya benar-benar sudah tidak tahan ingin di keluarkan.


Baru saja ia membuka kancingnya, Seseorang kembali mengetuk pintu.


"Astaga!!!" Alex benar-benar marah dan kesal.


Ia kembali mengancingkan celananya dan berjalan menuju pintu.


"Sialan! untuk apa dia kembali lagi, Awas saja kau." Gerutu Alex karena mengira James yang mengganggunya lagi.


Alex membuka pintu dan ingin langsung memarahi James.


Tapi ternyata bukan James yang datang.


Kini Casandra-lah yang datang.


"Alex kau kemana saja? Sudah beberapa hari aku mencarimu. Pesan dariku tidak kau balas, Bahkan Teleponku tidak pernah kau jawab." Ucap Casandra yang langsung masuk dan duduk di ruang tamu.


"Aku sibuk dengan urusan bisnisku. Memangnya ada apa?" Jawab Alex yang memijat dahinya.


Alex benar-benar kesal karena banyak sekali yang mengganggunya hari ini.


"Astaga Alex. Memangnya kau tidak tahu, kalau kau itu masuk nominasi Aktor terbaik tahun ini, Dan acaranya akan berlangsung malam ini." Ucap Casandra memberi tahu.


"Oyah! Aku jarang sekali membuka ponsel jadi aku tidak tahu." Jawab Alex.


"Kau akan datang kan? Kita akan berangkat bersama. Kau tenang saja, Nanti malam aku akan menjemputmu." Ujar Casandra


"Aku akan pergi sendiri, Jadi kau tidak perlu menjemputku." Ucap Alex.


"Baiklah, Sayang. Kita akan bertemu di sana. Aku akan pergi ke salon untuk mempersiapkan semuanya." Casandra


"Baiklah." Jawab Alex.


"Sampai jumpa sayang." Ucap Casandra sembari mengecup bibir Alex.


Mendengar ada suara Casandra, Anna langsung memakai kembali pakaiannya, Dan keluar.


Tapi sayang, saat Anna keluar Anna menyaksikan Casandra sedang mengecup bibir Alex.

__ADS_1


Bersambung....


Jangan lupa dukungannya Yaa...


__ADS_2