
Stevani begitu sibuk mempersiapkan pernikahan nya yang hanya tinggal menghitung hari.
Menjelang hari pernikahannya hati Stevany masih di Landa kegamangan.
Rasa cinta nya pada Alex benar benar harus di kubur dalam dalam.
Dia sadar kalau bagi seorang Alexander wanita hanya sebuah kesenangan untuknya.
Stevany pun teringat dengan Anna.
Seorang gadis polos yang terobsesi dengan Alex.
Stevany pun menghubungi Anna untuk mengingatkan agar tidak lupa untuk datang di hari pernikahan nya.
🍁🍁🍁
Anna sangat bahagia saat sampai di rumah kedua orang tuanya.
Hari sudah hampir malam.
Setelah selesai menyegarkan diri dengan mandi Anna berinisiatif untuk mengajak Alex mencari makan malam di pinggiran kota tersebut.
Saat malam hari akan banyak penjual makanan yang menjajakan dagangan nya.
"Tuan apa kau tak berniat mencari hotel untuk mu tinggal. Kau bilang akan berlibur di kota ini" Tanya Anna
"Aku akan tinggal disini !"Jawab Alex santai.
"Appaa !!!" Jawab Anna terkejut
"Bagaimana aku bisa berlibur kalau makhluk ini ada di sini" Batin anna.
"Saya akan mencari makan keluar. Apa anda ingin di belikan sesuatu?" Tanya Anna
"Aku akan ikut saja" Jawab Alex.
Merekapun bersiap dan menggunakan mantel karena cuaca cukup dingin.
__ADS_1
"Tunggu aku akan mengambil kunci mobilku" Kata Alex.
"Tidak perlu pakai mobil, disana akan sangat ramai orang jadi akan sangat lama sampai disana jadi kita jalan kaki saja."
"Baiklah" Jawab Alex.
Alexpun berjalan di sebelah Anna.
Setelah berjalan sekitar sepuluh menit merekapun sampai di sebuah tempat yang sangat ramai. Banyak kios makanan yang berjejer di pinggir jalan.
"Apa kau akan memakan makanan di pinggir jalan ini?" Tanya Alex.
"Iya, Anda tidak akan menemukan restoran mewah di kota terpencil seperti ini."
"Baiklah..." Jawab Alex.
Anna pun membeli beberapa makanan yang di masak secara dadakan, Karena makanan hangat terasa lebih nikmat bagi Anna.
Alex tertegun melihat kesederhanaan Anna.
wajahnya sudah terlihat sangat bahagia walau hanya dengan berjalan jalan di pasar malam seperti ini.
Semakin malam Suasana menjadi sangat ramai Alex pun berinisiatif untuk menggenggam tangan Anna karena takut akan berpisah di tengah keramaian.
Setelah cukup banyak membeli makanan dan minuman Anna pun mengajak Alex ke sebuah tempat tepat nya sebuah taman di pinggir danau. Anna mencari tempat duduk yang masih kosong. karena saat sore sampai malam tempat tersebut akan ramai di kunjungi oleh para keluarga ataupun sepasang kekasih untuk menikmati waktu bersama.
Setelah cukup lama berkeliling Anna pun menemukan tempat nyaman untuk duduk dan menikmati makanan nya.
"Ayolah Tuan Aku sudah sangat lapar," Kata Anna yang melihat Alex masih melihat lihat suasana disana.
"Apa kau yakin akan duduk di tanah seperti itu?" Tanya Alex saat melihat Anna duduk di atas rerumputan.
"Tidak apa apa tuan inikan ada rerumputan nya jadi tidak akan kotor. Atau kalau tidak tuan bisa duduk di atas sepatuku." Anna pun memberikan sepatu tanpa hak nya untuk di duduki Alex.
Alex pun duduk di sebelah Anna dengan ragu ragu. Terbiasa hidup di dunia gemerlap penuh kekayaan membuat alex merasa aneh kalau harus duduk lesehan di atas rerumputan seperti ini.
Setelah mencuci tangan nya dengan air mineral Anna pun menyantap makanan yang di belinya.
__ADS_1
Alex hanya terdiam memperhatikan Anna melahap makanan nya.
"Tuan kenapa tidak memakan makanan nya? Rasanya tidak akan senikmat saat masih hangat Kalau sudah dingin." Ucap Anna lagi.
Melihat Alex ragu ragu untuk memakan makanan nya Anna pun menyuapkan makanan di tangan nya pada alex.
"Ayo cobalah ini sangat enak kau harus mencobanya," Ujar Anna yang menyodorkan makanan pada mulut Alex.
Alexpun melahap makanan dari tangan Anna, "Ternyata benar rasanya memang sangat nikmat " Kata Alex saat sudah merasai makanan tersebut.
Anna hanya membalas dengan senyumnya.
"Kau tau tuan biasa nya aku akan kemari bersama kedua orang tuaku, Bagi kami datang ke tempat ini dan memakan makanan seperti ini saja sudah membuat kami bahagia. Kami akan tertawa bersama sama.
walaupun sekarang itu tidak akan pernah terjadi lagi. "Ujar Anna pilu.
Alex melihat gurat kesedihan di wajah Anna.
Dan mengerti kesedihan nya yang harus menerima keadaan bahwa dirinya sebatang kara.
Alex menyuapkan (menjejalkan tepatnya) makanan di tangan nya kemulut Anna.
Makanan yang Alex berikan cukup banyak sehingga membuat Anna kesulitan mengunyah.
Alex tertawa terpingkal pingkal saat melihat mulut kecil Anna di penuhi makanan seperti itu.
"Tuan, Apa yang kau lakukan!!!" Ucap Anna setelah berhasil mengunyah dan menelan makanan nya.
"Bukan nya kau yang bilang kalau makanan ini tidak nikmat kalau sudah dingin," Jawab Alex yang menahan tawanya
"Tapi tidak harus menjejalkan nya padaku kan!!" Ucap Anna merajuk dan memukuli bahu Alex..
Alex kembali tertawa saat melihat Anna merajuk.
"Uuhh...Aku sangat kenyang.." Kata Anna setelah menghabiskan makanan nya.
"Ayo kita pulang tuan " Ajak Anna.
__ADS_1
"Ayo.." Jawab Alex.
Merekapun kembali ke rumah dengan perut yang sudah terisi penuh.