
Satu pekan sejak Alex pergi, Alana seperti masih bisa merasakan keberadaan Alex di rumahnya.
Terlebih di kursi yang sedang Alana tiduri saat ini. Aroma tubuh Alex seolah masih tertinggal di sini.
"Ayolah, Alana. Kau pikir hidupmu akan berakhir indah seperti di buku novel. Kau pikir dia akan jatuh cinta padamu setelah pertemuan kemarin.
Dia tidak akan kembali untuk menemuimu Alana! Kau pikir kau siapa? Sebaiknya kau fokus pada hidupmu. Pikirkan apa yang akan kau lakukan jika kau benar-benar di keluarkan dari pekerjaanmu. Jangan sampai kau menjadi gelandangan nantinya" Alana bermonolog menasehati dirinya sendiri.
Alana pun bangkit dan berjalan menuju kamar untuk tidur.
Sebenarnya ia sangat gelisah. Akhir bulan hanya tinggal beberapa hari lagi.
Tapi ia masih ragu untuk menyerahkan berkas tentang berita Alex.
____________
Sementara Alex, Ia baru saja pulang setelah menyelesaikan sisa kontrak kerjanya.
Sampai hari ini, Ia belum ingin menerima kontrak kerja baru.
Setelah selesai mandi Alex mengambil sebuah amplop yang di berikan seorang pegawai apartemen.
Alex membuka amplop tersebut.
Ya ternyata isinya adalah sebuah undangan sebuah acara penghargaan bergengsi untuk para artis.
Setelah selesai membacanya dan mengetahui kalau acaranya akan berlangsung di pertengahan bulan depan.
Alex menaruh kembali undangan tersebut.
__ADS_1
Alex pun memilih untuk berbaring saja di ranjang.
Sudah satu pekan lebih, Alex tidak pergi ke klub atau casino lagi. Ia lebih memilih menyendiri di apartemennya.
Bahkan untuk karirnya, Alex sudah tidak terlalu bersemangat seperti tahun-tahun sebelumnya, Yang selalu yakin akan membawa piala sebagai aktor yang paling digandrungi di negara ini.
Entahlah! Akhir-akhir ini Alex seolah kehilangan minat dalam hidupnya.
Sedang nyaman berbaring di ranjang apartemennya, Tiba-tiba Ponsel yang ia taruh di meja rias berdering.
Ternyata Jose yang memanggilnya.
"Darimana saja kau? Sudah hampir dua pekan kau tidak datang ke rumahku. Apa kau baik-baik saja?" Tanya Jose
"Aku baik-baik saja. Belakangan ini aku sibuk bekerja di luar kota." Jawab Alex sedikit berbohong
"Baguslah kalau kau baik-baik saja." Jose
Jose pun mematikan sambungan telepon setelah mendapatkan kabar dari Alex.
Setelah selesai menelpon, Alex tidak kembali ke ranjangnya. Tapi kali ini ia hanya duduk di sofa.
Situasi saat ini benar-benar membuatnya bingung harus berbuat apa?
Hidupnya kosong, Tidak ada antusias dalam menjalankan pekerjaan atau apapun itu.
Alex hanya bisa merenung, Mencoba menanyakan pada dirinya sendiri tentang apa yang sebenarnya ia inginkan.
__ADS_1
Dan apa yang menjadi tujuan hidupnya sekarang!
🍂🍂🍂🍂🍂
Weekend ini Pieter menepati janjinya untuk mengajak Anna honeymoon.
Pieter mendatangi sebuah villa pribadi untuk dia dan Anna berlibur.
Pieter sengaja memilih nuansa alam untuk mereka honeymoon.
Tawa Anna begitu lepas, Saat mereka menikmati masa-masa manis pernikahan.
Setelah selesai berenang Mereka pun makan siang di villa.
"Apa kau senang setelah membuatku berenang di teriknya matahari seperti tadi." Ucap Pieter
"Lihatlah! Kulitku menjadi gelap seperti ini." Sambung Pieter.
"Aku sangat senang. Walaupun kulitmu berubah warna menjadi hijau aku akan tetap mencintaimu." Anna menjawab dengan sedikit gombalan.
"Sejak kapan kau pandai berkata-kata seperti itu?" Pieter malah balik menggoda
"Sejak hari ini." Jawab Anna yang langsung memeluk Pieter sembari tertawa.
"Terimakasih telah mengosongkan waktu untukku. Aku tidak menyangka kita akan berlibur selama satu Minggu." Anna benar-benar antusias.
__ADS_1
"Tentu saja, Aku akan melakukan apapun untuk membuatmu bahagia." jawab Pieter