
Saat tengah malam Anna sadar dari pingsan nya,
Anna mengerjapkan mata nya perlahan. kepalanya masih sedikit pusing Anna pun perlahan duduk bersandar di kepala ranjang nya.
Anna melihat sekeliling nya terlihat lah ruangan bernuansa serba putih.
Sebuah ruangan yang sangat mewah untuk sebuah ruang perawatan. Karena seumur hidup nya Anna tidak pernah tau kalau ada sebuah ruangan di rumah sakit yang lebih mewah dari kamar hotel.
Anna melihat Alex yang terlelap di sofa empuk dalam ruangan tersebut.
"Saat tidur seperti itu Kau benar benar tampan seperti malaikat tuan, Tapi kenapa saat kau bicara dengan ku kau sangat menakutkan seperti monster yang akan memakan ku" Gumam Anna
Anna melihat kearah nakas di samping nya berharap ada makanan di sana, Karena tidak sadar seharian perut Anna menjadi sangat lapar.
Anna pun sedikit kecewa karena Hanya ada segelas air di atas nakas tersebut.
Anna melihat jam di dinding ruangan tersebut. Dan jam menunjukan pukul 01:40 Anna menghembuskan nafas nya kasar.
"uuuhhh... Aku sangat lapar.Tengah malam begini aku mau cari makanan di mana?"
Anna mencoba memejamkan matanya untuk kembali tidur.
Tapi Tidak sadarkan diri seharian membuat nya benar benar tidak bisa tidur di tambah dengan rasa lapar yang sudah meremas remas perut nya.
Karena merasa sudah tak ingin tidur Anna pun duduk di sofa yang berhadapan dengan sofa yang dipakai alex.
Anna memuaskan hati nya untuk berlama lama nenatap wajah teduh alex saat sedang terlelap.
"Kapan lagi aku bisa berlama lama menatap nya seperti ini. Karena saat bangun dia Akan membulat kan mata nya saat melihat ku" Ucap anna pelan.
Karena merasa seperti ada orang bicara Alex pun membuka matanya.
"Aaaaaaaa" Alex berteriak Terkejut karena melihat sesosok perempuan berwajah pucat dengan rambut berjuntai .
"Aaaaaaa" karena terkejut mendengar alex berteriak Anna pun ikut berteriak.
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan , Kenapa kau memelototiku seperti itu?" Ucap alex marah marah.
"Tidak. Aku tidak melakukan apa apa aku hanya sedang duduk saja. Kenapa tuan ketakutan seperti itu" Anna.
"Tidak.aku tidak takut! Aku cuma kaget pas buka mata liat kamu dengan wajah pucat dan rambut seperti itu.Sangat jelek." Alex
Anna pun memanyunkan bibir nya karena kesaal saat di sebut jelek.
"Benar kan saat sudah bangun kau sangat menyebalkan" gerutu Anna.
Anna pun berjalan perlahan untuk kembaLi ke ranjang nya.
"Ada Apa? Sejak kapan kamu bangun.?" Tanya alex
"Satu jam yang lalu tuan" Anna
"Ya sudah. Ini masih malam tidur lah lagi" Suruh alex
"Iya tuan" Jawab Anna
"Kenapa masih belum tidur?"Alex
"Saya tidak mengantuk tuan" Anna
"Apa kamu akan menatap ku seperti tadi sampai pagi !"
" Tidak Tuan. Sa..saya laparr..." Ucap Anna lirih.
" Kenapa tidak membangun kan ku dari tadi kalau kamu lapar malah memelototiku" Alex pun berjalan menuju sebuah meja kecil di sudut ruangan dan mengambil sebuah paper bag berwarna coklat.
Alex pun memberikan paper bag tersebut pada Anna.
" Apa ini tuan.?" Anna
"Buka Saja" Alex
__ADS_1
Anna pun membuka paper bag berwarna cokelat tersebut.
"Waaaahhh... Roti cokelat. Apa ini untuk saya tuan?"
"Kau fikir untuk siapa? Sudah makan lah aku akan kembali tidur. Jangan memelototiku seperti tadi,wajah Tampan ku ini sangat mahal"
"Terimakasih tuan." Anna pun memakan roti cokelat kesukaan nya dengan lahap.
Sebelum alex benar benar memejamkan mata nya. Alex melihat anna begitu senang mendapatkan roti cokelat kesukaan nya dan memakannya dengan lahap.
"Dasar gadis roti cokelat" Gumam alex.
"Kenapa tuan?" Ucap Anna saat mendengar alex berbicara.
"Tidak apa apa. Sudah aku mau tidur jangan ganggu lagi."
"Baik tuan"
Anna pun melanjutkan aksinya memakan roti cokelat vaforit nya.
🌻🌻🌻🌻
Hai... para readers yang budiman....
Jangan lupa Tinggalin jejak kalian yaa...
Tinggalin like vote and rate nya buat author...
Salam manis buat kalian...💗
Semoga kalian sehat selalu...💞
Tanks you All...
💟💟💟
__ADS_1