
Setelah puas dengan makan malam dan berjalan jalan sebentar Alex dan Anna pun kembali ke rumah Anna.
Setelah selesai mengganti pakaian nya dengan piama Anna pun menghampiri Alex yang masih duduk di ruang tamu.
"Tuan anda bisa tidur di kamar ku. Aku akan tidur di kamar orang tuaku."Kata Anna pada Alex.
Anna pun meninggalkan Alex dan masuk kedalam kamar ayah dan ibunya.
Anna menatap sendu kamar tersebut.
Kamar dimana kedua orang tuanya mengistirahatkan tubuh mereka setelah lelah dengan pekerjaan nya.
Anna merebahkan tubuhnya di ranjang.
Anna mengusap dan menciumi ranjang tersebut berharap masih bisa merasakan bau tubuh kedua orang tuanya.
Anna sangat merindukan mereka merindukan dua orang yang sangat menyayanginya.
Setelah selesai bersantai Alex pun berjalan menuju kamar Anna untuk tidur.
Alex sedikit terkejut setelah memasuki kamar Anna. Sebuah kamar berukuran kecil bila di bandingkan dengan rumah nya ini tidak lebih besar dari kamar mandi nya.
Kamar Anna di hiasi banyak poster dan kata kata penyemangat.
__ADS_1
Sebuah senyuman muncul di ujung bibir Alex
saat melihat ada beberapa poster dirinya yang di tulis kata Aku mencintaimu di setiap potret dirinya.
Alex mengamati segala yang ada di kamar Tersebut.
"Apa dia sudah gila. bisa mencintaiku sebelum mengenal bahkan melihatku pun belum pernah. dasar gadis konyol."Ucap Alex pelan.
Setelah puas mengamati kamar tersebut Alex membaringkan tubuh nya di atas kasur milik Anna.
"Benda ini tidak terlalu keras untuk di sebut kasur, Ucap Alex sebelum memejamkan matanya.
Pagi pagi sekali Anna sudah terbangun dari tidur nya. Anna pergi ke pasar untuk ber belanja bahan makanan yang akan di masaknya.
Alex sudah duduk bersandar di teras saat Anna kembali setelah berbelanja.
" Tuan kenapa kau sudah bangun, ini masih sangat pagi." Ucap Anna
"Kasur mu sangat keras itu membuat seluruh tubuhku sakit. "Jawab Alex.
"Tidak ada yang memintamu untuk tinggal di sini.Kau bisa mencari hotel atau penginapan yang mewah di kota" Jawab Anna kesal.
"Kenapa kau sensitif sekali. Aku hanya akan mengajakmu untuk membeli kasur baru." Jawab Alex ketus.
__ADS_1
Anna berjalan menuju dapur untuk membereskan belanjaan nya.
Alex pun mengikuti Anna ke dapur.
"Apa kau sudah mencintaiku sejak masih remaja," Tanya alex.
Anna sedikit terkejut dengan pertanyaan Alex.
" Ti.. tidak.Kenapa tuan bertanya seperti itu ," Jawab Anna gugup.
"Semua buktinya ada di kamarmu." Ucap Alex sambil mencuci buah apel yang di beli anna.
"Anggap saja itu hanya sebuah obsesi seorang anak remaja tuan," Jawab Anna sambil terus melanjutkan pekerjaan nya membereskan belanjaan.
"Apa saat ini kau masih terobsesi padaku" Tanya Alex lagi.
"Bukan nya kau selalu bilang kalau semua wanita akan terobsesi padamu tuan." Jawab Anna .
Alex memicingkan bibirnya karena sedikit terkesan dengan ucapan Anna.
"Kau bisa menunggu di depan tuan. Aku akan memasak kalau kau tetap di sini aku tidak bisa menyelesaikan pekerjaan ku." Ujar Anna tegas.
"Cepat selesaikan pekerjaan mu karna kita akan pergi membeli kasur baru." Ucap Alex sambil memakan apel di tangan nya.
__ADS_1
"Katanya Aku diberikan cuti selama satu Minggu, Tapi kenapa dia malah membuntuti ku kesini. pake bilang kasurku keras.dasar orang kaya sombong. dia kan bisa liburan ke tempat lain bisa tinggal di hotel mewah tapi kenapa malah mengikuti ku kesini. Kalau dia terus mengikuti begini itu sama saja aku tidak mendapat libur karena aku akan terus melayani segala keperluan nya. Sangat menyebalkan..!!!." gerutu Anna.