Istriku Seorang CEO

Istriku Seorang CEO
Pengumuman


__ADS_3

Assalamualaikum semuanya.


Ketemu lagi deh. Author mau kasih pengumuman buat season 2 nya itu dipisah ya. Soalnya beda judul. Walau seperti itu, tokoh Idris dan Nanda masih tetap dimunculkan. Karena mereka berdua kan orangtuanya Ai. Begitu ya semuanya.


Author udah mempertimbangkan dengan baik buat season 2 kali ini. Semoga aja kalian terhibur ya. Kalian tunggu up nya. Insya Allah Januari up deh. Author udah mulai nulis si, tapi nunggu judul yang lain end dulu. Biar gampang. Ngga double" gitu ya.


Setuju ngga?. Jangan lupa like and vote ya nanti. Semoga kalian suka.


***


Bonus cerita kelahiran dua adik kembar Ainin ya.


***


Hari itu, Nanda tengah duduk menonton TV di ruang tamu. Sedang Ainin masih belajar di sekolahnya. Nanda sendirian di rumah karena Idris pergi ke supermarket untuk membeli keperluan.


Tanggal kelahiran sudah cukup dekat, membuat Nanda menjadi waspada. Tepat di hari itu, Nanda merasakan nyeri yang luar biasa. Untung saja, Idris pulang tepat pada waktunya.


"Yah, sakit banget."


Idris yang mendengar Nanda kesakitan segera mendekat. Ia melihat air ketuban Nanda sudah pecah. Dengan sigap, Idris menaruh semua barang-barang dan menggendong Nanda.


"Kamu tenang ya. Kita ke rumah sakit sekarang." ucap Idris seraya mendudukkan Nanda di samping kursi kemudi.


"Ya Allah, kuatkan aku." ringis Nanda.

__ADS_1


Mobil mulai bergerak membelah jalan raya yang sepi. Idris membawa Nanda ke rumah sakit tempat mereka kontrol.


"Bagaimana dengan Ai, Yah?" pertanyaan Nanda membuat Idris teringat dengan anaknya.


"Nanti aku jemput dia. Kamu ngga perlu khawatir."


Nanda di gendong Idris masuk ke dalam rumah sakit. Para dokter dan suster langsung masuk ke sebuah ruangan. Termasuk Idris yang harus menemani Nanda di dalam.


***


Dua tangis bayi membuat Idris menangis. Ia tak menyangka jika Nanda bisa melahirkan secara normal. Ia mengecup kening Nanda yang berkeringat dan memeluknya.


"Selamat Pak. Anaknya sehat." dokter dan suster menyerahkan dua orang bayi kembar kepada Nanda dan Idris.


***


"Yah, ko kita ke ke rumah sakit?" pertanyaan itu lolos begitu saja dari putri kecilnya.


"Ayah punya kejutan buat kamu. Tunggu ya." itulah yang Idris jawab dari pertanyaan anaknya.


Sesampainya mereka di rumah sakit, Idris mengandeng tangan kecil anaknya dan pergi ke ruang rawap inap dimana Nanda dirawat.


"Assalamualaikum."


Nanda yang tengah tidur dengan dua anaknya terbangun ketika mendengar suara.

__ADS_1


"Waalaikum salam."


Nanda tersenyum melihat siapa yang baru datang.


"Ini kejutannya." ucap Idris sembari menunjuk dua orang bayi yang tengah tidur disamping Nanda.


"Dedek."


Ai berlari dan memeluk Nanda dan juga adiknya. Ia terlihat senang melihat adiknya sudah lahir. Nanda dan Idris tersenyum melihat Ai yang begitu antusias atas kelahiran adiknya.


Sampai disitu dulu ya.


Semoga terhibur.


Jangan lupa like and vote yah.


Terimakasih.


Wassalammualaikum. Sampai ketemu lagi.👋


Jangan lupa baca karya baru Author donk.



__ADS_1


__ADS_2