Istriku Seorang CEO

Istriku Seorang CEO
Episode 87


__ADS_3

✨Kejutan untuk Nanda✨


Sebulan telah berlalu dengan cepat. Nanda dan Idris menikmati setiap waktu dengan banyak bersyukur. Sekarang usia kandungan Nanda sudah memasuki umur sembilan bulan lebih. Dan sebentar lagi keduanya akan menjadi orang tua.


"Tinggal sepuluh hari lagi, sayang... Aku udah ngga sabar..." ucap Idris mengelus perut Nanda yang sudah membesar.


"Iya mas aku juga udah ngga sabar..." balas Nanda dengan tersenyum semanis mungkin.


"Oh ya, tadi ayah minta katanya kita suruh ke kediaman..." ucap Idris yang teringat pesan ayah Rama beberapa jam yang lalu.


"Jam berapa?" tanya Nanda.


"Katanya malam sekitar jam delapan..." jawab Idris.


"Oke deh... Aku bakal siapin baju buat kita kesana..." ucap Nanda yang langsung bersemangat.


Nanda lupa jika hari ini adalah hari dimana umurnya bertambah. Sedangkan Idris telah bekerja sama dengan seluruh anggota keluarga Firma untuk membuat kejutan. Maka dari itu Idris terpaksa berbohong jika Nanda harus pergi ke kediaman Firma.


Nanda menyiapkan baju couple untuk dirinya dan juga Idris. Ia merasa sangat bersemangat sekarang. Walau dengan perut yang membesar, Nanda selalu berusaha untuk melakukan aktivitas seperti biasa. Sekarang Omah sedang berada di kediaman Firma untuk membantu membuat kejutan untuk cucunya.


Tepat jam delapan malam. Nanda dan Idris sudah siap dengan baju couplenya. Mereka segera bersiap dan masuk ke dalam mobil. Rumah baru itu dijaga oleh Mak Ijah dan Bi Anik didalamnya.

__ADS_1


"Tumben mas ayah suruh kita kesana..." ucap Nanda sembari memasang sabuk pengaman.


"Aku juga ngga tau... Mungkin ayah kangen sama calon cucunya..." balas Idris sembari melajukan mobilnya di jalan raya.


"Kamu bisa aja..." ucap Nanda menepuk lengan Idris karena gemas.


Sekitar lima menit, akhirnya Nanda dan Idris sampai di kediaman Firma. Penjaga gerbang segera membukakan gerbang ketika tau mobil siapa yang akan masuk. Setelah mobil masuk dan terparkir cantik, Nanda dan Idris segera keluar dari mobil. Mereka berjalan dengan bergandengan tangan ketika masuk ke kediaman.


"Lho, kok sepi si..." ucap Nanda heran dengan seisi ruangan yang begitu sepi. Lebih sepi dari biasanya.


"Aku punya kejutan buat kamu... Tapi kamu harus tutup mata dulu yah..." ucap Idris dengan tangan memegang kain berwarna hitam yang tadi sudah ia siapkan.


"Kejutan apa mas? Tumben deh?" tanya Nanda yang mulai merasa curiga.


Idris segera menutup mata istrinya dengan kain hitam. Lalu ia menuntun Nanda ke taman belakang yang cukup besar dan luas. Disana seluruh keluarga Firma telah berkumpul bersama. Ada lilin berjejer di disepanjang jalan yang Nanda lalui. Tepat ditengah taman, Idris berhenti.


Naya yang sudah paham dengan maksud kakak iparnya segera berdiri tepat di belakang Nanda. Sedangkan Idris bersiap dengan kue ulang tahun ditangannya. Dalam hitungan satu, dua dan tiga. Naya membuka penutup mata Nanda.


"Selamat ulang tahun sayang..." ucap Idris bersamaan dengan seluruh keluarga berkumpul.


Mata Nanda seketika berkaca-kaca melihat kejutan yang ada di hadapannya. Ia tak menyangka jika hari ini adalah hari ulang tahunnya yang ke dua pukul tiga. Idris mendekat dan menyodorkan kue itu kepada Nanda.

__ADS_1


"Ayo tiup sayang..." ucap Idris.


Nanda pun meniup lilin tersebut dengan perasaan yang sangat bahagia. Setelah lilin itu mati, Idris mencium kening Nanda. Fotografer yang sudah ayah Rama siapkan memotret setiap moment dengan jeli. Agar hasilnya bagus seperti apa yang diinginkan.


"Selamat ulang tahun buat istriku tersayang... Semoga ulang tahun ke dua puluh tiga ini membuat kamu banyak bersyukur atas bertambahnya umurnya kamu... Jadi pribadi yang lebih dewasa lagi... Dan bisa menjadi ibu terbaik buat calon anak kita kelak..." ucap Idris dengan sangat kepada Nanda.


Mendengar doa dari sang suami, Nanda tak kuasa menahan air matanya. Ia merasa bahagia bercampur sedih sekarang. Seketika Nanda memeluk Idris dengan erat, setelah Idris memberikan kue ulang tahun itu kepada Naya.


"Makasih mas atas doanya... Aku bahagia bisa menjadi istri kamu..." ucap Nanda yang membuat semua orang tersenyum.


"Aku juga bahagia..." balas Idris sembari mengecup puncak kepala Nanda.


Setelah itu, Nanda memotong kue ulang tahun yang bertuliskan 'Mabruk alfa mabruk istriku sayang' dan dibawahnya tertulis angka '23'. Nanda menyuapi kue tersebut kepada semua orang. Dan memeluknya satu persatu.


✨Gaesss👋✨


Alhamdulillah bisa up untuk hari ini. Jangan bosan-bosan yah. Jangan lupa like and vote sebanyak-banyaknya yah. Biar Author tambah semangat lagi buat nulisnya. Hehehehe. Jangan lupa juga donk baca karya baru Author.


Pluto's Eight Companions.


Ceritanya ngga kalah seru.

__ADS_1


✨Semoga terhibur 😊✨


__ADS_2