Istriku Seorang CEO

Istriku Seorang CEO
Episode 82


__ADS_3

✨ Alhamdulillah ✨


Tiga hari sudah keluarga Firma menunggu jawaban dari pak Andre selaku sekretaris presiden. Akhirnya penantian mereka berujung dengan kebahagiaan. Pak Andre memberitahu seminggu lagi ada waktu kosong bagi pak presiden, jadi hari itulah keluarga Firma bisa bertemu.


"Pak Andre memberitahu ayah, seminggu lagi kita bisa ke Jakarta..." ucap ayah Rama memberitahu.


"Alhamdulillah..." ucap seluruh anggota keluarga bahagia.


Seminggu kemudian, keluarga Firma bersiap pergi ke Jakarta. Mereka menggunakan dua mobil mewah. Mereka juga membawa dua sopir pribadi agar tidak kelelahan di perjalanan.


"Mas... Akhirnya kita sampai..." ucap Nanda ketika mereka sampai di sebuah hotel mewah.


"Iya alhamdulilah..." balas Idris.


Pak Andre sudah menyiapkan semuanya. Pak presiden pun sudah diberitahu. Hari itu setelah keluarga Firma semalam tinggal dihotel, akhirnya dapat berjumpa dengan pak presiden di sebuah restoran seperti keinginan Nanda.


"Assalamualaikum pak presiden... Terima kasih anda mau meluangkan waktu yang begitu berharga untuk kami..." ucap ayah Rama sembari menjabat petinggi negara.


"Waalaikum salam... Senang bisa bertemu dengan kalian... Alhamdulillah hari ini saya tidak ada jadwal kerja... Jadi bisa kemari..." balas pak presiden.


"Silahkan duduk pak presiden..." ucap pak Andre sambil menarik kursi di sebelahnya.


"Terima kasih..." balas pak presiden lalu duduk di kursi yang sudah disiapkan khusus.

__ADS_1


Seketika restoran mewah itu menjadi sangat ramai. Para tentara yang bertugas menjaga pak presiden pun dengan siap siaga berjaga di depan. Tetapi semua dilarang mendekati pak presiden apalagi meminta berfoto. Karena saking banyaknya pengunjung yang datang.


"Terima kasih pak presiden... Alhamdulillah saya bisa bertemu dengan anda dan makan bakso bersama... Sekali lagi terima kasih..." ucap Nanda dengan perasaan sangat bahagia.


"Sama-sama... Saya juga sedikit heran... Baru kali ini ada yang meminta bertemu dengan saya dengan alasan ngidam... Hahahah... Saya jadi ingin tertawa..." balas pak presiden yang membuat seluruh anggota keluarga Firma tertawa.


"Hahahaha...." tawa pun pecah seketika.


Tak berapa lama bakso spesial yang mereka pesan pun sampai. Beberapa pelayan datang dan menyajikannya dengan sangat hati-hati. Mereka semua makan dengan lahap termasuk pak presiden.


Selesai dengan acara makan bakso, keluarga Firma berfoto bersama dengan pak presiden sebagai bentuk kenang-kenangan. Pak presiden pun dengan senang hati menuruti apa yang diinginkan oleh ibu hamil.


"Terima kasih sekali untuk pak presiden... Kali sangat bahagia dan senang bisa bertemu... Apalagi keinginan anak kami sudah terpenuhi... Semoga menjadi baik di kemudian hari untuk cucu kami..." ucap ayah Rama.


"Sama-sama... Kalau saya punya waktu luang, saya akan berkunjung ke perusahaan Firma Group... Saya dulu juga pernah berkunjung ke perusahaan RESA Group..." balas pak presiden.


"Yang ini? Suami bu Nanda?" tanya pak presiden menunjuk ke arah Idris.


"Iya pak benar... Saya Zafran Idris... Penerus ayah saya menjadi CEO..." jabat Idris.


"Senang bertemu dengan mu... Semoga anak kalian menjadi anak yang sholeh dan sholehah yah... Kalau begitu saya pamit... Karena masih ada urusan..." ucap pak presiden yang diangguki oleh seluruh keluarga.


"Saya pamit... Assalamualaikum..." ucap pak presiden.

__ADS_1


"Waalaikum salam..." balas pak presiden.


"Terima kasih yah Andre..." ucap ayah Rama sembari memeluk teman SMK nya dulu.


"Sama-sama... Saya pamit juga..." balas pak Andre.


Seluruh keluarga mengantar pak presiden hingga mobil. Banyak orang yang berdatangan membuat parkiran yang tadinya luas menjadi sangat sempit. Dengan sigap dan waspada para tentara menjaga pak presiden hingga masuk ke dalam mobil.


Pak presiden melambaikan tangan ketika mobil dengan perlahan berjalan. Seluruh keluarga Firma pun membalas lambaian itu.


"Mari kita pulang ke hotel..." ucap ayah Rama.


"Mari..." balas semuanya.


Besok harinya, keluarga Firma pulang ke Semarang. Rasa bahagia itu terus hingga di hati mereka semua. Bagaimana tidak?. Jarang sekali ada yang bisa bertemu dengan pak presiden seperti tadi. Hanya dengan alasan ngidam. Seketika berita tersebut viral di media sosial.


Nanda begitu bersyukur kemauannya bisa tergapai. Ketika ia di mobil, tak henti-hentinya ia mengungkapkan syukur pada yang kuasa. Karena bisa membuat ia bertemu dengan pak presiden. Walau hanya sekedar makan bakso bersama.


✨Gaes👋✨


Untuk hari ini segitu dulu yah. Jangan bosan-bosan. Karena masih banyak part tersembunyi setelah ini. Jangan lupa like dan Vote sebanyak-banyaknya yah. Biar Author tambah semangat nih. Hehehe. Baca juga donk karya Author yang baru.


Pluto's Eight Companions.

__ADS_1


Semoga terhibur.


✨Sampai jumpa di episode selanjutnya 👋✨


__ADS_2