Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama

Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama
Salah Paham


__ADS_3

Seminggu setelah pesta pernikahan Dimas dan Sisil.


Aditya, Reza beserta istrinya masing-masing janjian ketemuan disebuah Cafe. Hanya mereka berempat karena Dimas dan Sisil belum pulang dari honeymoon mereka.


Aditya dan Reza sengaja memilih tempat yang nyaman untuk para ibu hamil yang ingin menikmati suasana dan hidangan makan malam di Cafe ini.


Mereka memilih duduk di sofa empuk agar istri mereka bisa duduk bersandar dan bersantai.


"Kak aku ke toilet sebentar ya..." ucap Alexa.


"Ayo aku temani" ajak Aditya.


"Tidak usah Kak, aku bisa sendiri kog lagian toiletnya juga gak jauh di ujung sana" tunjuk Alexa.


"Ya sudah, kamu hati-hati ya sayang" ucap Aditya pada Alexa.


Alexa berjalan menuju kearah toilte. Lima menit kemudian dia baru keluar dari kamar mandi, mungkin karena gerakannya sedikit lambat dikarenakan perutnya yang semakin besar membuat Alexa lebih berhati-hati.


Saat hendak berjalan menuju meja tempat mereka duduk Alexa melewati lorong sempit dari ujung kamar mandi yang terhubung dengan taman. Alexa berpapasan dengan seorang laki-laki yang berjalan sambil membuka hp nya sehingga tidak sengaja menabrak Alexa dan Alexa terjatuh diatas rerumputan taman.


Aditya yang merasa resah karena istrinya terlalu lama kembali dari kamar mandi sehingga dia menyusul istrinya menuju toilet.


Aditya menyiksakan kejadian saat istrinya jatuh karena bertabrakan dengam lelaki yang ada di hadapannya.


"Alexaaaaa...." Teriak Aditya.


Reza yang mendengar suara teriakan Aditya sontak berlari menyusul Aditya.


Ketika Aditya melihat siapa laki-laki yang bertabrakan dengan istrinya, tanpa sadar dia langsung memukul lelaki itu penuh dengan emosi.


"Kamu sengaja ya mau menyakiti istri dan anak-anakku yang ada di dalam kandungan?" ucap Aditya.


"Maaf aku tidak sengaja Dit, dan aku tidak melihat istri kamu di depan aku" jawab lelaki itu yang tak laim Satria.


"Alasan, kamu fikir aku tidak tau kamu sudah lernah mencoba mencelakainya. Kamu kan dalang dari penyerangan pada kami saat di Bandung dan kamu juga dalang penculikan yang menargetkan istriku tali ternyata suruhan kamu salah mengenali orangnya" ungkap Aditya.


"Apa, jadi kamu yang sudah menculik istriku dulu?" tanya Reza.


Reza ikut memukul Satria bersamaan dengan Aditya.


Alexa merintih karena perutnya terasa sakit.


"Kaaak, Reza... sudah-sudah... tolong aku" ucap Alexa sangat pelan sehingga Aditya dan Reza tidak mendengar suaranya.


Lidya yang menyusul Reza dari belakang akhirnya sampai di lokasi tempat Alexa terjatuh dan melihat pakaian Alexa berdarah.

__ADS_1


"Abang sudah.. hentikan. Kak Adiiit tolong Sandra bajunya berdarah" teriak Lidya.


Sontak Aditya dan Reza terkejut mendengar teriakan Lidya. Mereka segera menghentikan aksinya memukuli Satria yang tak kenal ampun.


"Sayang kamu berdarah. Apa yang sakit?" tanya Aditya.


"Perutku Kak sakit sekali" rintih Alexa.


"Kak Adit kita harus segera membawa Sandra kerumah sakit" ajak Reza.


"Iya Za. Ayo..." Aditya segera menggendong Alexa.


"Awas kamu. Kalau sesuatu terjadi pada istri dan anak-anakku aku tidak akan segan-segan mencobloskan kamu ke dalam penjara" Ancam Aditya pada Satria.


Aditya, Reza dan Lidya segera berjalan menuju mobil dan mereka menaiki satu mobil saja agar lebih praktis dan cepat sampai ke rumah sakit terdekat.


Satria yang sudah babak belur segera dibantu oleh para pelayan Cafe. Sungguh dia tidak menyangka dan tidak sengaja melakukannya.


Semua memang karena kecerobohannya yang tidak memperhatikan sekelilingnya dan terlalu sibuk memegang hp.


Sial, kenapa jadi seperti ini? umpat Satria dalam hati.


Sementara di pelataran parkir Rumah Sakit Reza sudah memarkirkan mobilnya tepat di depan pintu masuk Rumah sakit.


Aditya segera menggendong Alexa masuk ke dalam ruang UGD. Para dokter dan perawat yang berjaga tampak menyambut kedatangan pasien mereka.


"Istri saya tadi terjatuh Dokter ke lantai" jawab Aditya.


"Tolong bapak ceritakan bagaiman posisi Ibu tadi saat jatuh?" dokter bertanya lagi.


"Awalnya istri saya sedang berjalan tiba-tiba tabrakan dengan seseorang yang ada dihadapannya dan dia jatuh ke lantai dengan posisi terduduk" jawab Aditya


"Baiklah akan kami periksa terlebih dahulu. Bapak silahkan tunggu di ruang tunggu" perintah dokter.


Tiga puluh menit berikutnya.


"Suaminya Ibu Alexandra" panggil perawat.


"Ya Suster" jawab Aditya dan langsung berdiri mendekati sang perawat.


"Silahkan Pak temui dokter kandungan diruangannya" ucap si perawat.


Aditya bergegas mengikuti perawat dan masuk keruangan dokter kandungan.


"Silahkan duduk Pak" sapa dokternya ramah.

__ADS_1


Aditya duduk di depan meja kerja dokter tersebut.


"Bagaimana keadaan istri dan anak-anak saya dalam kandungan dok?" tanya Aditya sudah tidak sabaran.


"Alhamdulillah kandungannya baik Pak dan anak-anak Bapak sehat-sehat semua. Pendarahan tadi hanya dikarenakan benturan. Tapi istri Bapak istirahat dulu di Rumah Sakit ya beberapa hari ini. Ibu belum boleh banyak bergerak untuk menghindari pendarahan" ucap dokter tersebut.


"Alhamdulillah.. terimakasih dokter" jawab Aditya.


"Silahkan Pak, Ibu akan segera kita pindahkan keruang rawat inap" ucap dokter dengan ramah.


"Baik. Sekali lagi terimakasih ya dok" Aditya menjabat tangan dokter kemudian melangkah keruang UGD tempat Alexa mendapatkan pertolongan pertamanya .


"Gimana Kak kondisi Sandra?" tanya Reza yang segera mendekati Aditya ketika keluar dari ruangan dokter kandungan.


Tampak Lidya berjalan dengan pelan-pelan mengikuti suaminya dari belakang.


"Alhamdulillah, semua baik-baik saja. Pendarahannya karena benturan. Sekarang Alexa akan dipindah keruangan rawat inap" jawab Aditya.


"Alhamdulillah syukurlah" sambut Reza.


Alexa kemudian dibawa beberapa perawat untuk dipindahkan keruangan rawat inap.


Setelah Alexa istirahat diatas tempat tidur kamar


"Kak, kakak jangan marah sama kak satria ya, dia gak salah. Aku juga tadi gak hati-hati saat keluar dari kamar mandi. Tadi aku jalannya lihat kebawah karena aku berjalan sambil benerin pakaianku" ungkap Alexa.


"Iya sayang... aku gak mau mempermasalahkannya lagi yang penting kamu dan kandungan kamu baik-baik saja" jawab Aditya.


"Tapi kasian Kak Satria kalian gebukin sampai dia babak belur" ucap Alexa mengingat kejadian di Cafe tadi.


"Habis aku emosi San dengar kalau ternyata dia dalang penculikan Lidya dulu" sahut Reza.


"Sudah..sudah.. kalian jangan menyimpan dendam, ingat kami istri-istri kalian sedang mengandung. Saat istri lagi hamil sebaiknya jauhi hal-hal yang buruk" ucap Lidya pada suaminya.


"Iya Za, semua cuma salah paham, yang penting semua baik-baik saja jadi jangan dipermasalahkan lagi semuanya" sambung Alexa.


"Sayang aku kabari Mama Papa ya" ucap Aditya.


"Jangan Kak, nanti mereka terkejut lagi dan aku gak mau ngerepotin mereka. Kalau dengar berita seperti ini takutnya mereka langsung terbang ke Jakarta. Kasihan mereka Kak. Aku kan sudah tidak apa-apa" jawab Alexa.


"Baiklah kalau itu mau kamu. Yang penting kamu istirahat ya" ucap Aditya


"Iya Kak. Sepertinya dokter memberiku obat ya. Aku kog ngerasa ngantuk ya?" tanya Alexa.


"Bisa saja sayang agar kamu bisa istirahat dengan tenang. Sekarang kamu tidur ya" jawab Aditya.

__ADS_1


...........


BERSAMBUNG


__ADS_2