
Dua minggu berlalu, Alexa sudah aktif kembali bekerja setelah seminggu dia istirahat dirumah. Walau perutnya sudah semakin besar dikarenakan usia kandungannya yang berjalan dan ditambah dia sedang mengandung anak kembar tetapi Alexa tidak mau tetap tinggal dirumah. Alasannya dia bosan kalau dirumah.
Aditya mengabulkan semua permintaan Alexa dengan syarat Alexa tidak boleh terlalu lelah bekerja. Kebanyakan aktivitaa Alexa di kantor hanya memeriksa jurnal dan keuangan perusahaan selebihnya ada asistennya yang mengerjakan semua pekerjaannya.
Siang itu Aditya kedatangan tamu. Sekretarisnya memberi kabar kalau ada tamu wanita yang ingin menemuinya. Wanita itu mengaku teman lama Aditya.
Tok...tok..tok..
"Silahkan masuk" ucap Aditya dari dalam ruangannya.
Kemudian masuklah tamu wanita yang dikatakan sekretarisnya tadi.
"Maaf Dit kalau aku mengganggu kamu bekerja" sapa wanita itu
Aditya sangat terkejut mendengar suara wanita yang menyapanya barusan.
"Cinta, ngapain kamu kesini?" tanya Aditya, perasaannya jadi tidak enak karena kedatangan Cinta.
"Aku ingin menyampaikan sesuatu" ucap Cinta.
"Silahkan duduk" Aditya mempersilahkan tamunya untuk duduk di sofa didalam ruang kerja Aditya.
Cinta kemudian mengambil posisinya dan duduk di sofa tersebut.
"Ada perlu apa kamu ke sini?" tanya Aditya tanpa basa basi.
"Aku mewakili suamiku ingin meminta maaf. Dua minggu yang lalu suamiku pulang dengan wajah penuh luka. Saat aku tanya mengapa dia pulang dengan kondisi seperti itu dia jawab karena dia tidak sengaja menabrak istri kamu saat di Cafe dan membuat istri kamu terluka. Aku bersyukur keadaan istri kamu dan kandungannya baik-baik saja. Maaf kalau aku baru bisa datang sekarang karena aku menunggu waktu yang tepat untuk bertemu kamu" tutur Cinta panjang.
__ADS_1
"Aku dan istriku sudah melupakan masalah itu Cinta dan mengapa kamu hanya menemuiku? harusnya suami kamu yang datang dan menemui istriku bukan aku, kan dia yang terluka" jawab Aditya.
"Maaf Dit, sepertinya egonya sebagai laki-laki yang membuatnya seperti itu. Dia merasa kalau aku masih berharap kembali pada kamu. Aku akui saat ketemu kamu lagi setelah dua tahun aku memang masih berharap kembali pada kamu, tapi setelah kamu menikah dan melihat kamu bahagia aku sadar ternyata cinta kamu memang hanya untuk Sandra. Kamu sungguh menyesal dulu pernah meninggalkanmu Dit. Aku minta maaf" Cinta berbicara sambil menangis.
Aditya menatap wajah Cinta, ada kesungguhan dimatanya.
"Setelah aku mengenal Sandra lebih jauh aku tahu dia memang lebih pantas untuk kamu. Dia bisa merubah sosok kamu yang dingin dan kaku menjadi lebih hangat dan bahagia. Kamu terlihat lebih mudah tersenyum dan bercanda dari pada dulu. Kamu bukan Aditya yang aku kenal dulu. Adit yang sulit sekali menunjukkan isi hati dan kasih sayangnya pada orang lain dan karena alasan itu aku meninggalkanmu. Sandra wanita yang hebat, dia kuat dan ceria bisa mengisi kekosongan hati kamu bahkan mungkin sudah sejak dulu namanya sudah ada di dalam hati kamu" ungkap Cinta.
"Sekarang kamu sudah bahagia mempunyai rumah tangga yang sempurna dan sebentar lagi kamu akan menjadi orang tua. Aku juga ingin mencapai kebahagian itu Dit, memiliki rumah tangga seperti kamu bersama Mas Satria. Maaf kalau kami dulu sudah menyakiti dan mengkhianati kamu. Sudah tiga tahun kami berjuang untuk memiliki momongan tapi sampai sekarang kami belum diberi amanah itu Dit, amanah seorang anak yang dititip Allah untuk keluarga kecil kami. Aku harap dengan selesainya semua masalah diantara kita bisa membuat semuanya lebih baik" ucap Cinta.
"Aku sudah memaafkan kalian Cinta. Aku tidak menyimpan dendam pada kalian. Mungkin ini sudah jalan kehidupan dunia, pertmuan dan perpisahaan tidak bisa kita hindari semua sudah ketentuan Allah. Bangunlah rumah tangga kamu yang bahagia bersama Satria. Aku tau dia benar-benar tulus mencintai kamu bahkan sudah sejak lama kan? Sejak kita masih kuliah? Aku tau itu. Sekarang raih dan bangunlah rumah tangga kalian dengan cinta dan kasih sayang, InsyaAllah semua pasti akan lebih indah" jawab Aditya.
"Terimakasih Dit, sampaikan maafku juga untuk istri kamu. Maaf kemarin kami tidak datang menjenguknya ke rumah sakit. Tolong sampaikan salamku padanya. Aku tahu dia wanita yang baik dan solehah. Semoga kalian selalu diberi kesehatan, kebahagiaan dan selalu dalam lindungan Allah SWT" ucap Cinta tulus.
"Sama-sama Cinta, aku juga berdoa yang sama untuk kamu dan Satria" jawb Aditya.
"Apakah kita masih bisa berteman seperti dulu Dit?" tanya Cinta.
"Sekali lagi terimakasih Dit. Sekarang aku sudah sangat lega. Kalau begitu aku pamit pulang ya" Cinta undur diri.
"Baiklah Cinta, hati-hati di jalan" Jawab Aditya.
Aditya dan Cinta saling berjabat tangan. Kemudian Cinta keluar dari ruangan Aditya berjalan menuju parkiran mobil dan bergerak menjauh dari perusahaan ADS Corp.
Cinta tidak mengetahui kalau ada sepasang mata yang mengawasinya.
Kamu tidak berubah juga Cinta, malah sekarang kamu sudah lebih berani untuk menemui Aditya secara diam-diam. Kamu tidak mendengarkan peringatanku padamu. Sudah aku katakan kalau memang Aditya harus aku lenyapkan, aku bersedia untuk melakukannya. Mungkin itu jalan terbaik bagi kamu untuk melupakannya. Lihat saja, kali ini aku tidak main-main. Umpat pria itu di dalam mobil.
__ADS_1
Lelaki itu kemudian melajukan mobilnya dengan sangat kencang, amarah telah menguasai hatinya. Dia tidak sudi jika istri yang telah lama ia cintai masih juga mencintai mantan kekasihnya.
Yah lelaki itu adalah Satria. Satria sengaja mengikuti kepergian istrinya ke perusahaan Aditya, karena beberapa hari ini setelah kejadian pemukulan Aditya padanya di Cafe dua minggu yang lalu, Satria merasa ada yang direncanakan istrinya.
Satria memantau semua gerak-gerik istrinya selama dua minggu ini dan ternyata firasatnya tidak salah. Siang ini istrinya sangat berani secara terang-terangan menemui Aditya di kantornya.
Satria tidak menyangkan istrinya berani melakukan tindakan nekat itu. Hatinya sangat sakit dan kecewa karena sudah dari dulu dia memperingatkan istrinya tapi kata-katanya sepertinya tidak ditanggapi Cinta.
Dia marah, sangat marah sekali. Cintanya seperti di khianati, sampai saat ini istrinya belum juga bisa menerima cinta tulusnya. Cinta yang telah ada sejak mereka kuliah.
********
"Dim aku keluar sebentar, aku mau bertemu Reza diluar. Memantau proyek kerjasama perusahaan kita" Ucap Aditya.
"Oke Dit. Nanti biar aku dan Sisil yang antar Sandra pulang tadi Sisil bilang dia mau ketemu Sandra. Katanya mau kasi oleh-oleh" Jawab Dimas.
"Kalau begitu aku titip istriku ya, sampai ketemu diapartemenku nanti sore sepulang kerja" ucap Aditya sambil berjalan menuju tempat proyek kerjasama antara perusahaannya dan perusahaan Reza.
Sore harinya setelah selesai memantau proyek mereka Aditya langsung pamit pulang pada Reza. Mereka berpisah menuju apartemen masing-masing.
Sore itu jalanan licin karena hujan deras baru saja membasahi jalanan.
Ditengah perjalanan saat Aditya sudah bebas dari kepadatan lalu lintas tiba-tiba ada mobil dari arah yang berlawanan melaju sangat kencang dan berjalan menuju kearah mobilnya.
Aditya sangat terkejut, dia memijak rem mobil dengan kekuatan penuh tapi karena jalan masih basah dan licin kecelakaan tak dapat terelakkan lagi.
Aditya tidak sadar kan diri dan darah mengalir dari kepalanya.
__ADS_1
.............
BERSAMBUNG