
Alexa, Lidya dan Sisil sedang bersantai di depan TV sambil ngobrol tentang pekerjaan mereka masing-masing.
"Lid, Sil aku mau pindah kerja" ucap Alexa.
"Kemana San?" tanya mereka berbarengan.
"Masih di Jakarta cuma pindah perusahaan aja" jawab Alexa.
"Perusahaan apa?" tanya Lidya.
"ADS Corp" jawab Alexa singkat.
"ADS Corp, perusahaan pertambangan minyak yang besar itu San?" tanya Sisil terkejut.
"Kamu tau juga perusahaan itu?" Alexa balik bertanya.
"Tau donk, itukan perusahaan besar. Walau baru berdiri sekitar 3 atau 4 tahun tapi Perusahaan itu sangat sukses, perkembangannya sangat pesat. Dia punya beberapa kantor cabang di Aceh, Riau, Kalimantan bahkan sudah sampai Papua" ucap Sisil.
"Iya aku juga dengar begitu" jawab Alexa.
"Kamu melamar sebagai apa disana?" tanya Lidya.
"Mereka lagi membutuhkan manager keuangan di kantor pusatnya di Jakarta, aku baru lihat email lowker aku. Jadi aku coba kirimkan lamaran dan sudah ikut tes ke 2. Tinggal tes akhir habis itu pengumuman.
"Waow.... keren banget kamu San" ucap Sisil.
"Semoga berhasil ya San" Lidya memberikan dukungannya.
"Terimakasih ya teman-teman. Doain aku lolos ya" pinta Alexa.
Mereka melakukan pelukan teletubbis andalan mereka.
****
Alexa menjalani tes terakhir di ADS Corp. Tes terakhirnya adalah wawancara dengan para pemilik perusahaan ini.
Dari yang Alexa dengar ADS Corp adalah perusahaan yang didirikan oleh 3 orang pendiri yang sudah lama berteman sejak mereka kuliah. Tapi siapa mereka Alexa tidak mengenal wajahnya.
__ADS_1
Alexa menjalani tes dengan sangat percaya diri. Berbekal pengalamannya bekerja di bagian keuangan di perusahaan sebelumnya dan ditambah dengan kecerdasan yang dimilikinya Alexa lulus menjadi manager keuangan di perusahaan tersebut.
Dia berhasil menjadi manager termuda dan satu-satunya manager perempuang yang ada di ADS Corp. Tentu itu merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan baginya tapi prestasinya itu tidak membuat Alexa sombong ataupun tinggi hati.
Alexa bekerja dengan cekatan, cerdas dan ramah pada semua rekan kerjanya.
Setelah bekerja di perusahaan ini baru Alexa tau ternyata para pendiri ADS Corp adalah para pria muda yang tampan dan sangat cerdas. Setelah tamat kuliah mereka mendirikan sebuah perusahan kecil dan dengan kerja keras mereka selama sekitar hampir 4 tahun perusahaan ini sudah berkembang sangat pesat dan besar.
Alexa sudah mengenal dua dari tiga pendiri ADS Corp bahkan salah satu dari mereka terlihat mencoba untuk mendekati Alexa tetapi Alexa hanya menanggapinya dengan dingin.
Setelah kenal lebih dekat dengan para pendiri perusahaan Alexa mengetahui bahwa ADS Corp adalah kepanjangan dari nama para pemilik perusahaan. Saat ini Alexa hanya tau dua nama karena memang dua pendiri itu sering berhubungan dengannya.
Mereka adalah Dimas dan Sandy, sedangkan kepangjangan A dari nama perusahaan itu dia tidak tau dan belum pernah sekalipun bertemu dengannya. Menurut informasi yang dia dapatkan satu lagi pendirinya itu juga seorang laki-laki yang sudah satu tahun tidak pernah muncul di kantor pusat. Dia sedang mengurus kantor cabang yang baru buka di Kalimantan.
Dan informasi yang dia dapatkan dari para staffnya orang tersebut sangat kejam dan berhati dingin tidak seramah Dimas dan Sandi. Bahkan Dimas sangkin ramahnya terkenal playboy di perusahaan tersebut.
Sering sekali para karyawan melihat beliau keluar bersama para wanita yang berbeda-beda bahkan para wanita-wanita itu tak segan untuk datang ke perusahaan tersebut. Itu sudah menjadi rahasia umum dikalangan para karyawan tapi tidak ada yang berani secara terang-terangan membicarakannya.
Alexa baru selesai menghadiri rapat dengan para pemilik perusahaan dan para manager. Mereka melakukan rapat bulanan yang rutin diadakan untuk melaporkan kinerja mereka selama sebulan itu.
Saat hendak keluar dari ruangan rapat salah satu pemilik perusahaan yang bernama Dimas mengajak Alexa untuk makan siang diluar.
Sampailah mereka disebuah Restourant mewah di Jakarta. Restourant ini terkenal dengan masakannya yang enak dimasak oleh koki terbaik di kota ini.
Dimas sengaja memesan meja privat untuk mereka makan berdua.
Alexa mencoba memecah keheningan antara mereka.
"Maaf Pak saya boleh tanya sesuatu tentang ADS Corp?" tanya Alexa.
"Boleh, kamu mau tanya apa San?" Dimas balik bertanya.
"Apa benar nama ADS Corp itu diambil dari singakatan para pendiri perusahaan Pak?" tanya Alexa.
"Benar" jawab Dimas singkat.
"D dari nama Pak Dimas dan S dari nama Pak Sandi, trus A dari nama siapa Pak? Saya hanya lihat Bapak dan Pak Sandy aja di kantor?" Alexa kembali bertanya.
__ADS_1
"A itu dari nama Aditya" jawab Dimas.
Deg.... Jantung Alexa terasa berhenti berdetak.
Aditya.... seperti namanya? Ah jangan terlalu cepat menyimpulkan sesuatu Lexa, nama Aditya banyak di Indonesia ini. Belum tentu itu nama dia. Ucap Alexa dalam hati.
"Trus Pak Adityanya dimana Pak, kog saya tidak pernah lihat dia dikantor?" Tanya Alexa penasaran.
"Dia itu suka berpetualang dan senangnya blusukan. Saat ini dia ada di Papua tapi dia lama tinggal di Kalimantan. Kadang juga dia ke pulau Sumatera. Dia suka tinjau langsung ke lapangan. Kalau saya dan Sandy lebih senang kerja di Jakarta saja" Dimas menjelaskan.
"Ooo..." Alexa menyimak penjelasan Dimas.
"Saya kemarin gak lihat biodata kamu dan tidak datang saat kamu tes wawancara. Katanya kamu berasal dari Medan ya?" tanya Dimas.
"Iya Pak tapi saya kuliah di sini" jawab Alexa.
"Sama seperti Aditya, dia juga dari Medan. Dia pasti senang ketemu teman sekampung" ucap Dimas.
Apa? Pak Dimas bilang Pak Aditya itu juga berasal dari Medan? Tidak... tidak... Lexa kamu jangan berfikiran macam-macam. Kamu sudah memutuskan untuk melupakannya, jadi jangan lagi memikirkannya. Ada peperangan di dalam hati Alexa.
"Kapan Pak Aditya itu balik ke Jakarta Pak?" tanya Alexa.
"Gak tau, dia itu sulit ditebak apa maunya. Orangnya pendiam dan terkesan dingin bahkan kalau orang yang tidak mengenalnya menganggap dia sosok yang kejam. Tapi kenyataannya tidak begitu, Aditya itu sebenarnya baik kog tapi ya memang lebih pendiam dari pada saya dan Sandy" ucap Dimas.
Tak lama pelayan datang membawa makanan yang mereka pesan. Alexa dan Dimas menikmati makan siang sambil ngobrol santai.
"Sebelum kerja ADS kamu kerja di perusahaan apa San, dan apa jabatan kamu?" tanya Dimas.
"Sebelumnya saya kerja di PT. ABC Pak, menjabat Asisten Manager Keuangan. Trus saya dengar ADS Corp mencari seorang Manager Keuangan, jadi saya melamar ke sini untuk memperluas karier saya Pak" jawab Alexa.
"Saya sih gak mengerti soal laporan keuangan San karena basic saya teknik. Menurut saya kamu itu hebat, masih umur segini sudah menjadi seorang manager" puji Dimas.
"Bapak lebih hebat masih muda sudah punya perusahaan sebesar ADS Corp, ya walau bareng teman-teman Bapak mendirikan perusahaan ini" Alexa balas memuji.
"ADS Corp ini berkembang pesat bukan karena usaha saya sendiri San. Sebenarnya yang lebih bekerja keras itu Aditya. Dia yang banting tulang kesana kemari mengurus perusahaan. Terjun langsung kelapangan menyelesaikan masalah di luar kota. Kalau aku dan Sandy cuma terima bersih aja mengatur kantor pusat" ucap Dimas.
"Ah Bapak bisa banget merendah" canda Alexa.
__ADS_1
Hahaha... mereka berdua tertawa dan melanjutkan makan siang. Setelah selesai makan mereka kembali balik ke kantor.