Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama

Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama
Dunia Serasa Milik Berdua Part 2


__ADS_3

Saat santai berdua nonton TV..


"Yank..." panggil Aditya.


"Ya Kak.." jawab Alexa.


"Bi Leha biar aja ya tetap bekerja walau pun kamu sudah sembuh. Kasihan dia butuh pekerjaan untuk membantu keluarganya. Lagian aku gak mau kamu kelelahan setelah dari kantor harus ngurus rumah lagi" ucap Aditya.


Ini sikap Aditya yang dari dulu tidak pernah berubah, selalu tidak tega melihat orang yang kesusahan dan Alexa sangat bersyukur punya suami seperti Aditya.


"Iya Kak nanti aku bilang sama Bi Leha agar dia tetap bekerja walaupun aku sudah sembuh" jawab Alexa.


Bi Leha hanya bekerja pada jam kerja. Kalau weekend saat Aditya libur, Bi Leha juga libur. Alasannya karena Aditya bisa mengurus Alexa sendiri pada saat dia cidera kemarin.


Seperti hari ini sedang weekend dan hanya mereka berdua saja yang ada di apartemen ini. Aditya duduk disofa dan Alexa tidura disampingnya. Kepala Alexa mendarat di paha Aditya dan Aditya membelai lembut rambut istrinya.


"Kak..." panggil Alexa


"Hemm..." Aditya sedang memain-mainkan rambut Alexa.


"Kakak masih cemburu sama Reza?" tanya Alexa.


"Masih" jawab Aditya.


"Kakak kan tau bukan Reza orang yang kucintai selama ini" ucap Alexa.


"Aku cemburu karena dari dulu dia yang selalu ada didekat kamu sampai sekarang. Dia yang lebih mengenal kamu, dia yang selalu ada untuk kamu, dia yang paling mengerti kamu bahkan dia yang bisa membuat kamu tertawa bahagia" ujar Aditya.


"Tapi dia kan sahabat aku kak. Posisi dia berbeda dengan kakak. Aku hanya sayang padanya seperti rasa sayang pada keluarga" jawab Alexa.


"Dulu aku selalu iri melihat kalian selalu berdua. Pulang dan pergi sekolah bareng, pramuka bareng, taekwondo bareng, belajar bareng bahkan bermain bareng. Setiap kalian bermain gitar di depan teras rumah kamu sering aku ingin ikut bergabung" ungkap Aditya.


"Owyah? trus kenapa Kak Adit gak nyamperi kami?" tanya Alexa.


"Dulu kan ceritanya aku takut kamu isengin" Aditya tersenyum


"Iya yah.." Alexa tertawa.


"Aku paling senang melihat kamu bernyanyi sambil memetik gitar. Setiap aku pulang dari mesjid aku selalu curi-curi pandang untuk melirik kamu" ucap Aditya.


"Kakak sih pakai acara gengsi padahal aku juga nyanyi di depan teras sengaja cari perhatian kakak sekalian cuci mata lihat wajah kakak" jawab Alexa.


"Lucu ya kita dulu" mereka tertawa bersama.

__ADS_1


"Kenapa gak dari dulu aja ya kita tau perasaan masing-masing?" tanya Alexa.


"Itu rahasia Allah. Semua akan indah pada waktunya. Kalau seandainya dulu kita sama-sama tau perasaan masing-masing tentu kita tidak akan punya kenangan seindah sekarang ini. Mungkin juga akan lain ceritanya. Kita pacaran trus berantem seperti anak-anak remaja trus putus. Bisa jadi sekarang kita malah saling membenci" jawab Aditya menjelaskan.


"Iya juga ya kak" Alexa mencoba meresapi kata-kata Aditya barusan.


"Tapi kakak jangan cemburu lagi sama Reza donk, kan gak asik gara-gara menikah aku gak bisa temanan atau bertemu Reza lagi. Lidya aja bisa mengerti hubungan aku dan Reza" protes Alexa.


"Iya sayang, kakak juga mengerti kog. Kalian juga pasti punya banyak kenangan bersama bahkan kenangan bersamanya lebih banyak dari pada kenangan bersama kakak. Ya kan?" tanya Aditya.


Alexa menganggukkan kepalanya.


"Tapi ada syaratnya" ucap Aditya.


"Apa Kak?" tanya Alexa penasaran.


"Kamu harus bisa jaga sikap saat bersamanya. Hargai kakak sebagai suami kamu. Kamu jangan bermanja-manja dengannya lagi, jangan meminta bantuannya lagi dan jangan bertarung dengannya lagi di Dojang" ucap Aditya.


"Kenapa Kak?" Alexa bertanya lagi pada Aditya.


"Karena ada Kakak yang selalu ada disamping kamu yang setiap saat bisa memanjakan kamu, selalu ada untuk kamu dan bersedia bertarung dengan kamu di Dojang. Kita kan masih seri kemarin. Kamu menang sekali dan aku menang sekali. Sepertinya kita harus sering bertarung. Dari dulu kan aku punya obsesi untuk mengalahkan kamu" ujar Aditya.


"Kakak sudah menang banyak kog dari aku" jawab Alexa.


"Iya ya buktinya tadi malam dan tadi pagi aku yang menang dari kamu" goda Aditya tersenyum sambil mengedipkan sebelah matanya.


Aditya pun tertawa kemudian mengecup bibir istrinya singkat.


"Yank.." panggil Aditya.


"Hemmm..." gantian Alexa yang bergumam.


"Kamu kog ikut-ikutan aku sih bilang hemm.. hemm.. gitu. Itu udah ada hak patennya, cuma aku yang boleh bilang hemmm pada kamu" goda Aditya lagi.


"Kak Adit usil" ejek Alexa.


"Biarin usil sama istri sendiri. Lagian dari dulu kamu yang doyan usilin aku" ucap Aditya.


"Kakak mau bicara apa tadi?" tanya Alexa.


"Yang mana?" tanya Aditya pura-pura lupa untuk menggoda istrinya. Sekarang Aditya mempunyai kebiasaan baru senang menggoda istrinya karena dia sangat suka melihat wajah kesal istrinya.


"Itu loh sebelum hem... hem... tadi?" tanya Alexa lagi.

__ADS_1


"Oh itu sudah lupa tuh" godanya.


"Kak Aaaadiiit" Alexa ngambek karena kesal.


"Iya...iya.. sayang. Kakak mau tanya. Kamu masih punya gitar?" tanya Aditya.


"Masih" jawab Alexa.


"Dimana" tanyanya lagi.


"Diapartemen Reza"


"Punya Reza atau punya kamu?" tanya Aditya


"Punya aku ada, punya Reza juga ada. Aku titip disimpan di ruang kerjanya, biar dia yang rawat dan bersihin gitarku" jawab Alexa.


"Kita ambil yuk?" ajak Aditya.


"Kakak serius?" tanya Alexa terkejut. Sontak dia langsung duduk di depan Aditya.


"Serius, yuk kita ke apartemen Reza, sekalian ke apartemen kamu, mana tau ada barang yang mau kamu ambil. Nanti pulangnya baru kita singgah ke supermarket untuk belanja bahan makanan dan keperluan rumah" ucap Aditya.


"Asiiiik, senangnya... Kan udah lama gak ke apartemenku. Sejak menikah aku belum pernah kesana. Makasih ya suamiku" ucap Alexa senang sangkin senangnya dia mencium kedua pipi suaminya.


Ternyata kebahagiaan itu simpel. Melihat kamu senang dan tertawa seperti ini, aku sudah sangat bahagia. Ucap Aditya dalam hati.


Aditya memegang wajah Alexa dengan kedua tangannya kemudian mengecup bibir Alexa singkat.


"Ya sudah sekarang kamu ganti baju, siap-siap. Kita berangkat ke apartemen kamu" perintah Aditya.


"Ok Boss" ucap Alexa sambil mengangkat tangannya ke samping kepala memberi hormat pada Aditya.


Aditya tertawa melihat tingkah lucu istrinya.


Alexa masuk ke dalam kamar, berganti pakaian dan memakai jilbab. Kemudian mengambil hp dan dompetnya, memasukkannya kedalam tas sandang kecilnya setelah itu keluar menghampiri Aditya.


"Yuk Kak... aku sudah siap" ajak Alexa.


Aditya meraih dompet dan hpnya kemudian menyimpannya kesaku celananya. Setelah itu dia mengambil kunci mobil di bufet didekat TV.


Aditya mengandeng tangan istrinya mesra mereka turun ke Basement dan masuk ke mobil. Adita segera menjalankan mobilnya melaju menuju ke apartemen Alexa.


*******

__ADS_1


Hai teman-teman aku akan lebih semangat setiap melihat komentar kalian, jadi setiap kalian selesai membaca tolong tinggalkan jejak kalian ya...


Terimakasih


__ADS_2