
Seminggu sudah berlalu.
Aditya dan Alexa datangi ke KUA tersekat dari apartemen mereka dan bertemu dengan Bapak penghulu yang dulu menjadi saksi pernikahannya dengan Alexa.
"Bagaimana Pak sudah selesai buku nikah kami kan?" tanya Aditya.
"Sudah Pak, ini buku nikah untuk suami dan ini untuk istri. Silahkan dilihat dan dibaca Pak, siapa tau ada kesalahan dalam penulisan nama dan tanggal pernikahan" ucap Pak Penghulu.
Aditya dan Alexa sama-sama melihat dan membaca buku nikah tersebut dan setelah selesai di baca mereka membubuhkan tanda tangan diatas nama mereka.
"Sekarang Bapak dan Ibu sudah sah menikah dimata hukum dan negara. Selamat Pak" ucap Pak Penghulu.
"Terimakasih Pak, kalau begitu kami undur diri dulu" jawab Aditya.
Aditya dan Alexa berjabat tangan dengan Pak Penghulu dan kemudian kembali ke mobil.
"Aaah senangnya Kak, sekarang buku nikah kita selesai. Rasanya pernikakan kita sudah sempurna" ucap Alexa bahagia ketika mereka sudah didalam mobil.
"Belum sayang, kita kan belum mengadakan resepsi" Aditya mengingatkan.
"Iya ya, tapi untuk apa lagi Kak? Yang penting kita sudah sah menikah secara agama dan hukum" jawab Alexa.
"Pernikahan itu harus di kabarkan Sayang agar tidak ada fitnah. Dengan mereka tau kita menikah tidak akan ada gosip miring lagi tentang kita" ucap Aditya
"Kak Adit selalu saya bisa berfikir dengan bijaksana. Jadi tambah sayang" sambung Alexa sambil mengecup pipi Aditya.
Aditya tersenyum mendapat perlakuan manis dari istrinya.
"Kak aku telp Papa Mama dulu ya, mau ngabari tentang buku nikah kita" ucap Alexa.
"Iya" jawab Aditya singkat sambil mengemudikan mobilnya.
"Assalamu'alaikum Ma. Mama Papa sehat?" tanya Alexa.
"Wa'alaikumsalam sayang. Alhamdulillah kami sehat. Kamu dan Adit gimana kabarnya?" Mama balik bertanya.
"Kami sehat juga Ma, Alhamdulillah. Ma, Alexa mau ngabari kalau buku nikah kami sudah selesai" ucap Alexa.
"Wah senangnya, kemarin Adit bang katanya mau buat resepsi juga?" tanya Mama.
"Rencananya begitu Ma, tapi belum tau kapan dan dimana tempatnya. Nanti kalau pekerjaan Kak Adit udah santai InsyaAllah akan kami fikirkan lagi Ma" jawab Alexa.
"Iya sayang, kamu jangan lasak-lasak lagi ya Xa, jagang latihan taekwondo dulu" pinta Mamanya.
"Kenapa Ma?" tanya Alexa penasaran.
"Siapa tau cucu Mama udah OTW, kamu harus menjaganya dengan baik" jawab Mamanya.
"Aah Mama, belum kog Ma. Nanti kalau ada kabar gembira pasti kami kabari" ucap Alexa.
__ADS_1
"Papa mana Ma?" tanya Alexa mengalihkan pembicaraan Mamanya.
"Papa lagi keluar sayang" jawab Mamanya.
"Titip salam buat Papa ya Ma. Dah Mama.. Assalamu'alaikum" ucap Alexa menutup telponnya.
Mama Alexa menjawab salamnya kemudian telepon berhenti.
"Mas udah cerita sama Papa Mama soal resepsi?" tanya Alexa.
"Sudah" jawabnya singkat.
"Kog gak cerita sama aku dulu?" Alexa bertanya lagi.
"Kemarin Papa yang tanya sama Kakak yank.. Papa bilang lebih baik secepatnya diselenggarakan sebelum perut kamu berisi. Nanti bisa jadi fitnah, orang-orang kan banyak yang tidak tau kalau kita sudah menikah hampir tiga bulan yang lalu" ucap Aditya.
"Kapan rencananya kita resepsinya Kak?" tanya Alexa.
"Minggu depan?" jawab Aditya singkat.
"Apa gak terlalu cepat Kak dan apa waktunya cukup" ucap Alexa.
"Kita hanya tinggal memilih WO yang akan mengurus resepsi kita. Selebihnya biar mereka yang mengatur. Bagaimana menurut kamu?" tanya Aditya.
"Terserah Kak Adit, aku ikut saja" jawab Alexa.
"Aku ingin mengumumkan pada dunia secepatnya bahwa kamulah pemenang hatiku. Kamu ratu dan pemilik hati Aditya Satria Gunadi" ucap Aditya.
"Terimakasih Kak, aku sangat bahagia. Aku tak sabar kedua keluarga kita berkumpul dan ikut serta hadir dalam hari bahagia kita. Semog semuanya berjalan lancar ya Kak?" tanya Alexa.
"Aamiin... Semoga saja sayang" Aditya melajukan mobil menuju apartemen mereka.
Sesampainya mereka diapartemen Alexa langsung bereksperimen di dapur. Memasak makanan kesukaan suaminya, sambel teri Medan. Kemarin Mamanya mengirim ikan teri yang mentah. Jadi Alexa ingin memberi kejuatan pada Aditya. Pasti dia senang.
Benar sekali, begitu Aditya melihat menu makanan yang disajikan istrinya Aditya sangat antusias menyicipi masakan istrinya.
"Mmmm... ternyata kamu pinter juga masak seperti ini ya sayang. Kakak kira cuma Mama aja yang bisa" puji Aditya.
"Aku tanya Mama apa aja resepnya. Membahagian suami kan pahala Kak, apalagi urusan sumur, dapur dan..."
"kasur, ya kan" Aditya mengedipkan matanya dan tersenyum kepada Alexa.
Setelah selesai makan, Alexa segera membersihkan isi dapur sedangkan Adity duduk di sofa ruang TV sambil mencoba memetik gitar kepunyaan Alexa yang kemarin mereka ambil di apartemen Reza.
Aditya memetik gitar tak beraturan..
genjreng.... genjreng....
"Kak jangan terlalu keras memetik gitarnya nanti talinya bisa putus" Alexa mengingatkan.
__ADS_1
"Bisa putus juga ya, aku kira cinta aja yang bisa putus" canda Aditya.
"Apa sih Kakak ini" jawab Alexa.
"Sini sayang duduk disini" Aditya menepuk sofa yang ada disampingnya menyuruh istrinya duduk.
Alexa mengambil posisi duduk disamping Aditya yang sedang memeluk gitar.
"Tarnyata belajar main gitar itu menyakitkan ya, berat. Aku kira rindu aja yang berat. Aku gak kuat" candanya lagi.
Alexa tertawa mendengar kata-kata suaminya.
"Sekarang coba kamu ajari aku kunci-kuncinya" pinta Aditya.
Alexa memberitahu Aditya kunci-kunci nada pada gitar. Tapi tidak tahan lama tangan Aditya rasanya sudah panas terkena tali gitar.
"Kog jariku jadi kasar yank?" tanya Aditya.
"Itu karena Kakak belum terbiasa. Diawal-awal akan seperti itu, pedih lagi nanti. Aku dulu sampai terluka lagi jariku. Tapi setelah sering jadi biasa saja. Jari juga kembali lembut" jawab Alexa.
"Kamu aja deh yank yang main gitarnya. Nyanyikan sebuah lagu untukku. Aku ingin kamu memainkan sebuah lagu khusus untukku" pinta Aditya.
Alexa mengambil gitar dalam pelukan Aditya kemudian menyetel tali gitarnya agar kuncinya tidak keliru.
Kemudian mulai memetik gitar dengan lembutnya dan menyanyikan sebuah lagu.
Aaah... akhirnya rasa kangen melihat Alexa bernyanyi seperti ini terobati. Dulu pemandangan seperti ini yang selalu dia nantikan setiap malam setiap dia pulang shalat di Mesjid.
Dia sangat bahagia melihat Alexa bermain hanya untuknya. Ditatapnya lembut wajah istrinya yang sedang bernyanyi.
Indahnya pernikahan ini, semoga kelak akan terus seperti ini.
Setelah mereka bersantai di ruang TV, Aditya mengajak Alexa untuk istirihat di kamar. Mereka sudah berganti baju dan duduk di dinding tempat tidur sambil saling memeluk.
"Yang kita bertempur yuk malam ini?" ajak Aditya.
"Kakak mau bertempur jurus taekwondo? disini dan dengan pakaian ini?" Alexa malah balik bertanya.
"Bukan pertempuran di ring Dojang tapi bertempur di tempat tidur lah sayang, pakai jurus pamungkas aku yang seperti ini" Aditya mulai menggelitik pinggang Alexa.
Alexa bergerak-gerak untuk mengelak karena kegelian...
Pertempuran yang dimaksud Aditya terjadi juga diatas tempat tidur dan pemenangnya adalah Aditya. Alexa sudah tertidur KO dalam pelukan Aditya.
Aditya mengecup kening istrinya penuh kelembutan dan memeluk erat tubuh istrinya setelah pertempuran hebat mereka.
Akhirnya mereka sama-sama tertidur karena kelelahan...
BERSAMBUNG....
__ADS_1