
Malam ini Alexa tidak bisa tidur, beribu pertanyaan yang ingin dia tanyakan pada Aditya tapi semua hilang karena kesal melihat wajah Aditya yang tersenyum tadi saat menatapnya.
Bisa-bisanya dia masih tertawa disaat seperti ini. Alexa jadi semakin emosi. Tiba-tiba dia teringat sesuatu.
Dipandanginya kembali foto-foto yang di kirim lewat pesan. Pandangannya tertuju pada foto lama, dari tampilan Aditya di foto itu dia yakin foto itu foto lama.
Menjadi kebiasaan Alexa setiap butuh sesuatu pada Reza dia tidak kenal waktu. Segera dia kirim foto tersebut ke hp Reza. Dan saat melihat pesannya dibaca oleh Reza, Alexa segera menelpon Reza.
"Halo Za, kamu belum tidur?" tanya Alexa.
"Belum San, ada apa, mengapa malam-malam begini kamu kirim foto Kak Adit dengan seorang perempuan. Siapa perempuan itu?" tanya Reza penasaran.
"Za coba kamu perhatikan foto itu baik-baik" ucap Alexa.
"Ini sepertinya foto lama San" jawab Reza.
"Iya, aku tau. Coba kamu perhatikan wajah wanitanya. Apa kamu ingat siapa dia?" tanya Alexa.
"Maaf San, aku lupa" jawab Reza.
"Kamu ingat gak Za waktu kita liburan di Bandung dulu, saat melihat Kak Adit di Mesjid Salman dengan seorang wanita. Coba kamu perhatikan wajah wanita itu apakah dia wanita yang sama?" tanya Alexa.
Reza ingat kejadian itu karena saat itu Alexa menangis melihat Aditya jalan bersama wanita lain. Disitulah Reza mengetahui perasaan Alexa pada Aditya. Sehingga kenangan itu tetap tersimpan dalam ingatannya. Dia sangat sayang pada Alexa dan dia tidak mau Alexa bersedih dan menangis seperti saat itu.
"Aku ingat San, ya dia wanita itu" jawab Reza.
"Tapi apa hubungannya dengan keadaan sekarang. Ini mungkin foto masa lalu mereka San, Kak Adit sekarang kan sudah menjadi suami kamu? " tanya Reza.
"Sekarang coba kamu lihat foto yang baru aku kirim" Alexa mengirim foto terbaru Aditya bersama wanita itu saat acara reuni berlangsung.
__ADS_1
Reza melihat pesan Alexa dan melihat foto yang baru dikirim Alexa.
"Kalau yang ini sepertinya foto baru San" ucap Reza.
"Iya dan ini diambil malam ini, saat tadi kami menghadiri acara reuni kampus Kak Adit. Aku tidak tahu mereka bertemu dimana yang jelas aku juga ada di acara tersebut Za. Dia selingkuh dibelakangku" ucap Alexa mulai terisak.
"San...tenang.. Kamu jangan terlalu cepat menyimpulkan. Coba kamu baca bahasa tubuh mereka dalam foto itu. Wanita itu terlihat sangat sedih dan menangis, dia sepertinya ingin menahan Kak Reza yang hendak pergi" jawab Reza mencoba menenangkan Alexa.
Alexa menyeka airmatanya, dia mulai berfikir logika dan mengesampingkan perasaannya yang sedang cemburu.
"Iya benar juga yang kamu katakan Za" ucap Alexa.
"Makanya jangan terlalu cepat menyimpulkan. Sekarang kamu dimana ini?" tanya Reza.
"Aku sedang menginap di hotel" jawab Alexa.
"Kak Adit mana?" tanya Reza lagi.
"Boleh saja kamu menenangkan diri tapi lain kamu jangan berbuat seperti ini ya San. Bicarakan semuanya dengan baik-baik jangan kamu usir Kak Adit. Kalau dia pergi dan bertemu wanita itu lagi gimana, kamu mau? atau kalau dia galau, dia pergi mengendarai mobil dengan kencang trus.." ucap Reza.
"Stop.. Stop Za aku tidak mau mendengar kata-kata kamu lagi. Aku tidak sanggup membayangkannya" potong Alexa.
"Makanya kalau ada masalah bicarakan dengan baik-baik, jangan main usir aja. Belum tentu juga benar dugaan kamu. Kak Adit berhak memberi penjelasan dan kamu harus mendengarkannya dengan kepala dingin. Jangan panik seperti ini" jawab Reza.
"Sekarang kamu coba hubungi Kak Adit?" suruh Reza.
"Gak mau ah, aku masih marah. Paling dia tidur dikamar Kak Dimas dan Kak Sandy. Kami ke Bandung bareng mereka, kan malam ini acara reuni akbar kampus mereka" jawab Alexa.
"Mudah-mudahan apa yang kamu katakan benar, Kak Adit sedang bersama Kak Dimas dan Kak Sandy. Sekarang kalau begitu kamu tidur dulu tenangkan fikiran agar besok kamu bangun pagi lebih fit jadi fikiran kamu lebih fresh untuk mencari jawaban dan jalan keluar dari masalah rumah tangga kalian" nasehat Reza.
__ADS_1
"Ingat kamu sekarang sudah menikah, tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Semua harus dirundingkan dengan Kak Adit karena dia adalah suami dan imam kamu" ucap Reza panjang.
"Iya Za, terimakasih ya Za atas nasehat kamu dan maaf malam-malam begini aku sudah mengganggu kamu" ucap Alexa.
"Tidak apa-apa. Kamu kan sahabat aku, sebisa mungkin aku akan selalu ada buat kamu" jawab Reza.
"Lidya sudah tidur?" tanya Alexa.
"Sudah dari tadi, Ibu hamil bawaannya cepat lelah dan ngatuk San" jawab Reza.
"Iya ya, salam buat Lidya ya. Sekali lagi maaf sudah ganggu malam kamu" ucap Alexa.
"Tidak masalah San yang penting kamu baik-baik saja disana ya. Ya udah cepatan tidur dan lupakan apa yang terjadi dulu. Besok baru kamu fikirkan lagi dan cari jalan keluarnya" perintah Reza.
"Iya Za, aku mau tidur. Terimakasih ya Za. Assalamu'alaikum" ucap Alexa menutup pembicaraan.
"Wa'alaikumsalam" jawab Reza, kemudian Reza menutup layar hpnya.
Reza memikirkan sahabatnya itu, begitulah Alexa setiap ada masalah dia pasti tidak bisa berbohong pada Reza, dia pasti langsung bercerita kepada Reza. Karena begitulah persahabatan mereka dari dulu. Saling curhat, saling menasehati, saling mengingatkan, memberi dukungan dan membantu mencari jawaban atau menyelesaikan masalahnya.
Walau memang lebih sering Alexa yang curhat. Maklumlah Alexa kan perempuan pasti lebih banyak omongannya dari pada Reza. Dan selalu seperti itu Alexa selalu membawa bawa perasaannya dalam setiap masalah. Walau Alexa tomboy tapi tetap saja dia wanita yang selalu mendepankan perasaan. Sedangkan Reza sebagai laki-laki selalu berfikir logika. Tapi karena sifat Alexa yang tomboy dan cepat mengerti pemikiran laki-laki tidak sulit bagi Reza untuk mengajak Alexa untuk berfikir secara logika. Seperti malam ini, Alexa cepat menerima saran Reza dan dari suaranya Reza yakin Alexa tidak sesedih saat pertama dia menelpon Reza tadi.
Hah... semoga Alexa bisa menyelesaikan masalah rumah tangganya dengan baik. Doa Reza.
****
Di kamar hotelnya Alexa ingat pesan-pesan sahabatnya dan dipandangnya lagi foto Aditya malam ini bersama wanita itu. Benar juga kata Reza di foto ini wanita ini terlihat sedih dan Alexa memandang wajah suaminya di foto itu. Wajah dingin dan membenci.
Apa yang terjadi antara kalian Kak, hubungan apa yang terjadi antara kalian dulu ataupun sekarang? tanya Alexa dalam hati.
__ADS_1
Alexa bertekad besok dia harus mendapatkan jawabnya. Biarlah malam ini dia tidur dengan tenang agar besok bisa berfikir dengan jernih. Dan Semoga malam ini Adit juga bisa tidur tenang, semoga malam ini dia tidur dikamar Dimas dan Sandy. Begitulah doa Alexa malam ini sebelum tidur.