
Senin pagi Reza dan Lidya kembali ke rutinitas sehari-hari yaitu bekerja. Karena arah kantor mereka berlawanan mereka memutuskan untuk tetap membawa mobil masing-masing pergi ke kantor.
Hari ini Reza ada meeting di Perusahaan ADS Corp, membahas proyek yang mereka kerjakan bersama.
Jadwal meeting jam 10 pagi di kantor ADS Corp.
Seperti biasa Reza akan bertemu dengan Aditya perwakilan dari ADS Corp. Mereka bekerja profesional walau sudah saling kenal. Soal urusan pekerjaan harus dijalankan dengan serius dan tidak main-main.
Meeting berjalan selama dua jam selesai tepat jam makan siang.
"Kita makan bareng yuk Za diluar" ajak Aditya.
"Ok kak" Reza menerima tawaran Aditya.
Mereka mengendarai mobil masing-masing menuju restourant favourite Aditya. Tak memakan waktu yang lama mereka sampai di Restourant langsung memesan makanan dan berbincang-bincang.
"Kemarin Alexa bilang Kakak cari Dojang untuk latihan?" tanya Reza.
"Iya Za, udah lama gak latihan. Di sini aku belum nemu Dojang yang dekat kantor dan gak ada teman buat berlatih dan bertarung. Alex bilang kalian masih sering latihan taekwondo?" tanya Aditya.
"Lumayan Kak, kalau dikantor gak sibuk biasanya kami latihan. Apalagi kalau salah satu lagi good mood, pasti pertarungan lebih seru" kekeh Reza.
"Asik ya ada teman sekaligus lawan untuk berlatih" ungkap Aditya.
"Kapan-kapan ajak aku latihan, aku pengen ikut dan bertarung sama kalian" pintanya.
"Boleh, nanti kita atur jadwalnya ya" jawab Reza.
"Oke aku tunggu" balas Aditya.
"Sejak kapan Kakak berlatih taekwondo?" tanya Reza.
"Waktu kuliah dulu di Bandung Za" jawab Aditya.
"Kenapa tiba-tiba kakak mau belajar dan kenapa harus taekwondo. Kan banyak ilmu bela diri lainnya" tanya Reza penasaran.
"Berawal dari aku sering melihat kalian pergi latihan bareng dulu sama Alexa. Trus adikku si Cica ngefans banget sama Alexa. Katanya Alexa keren karena jago beladiri gak seperti aku yang taunya cuma belajar. Aku kan pengen keren juga dimata adikku" Aditya terkekeh mengingat kata-kata adiknya.
"Serius cuma karena alasan itu saja Kak, gak ada yang lain?" selidik Reza. Dia harus mendapatkan informasi yang banyak untuk membantu hubungan Alexa dan Aditya.
"Mmm... ya faktor lain karena sahabat kamu itu. Dulu badung banget. Aku kesal diisengi melulu sama dia. Menurutku dia berani seperti itu karena dia jago beladiri. Makanya aku berlatih ingin mengalahkannya" ucap Aditya.
"Kakak yakin bisa mengalahkannya? Aku saja jarang menang kalau bertarung dengan Sandra" jawab Reza.
"Aku sudah lama berlatih Za untuk itu" ucap Aditya.
"Kalau boleh aku tau kenapa sih kakak begitu membenci Sandra. Sebegitu marahnya kakak karena sudah di usilin Sandra dulu, aku akui dulu dia memang badung kak tapi itukan dulu waktu remaja. Sekarang dia sudah sangat jauh berubah. Apa kakak gak bisa memaaafkannya dan menghargai semua usahanya untuk berubah jadi lebih baik lagi?" tanya Reza.
__ADS_1
Ucapan Reza begitu dalam maknanya. Aditya seperti tertohok hatinya. Langsung menusuk ke ulu hati sehingga dia tidak bisa berkata-kata lagi.
"Bukan karena aku sahabatnya makanya aku membelanya. Aku di posisi netral saat ini tidak akan membela siapapun. Tapi coba kakak fikirkan lagi perkataaku tadi. Aku rasa sangat pantas untuk dipertimbangkan" ucap Reza.
Tuhan tolong... ini salah satu usahaku untuk membantu Sandra. Doa Reza.
"Sudah aku fikirkan Za, aku juga merasa malu dan kekanak kanakan. Semua yang terjadi antara kami itu sudah masa lampau. Aku tau itu hanya kenakalan remaja. Sekarang aku sudah berdamai dengan Alex dan aku ingin berteman dengannya. Rasanya tak baik kalau saling membenci apalagi kami satu kantor. akan sulit untuk berkomunikasi kalau kami bermusuhan" jawab Aditya.
"Bagus itu kak, asik lo berteman dengan Sandra, aku saja betah banget berteman dengannya dari kecil sampai sekarang. Kata Pepatah 'Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta'. Hati-hati kak nanti kakak bisa jatuh cinta" goda Reza.
"Hahaha ada-ada saja kamu" Aditya tertawa untuk menutupi rasa malu.
Makan siang mereka sudah selesai. Reza dan Aditya berpisah menuju kantor masing-masing.
"Kak nanti aku kirim jadwal main ke Dojang ya. Pastikan kakak datang, luang kan waktu" teriak Reza dari mobil.
"Oke aku usahakan" jawab Aditya.
Mobil mereka berpisah setelah keluar dari area parkit Restourant.
******
Waktu bergulir dengan cepat tak terasa sudah di penghujung minggu. Setelah selesai shalat Jumat, Reza mengirim pesan pada Aditya.
Reza
Aditya
Ok Za, aku akan datang
Setelah itu Reza mengirim pesan pada Alexa.
Reza
San, nanti sore latihan yuk?
Sandra
Boleh, jam berapa?
Reza
Jam 5
Sandra
Ok 👌
__ADS_1
Alexa segera menyelesaikan pekerjaannya hari ini. Ini hari jumat jalanan pasti lebih ramai karena besok weekend. Sekali-sekali kalau aku pulang lebih cepat kurasa tidak masalah. Untung baju latihan selalu ready di mobil. Jadi bisa langsung ke TKP. batin Alexa.
Hari ini moodnya sangat bagus. Dia sangat semangat untuk mengalahkan Reza hari ini. Segera dia periksa berkas-berkas, membaca dan mempelajarinya.
Tepat jam 4 sore Alexa mematikan komputernya san bergerak keluar ruangannya.
"Des aku cabut duluan ya" ucapnya
"Tumben cepat pulang bu, ada kencan?" tanya Desi.
"Kencan sama suami orang hahahah" jawab Alexa sambil tertawa.
"Aku mau ketemu Reza" ucap Alexa.
Desi sudah tau kalau Reza itu sahabatnya karena waktu cuti pernikahan Reza kemarin Alexa sudah cerita pada Desi hubungan dia dengan Reza.
Lima belas menit lebih cepat sampai di Dojang. Alexa segera mengganti bajunya kemudian dia melakukan pemanasan. Pemanasan sangat penting sebelum latihan untuk menghindari cidera saat berlatih atau bertarung.
Lima belas menit kemudian Reza datang berbarengan dengan Aditya. Aditya langsung keruangan ganti baju untuk memakai baju seragam taekwondo.
Tinggal Reza yang mendekati Alexa dan berbincang sebentar.
"Garcep juga kamu San, udah nyampe duluan" ucap Reza.
"Lho Kak Adit ikut juga? kamu kog gak bilang tadi?" tanya Alexa.
"Surprise" jawab Reza sambil tersenyum jahil.
"Aku ganti baju dulu ya" ucap Reza meninggalkan Alexa yang sedang melakukan pemanasan.
Tak lama kemudian Reza dan Aditya keluar dari ruang ganti sudah mengenakan pakaian taekwondo. Mereka menyusul Alexa untuk melakukan pemanasan kemudian melakukan jurus-jurus taekwondo setelah tiga puluh menit berlatih mereka sepakat untuk melakukan pertarungan.
"Gimana kak siap bertarung?" tanya Reza.
"Boleh siapa takut" jawab Aditya.
"Oke satu lawan satu, sisanya jadi juri. Deal?" tanya Reza.
"Deal" Aditya dan Alexa menjawab bersamaan.
"Sekarang kita hompimpa ya untuk menentukan siapa yang bertarung" ucap Reza.
Mereka mulai mengulurkan tangan kanan kemudian mulai hompimpa... (jadi ingat masa kecil ya.. untung mereka gak pakai nyanyian hompimpa alaium gambreng 🤣🤣)
Yang bertanding adalah.....
*********
__ADS_1
BERSAMBUNG.....