Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama

Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama
Merayu Pujaan Hati


__ADS_3

"Kamu masih marah pada kakak?" tanya Aditya lagi.


Alexa menggelengkan kepalanya.


"Tatap mata Kakak dan tolong jawab. Kamu masih marah pada kakak?" tanya Aditya sekali lagi.


"Nggak Kak" jawab Alexa.


"Tolong jangan pernah usir Kakak seperti tadi malam ya, rasanya sakit sekali kamu tolak seperti itu" ucap Aditya.


"Habis Kakak, aku lagi marah kakak malah senyum-senyum" jawab Alexa kesal.


"Kakak bahagia melihat kamu cemburu sayang, itu artinya kamu mencintai Kakak. Kamu tau mengapa kakak merasa mencintai kamu berbeda dengan saat bersama Cinta? Saat bersama kamu ada perasaan kesal dan benci yang akhirnya berubah jadi cinta, ada perasaan cemburu saat kakak kira pria yang kamu sukai adalah Reza dan ada perasaan takut kehilangan saat kamu pingsan jatuh di tangga. Kehadiran kamu memberi kehangatan di hati Kakak, rasanya hidup kakak lebih berwarna" ucap Aditya.


"Duh sudah pintar gombal ya sekarang?" tanya Alexa.


"Bukan gombal sayang tapi kenyataannya. Teman-teman kakak juga berkata begitu. Menurut mereka sekarang kakak sudah lebih rileks, mulai bisa bercanda dan tidak dingin lagi seperti es" jawab Aditya.


"Semua itu berkat kamu. Kamu yang bisa merubah kakak menjadi lebih ceria kamu yang menyalirkan energi ke dalam hati kakak sehingga kakak bisa berubah menjadi lebih manusiawi. Tidak kaku seperti robot" ucap Aditya berusaha meyakinkan Alexa.


"Iya... iya... baiklah aku tidak marah lagi. Asal kakak janji jangan ada dusta lagi diantara kita" pinta Alexa.


"Iya, Kakak janji sayang. Kalau kamu tidak marah lagi berarti Kakak boleh donk minta jatah tadi malam yang tertunda" ucap Aditya sambil tersenyum mesum.


"Kak Adiiiiit.... Ih fikirannya selalu saja kesitu" Alexa mencubit pinggang Aditya kesal.


"Namanya usaha sayang siapa tau kamu mau, kita kan punya target anak kembar sesuai permintaan Mama kita" canda Aditya sambil tertawa karena cubitan Alexa tidak sakit bahkan berubah jadi glitikan yang membuat Aditya kegelian.


"Kak Adit mesum ih..." teriak Alexa.


"Mesum- mesum tapi kamu suka kan? buktinya udah cinta dari dulu sambil bela-belain main gitar tiap malam demi mencari perhatian Kakak" ledek Aditya.


"Eh udah pintar bawa-bawa masa lalu ya, Kakak juga sok jaim giliran aku gak muncul malah kecarian" Alexa masih menggelitikin pinggang Aditya.


"Hahahah... kita kan sama-sama cinta sayang tapi gengsi mengakuinya. Kalau sekarang sudah sama-sama tau ngapain malu-malu lagi" jawab Aditya.


"Udah ah aku capek" ucap Alexa.


"Kalau kamu capek, kamu cukup diam aja dan nikmati. Ini kan hari terakhir kita bulan madu. Harus ditutup dengan yang manis, ni malah diajak berantem" sambung Aditya.


Aditya mengecup bibir istrinya dan memberikan sentuhan yang dalam pada istrinya. Dan pagi itu mereka melakukan pertarungan lagi diatas tempat tidur. Kali ini lebih panas karena tadi malam hasratnya tertunda bahkan sempat terjadi peperangan kecil dalam rumah tangga mereka.

__ADS_1


Ada yang bilang kalau usai berbaikan setelah terjadi peperangan, aktivitas diatas ranjang jadi lebih hot. Ternyata benar juga ya. Batin Aditya.


Dan pemenangnya adalah Aditya...


*********


Jam 12 siang Dimas dan Sandy mengirim pesan kepada Aditya di group.


Dimas


Bro kemana aja lo, dari tadi gak keluar dari kamar. Apakah masih terjadi perang dunia?


Aditya


Yoi bro perang diatas ranjang


Dimas


Semprul lo, kami dari tadi khawatir dengan rumah tangga kalian eh kalian malah enak-enakan bertempur di ranjang


Sandy


Aditya


Oke, kami sudah siap dari tadi kog. Kami turun ya


Tak lama Alexa dan Aditya keluar dari kamar dengan membawa koper mereka. Dibawah sudah menunggu Dimas, Sandy dan Erwin beserta pasangannya masing-masing.


"Win, kamu ikut kami kan ke Jakarta?" tanya Sandy.


"Sorry San, aku harus segera terbang naik pesawat sore. Aku janji nanti pas acara pernikahan kamu, aku akan meluangkan waktu untuk berlama-lama bertemu kalian" janji Erwin.


"Janji ya kamu datang?" tanya Dimas.


"InsyaAllah aku datang, dua minggu lagi kan? Aku akan kosongkan jadwalku seminggu demi bertemu kalian semua" jawab Erwin.


"Kamu ikut kami gak makan siang diluar?" ajak Aditya.


"Sepertinya nggak Dit, takut gak keburu. Kami makan siang di bandara saja" jawab Erwin.


"Oke deh kalau begitu kita pisah disini aja nih Win?" tanya Sandy.

__ADS_1


"Iya San, aku sudah pesan Taxi tadi. Aku pamit duluan ya. Sampai ketemu dua minggu lagi ya" Erwin memeluk teman-temannya satu persatu.


Mereka berpamitan begitu juga dengan pasangan mereka yang sudah saling kenal dan akrab.


"Hati-hati ya Win, jangan lupa sering-sering kasi kabar" ucap Aditya.


"Oke semua... " Erwin melambaikan tangannya pada teman-temannya.


"Teman Kakak itu lucu ya?" ucap Sisil.


"Lucu apanya?" tanya Dimas.


"Lucu wajahnya, rambut gondrong, kaca mata tebal dan pipinya brewokan tapi tampangnya serius. Apa sih kerjaannya?" tanya Sisil.


"Dia itu ilmuan yang suka bersemedi di hutan makanya lupa pangkas dan cukuran" jawab Dimas.


"Tapi gitu-gitu dia pintar cari pasangan. Istrinya cantik. Gak seperti Kakak yang ngakunya playboy tapi sampai sekarang masih jomblo" ejek Sisil.


Aditya dan teman-temannya yang lain tertawa mendengar kata-kata Sisil.


"Tuh Dim, Sisil aja pinter menilai kepribadian seseorang. Ternyata playboy itu tidak bisa menjamin kamu untuk cepat menikah" ledek Sandy.


"Sombong amat, mentang-mentang dua minggu lagi kamu mau menikah" ucap Dimas kesal.


"Harus itu, jarang-jarang aku bisa menang dari kamu soal cewek. Biasanya kamu yang selalu menang menggoda para wanita tapi finishnya aku yang menang menikah lebih dulu dari kamu" jawab Sandy.


"Sudah...sudah.. aku yang lebih hebat dari kalian, padahal dari dulu aku tidak pernah dekat dengan wanita manapun" ucap Aditya.


"Halaaah kamu main curang, menikah aja ngandalin orangtua agar maksa kamu segera menikah, kamunya sendiri gak berani ngungkapin langsung perasaan kamu pada Sandra" ledek Dimas.


"Pakai acara pura-pura nolak lagi padahal dalam hati mau bangggeeeet" sambung Sandy.


Mereka pun tertawa bersama, pasangan mereka yang berjalan di belakang mereka sama-sama tertawa mendengar candaan para pemilik ADS Corp yang terkenal itu.


Pasti gak ada yang percaya kalau aslinya mereka bertiga ini bocor begini kalau bertemu, saling ledek, saling ejek tapi selalu kompak tidak pernah berantem beneran paling juga berdebat tapi secepat itu berdamai kembali.


Mereka cekout dari hotel dan singgah ke salah satu restourant di Bandung untuk menikmati hidangan makan siang, setelah itu melanjutkan perjalanan menuju Jakarta melalui jalur darat dengan mengendarai mobil Dimas dan Sandy.


...........


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2