Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama

Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama
Tidak Sengaja Bertemu


__ADS_3

Seminggu setelah honeymoon mereka Alexa dan Sisil janjian untuk berbelanja di sebuah Mall XX. Mereka sebenarnya ingin mengajak Lidya tapi Lidya tidak bisa ikut karena kondisinya yang lagi hamil membuat dia cepat lelah kalau lama berjalan.


Akhirnya hanya Alexa dan Sisil saja yang berbelanja berdua. Setelah meminta izin pada Aditya, Alexa di izinkan pergi bersama Sisil.


Sore itu Sisil yang menjemput Alexa di perusahaan ADS Corp. Sisil menunggu Alexa di loby kantor. Saat sedang menunggu Alexa datang tak sengaja Dimas melihat Sisil yang sedang berdiri seperti sedang mencari seseorang. Dimas segera menghampiri Sisil.


"Hai Sil, ngapain kemari. Kangen sama aku ya?" sapa Dimas. Semenjak bepergian ke Bandung minggu lalu mereka memang belum perna ketemu lagi apalagi komunikasi lewat hp.


"Ih Kak Dimas GR, ngaku aja deh kalau Kakak yang kangen aku sampai nyapa duluan. Aku kesini mau jemput Sandra kog bukan cari Kakak" jawab Sisil cuek.


Sombong banget nih anak. Biasanya cewek-cewek paling senang kalau aku sapa, eh nih anak malah jual mahal. Sok nolak, umpat Dimas.


"Tuh Sandra datang" Sisil melambaikan tangannya kearah Alexa.


"Udah lama Sil?" tanya Alexa.


"Belum San, baru aja. Untung kamu segera datang, kalau lebih lama lagi mungkin aku akan kepanasan. Ada setan disini membuat aku terbakar" Jawab Sisil.


"Enak aja, jadi maksud kamu aku setannya?" tanya Dimas.


"Ih aku gak ada bilang, Kakak aja yang ngerasa" jawab Sisil cuek.


"Habis yang ada disini kan cuma aku dan kamu" teriak Dimas kesal.


"Salah sendiri kenapa Kakak dari tadi gangguin dan nungguin aku. Aku kan sudah bilang lagi nunggu Sandra, tapi Kakak tetap aja kekeh disini dan bilang kalau aku kesini mau ketemu kakak" ejek Sandra.


"Awas kamu ya nenek lampir" umpat Dimas.


"Playboy cap ayam jago week" ejek Sisil.


"Kak Dimas, Sisiiiil udah ah. Apa gak malu dilihatin orang?" tanya Alexa.


"Jangan membenci berlebihan nanti jatuh cinta baru tau. Cukup aku dan Kak Adit yang seperti itu. Kalian mau?" tanya Alexa.


"Amit-amit aku sama nenek lampir ih" ucap Dimas.


"Eh aku juga gak mau sama playboy seperti Kakak" jawab Sisil.


"Udahan ya berantemnya. Yuk Sil kita jalan nanti kemalaman lagi pulangnya" ajak Alexa.


"Kalian mau kemana?" tanya Dimas.


"Mau jalan-jalan ke Mall XX Kak cari sesuatu buat acara pernikahan Kak Sandy" jawab Alexa.


"Oh.. hati-hati ya" ucap Dimas.

__ADS_1


"Oke Kak Dimas, dah dulu ya kami tinggal, bye.." ucap Alexa sambil melambaikan tangannya.


Sisil mengeluarkan lidahnya mengejek Dimas. Dimas yang melihat tingkah Sisil sontak melototkan matanya tanda marah.


Tapi Sisil tidak perduli dia tertawa dan berjalan meninggalkan Dimas sendiri.


Satu jam kemudian mereka sampai di Mall XX. Alexa dan Sisil berkeliling mencari barang yang mereka inginkan di dalam Mall XX. Mereka keluar masuk toko dan butik mencari barang yang sesuai dengan keinginan mereka.


Tak sengaja Alexa bertabrakan dengan seorang wanita di hadapannya.


"Maaf.. aku tidak sengaja" ucap Alexa.


"Aku yang minta maaf tidak memperhatikan sekelilingku dan asik bertelepon" jawab wanita itu.


"Kamu istrinya Aditya kan? Alexan..." ucap wanita itu sambil mengingat-ingat nama lawan bicaranya.


"Alexandra, panggil aja Sandra" tegas Alexa.


"Ah iya Sandra, aku Cinta. Masih ingat? kemarin kita ketemuan diacara reuni kampus kami" ucap wanita itu yang tak lain adalah Cinta.


"Eh mumpung kita ketemuan disini, bagaimana kalau kita ngobrol sambil makan, yuk?" ajak Cinta.


"Mm.. boleh. Makan dimana?" tanya Alexa.


"Kami sudah selesai, memang tinggal makan malam setelah itu pulang" jawab Alexa.


"Aditya gak ikut?" tanya Cinta.


"Nggak, paling habis makan Kak Adit jemput aku disini" jawab Alexa.


"Yuk San kita ke Cafe sebelah?" ajak Cinta.


Alexa, Sisil dan Cinta berjalan keluar Mall menuju Cafe yang terletak tepat di samping Mall. Cafenya memang terlihat ramai. Sepertinya memang benar kalau Cafe ini cukup terkenal.


Alexa, Sisil dan Cinta memesan makanan yang ada di daftar menu. Sambil menunggu makanan datang mereka sempat mengobrol.


"Kamu pasangannya Dimas kan? yang kemarin ikut juga ke acara reunian?" tanya Cinta.


"Iya, Sisil" jawab Sisil mengenalkan diri lagi.


"Eh iya maaf aku lupa nama kamu" ucap Cinta.


"Kalian kog saling kenal dan kelihatannya sudah sangat akrab?" tanya Cinta.


"Kami ini sahabatan sejak dari kuliah" jawab Alexa.

__ADS_1


"San, maaf boleh aku bertanya sesuatu yang pribadi?" tanya Cinta.


"Mengenai apa?" Alexa balik bertanya.


"Tentang kamu dan Aditya. Apa benar yang aku dengar kalau kamu dan Aditya dijodohkan dan dipaksa menikah oleh kedua orangtua kalian?" tanya Cinta.


"Benar kami dijodohkan tapi tidak dipaksa menikah. Kami berdua sama-sama mau menikah dan tidak terpaksa menjalaninya" jawab Alexa mulai merasa tidak nyaman dengan pertanyaan Cinta.


"Apa kamu pernah dengar dari Aditya, Dimas atau Sandy, siapa saya?" tanya Cinta percaya diri.


"Pernah. Beberapa tahun lalu saat libur kuliah di Bandung saya pernah melihat kamu dan Kak Adit jalan berdua, kemudian saat acara reuni aku melihat kamu lagi dan aku bertanya pada Kak Adit. Dia sudah menceritakan semuanya padaku dan tidak ada yang dia sembunyikan sedikitpun" jawab Alexa tegas.


"Apa yang dia katakan tentang saya?" selidik Cinta penasaran.


"Kak Adit bilang kamu adalah teman lamanya dan kalian pernah dekat tapi semua hanya tinggal masa lalu. Kamu sudah menikah jauh sebelum saya dan Kak Adit menikah" jawab Alexa tegas. Sampai saat ini Alexa belum bisa membaca apa maksud dan tujuan Cinta bertanya demikian.


"Yah kami hanya teman lama dan cerita kami sudah berakhir" jawab Cinta. Cinta tidak punya kekuatan untuk mengatakan kalau dia adalah mantan pacarnya Aditya karena semuanya sudah tidak ada artinya lagi.


Tak lama kemudian makanan mereka sudah datang. Alexa, Sisil dan Cinta mulai menyantap makanannya.


Kemudian setelah mereka selesai makan Hp Alexa berdering.


"Assalamu'alaikum Kak. Kakak dimana? Kami sudah selesai makan. Kakak sudah sampai? Oh iya tunggu aja di depan Mall ya. Aku akan segera ke sana" ucap Alexa kemudian menutup teleponnya.


"Sepertinya kami harus pamit Cin, Kak Adit sudah sampai di Mall dan dia sudah menunggu" ucap Alexa.


"Bareng aja San balik ke Mall nya, mobil aku juga parkir di dalam Mall" jawab Cinta.


Setelah membayar makanan mereka di kasir, Alexa, Sisil dan Cinta keluar dari Cafe dan melangkah balik menuju Mall.


Tiba-tiba mereka menjerit..


Jambreeeeet......


*********


Hai teman-teman gimana update babnya, kencang kan???


sekencang like dan comment kalian.


jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya setiap selesai membaca.


Biar aku jadi tambah semangat menulis bab berikutnya.


Terimakasi....

__ADS_1


__ADS_2