Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama

Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama
Papa Mama Datang


__ADS_3

Hari itu Alexa pulang kerja tepat waktu karena Papa Mamanya datang dan mereka akan makan malam bersama di luar.


Jam5 sore Alexa sudah menunggu di lobi kantor, Papa Mamanya akan menjemputnya di kantor setelah itu baru mereka mencari tempat untuk makan malam.


Lima belas menit menunggu akhirnya mobilnya yang dikendarai Papanya sampai di depan kantor saat Alexa hendak mendekati mobilnya tiba -tiba.


"Dit..." panggil Mamanya.


Aditya yang saat ini hendak masuk ke mobilnya menatap kearah suara yang baru saja memanggilnya. Aditya melihat Alexa ingin naik ke mobilnya dimana di dalamnya ada kedua orangtuanya dan dia segera menghampiri mereka.


"Kamu sudah mau pulang?" tanya Mama Alexa.


"Iya Tante, kapan datang dari Bandung?" tanya Aditya.


"Tadi pagi" jawab Papa Alexa


"Om nyetir sendiri? Hebat Om, masih kuat" puji Aditya.


"Ah biasa aja Dit, Om pengen ngetes mobil Lexa ini di jalan tol haha" jawab Papa Alexa sambil tertawa.


"Dit ikut kami aja yuk makan malam. Kami mau makan malam diluar sama Lexa" Ucap Mama Alexa.


" Iya Dit, udah lama kan kita tidak ketemu" timpa Papa Alexa.


Aditya tidak enak hati menolak ajakan kedua orangtua Alexa.


"Ok Om" jawab Aditya.


"Kamu bareng Adit aja dimobilnya, biar Papa yang bawa mobil kamu" ucap Papa Alexa.


Alexa menatap wajah Aditya.


"Yok Lex" ajak Aditya.


Mereka berdua berjalan menuju mobil Aditya. Mobil bergerak meninggalkan area kantor dan berjalan di jalan utama. Diikuti dibelakangnya mobil Alexa yang dikendarai Papanya.


"Kita mau makan di mana Lex?" tanya Aditya.


"Di Restouran Kenangan aja Pak. Tempatnya gak jauh dari sini dan masakannya juga terkenal enak" jawab Alexa.

__ADS_1


"Kamu jangan panggil saya Bapak lagi Lex, panggil saja seperti dulu. Lagian gak enak kalau Om dan Tante mendengar kamu panggil saya dengan sebutan Bapak. Rasanya saya udah tua, seumuran Om dan Tante" pinta Aditya.


"Gak apa-apa Pak, mereka mengerti kog kalau Bapak atasan saya" jawab Alexa menolak.


"Kita kan sudah kenal lama Lex, lagian tadi pagi juga kita sudah berdamai. Kan kita sudah sepakat akan berteman. Panggil saya kakak seperti dulu" ucap Aditya tegas.


"Iya Pak, eh Kak" jawab Alexa manut.


"Nah kalau gitu kan saya jadi muda lagi. Reza juga tetap memanggil saya kakak kog" Aditya tersenyum mendengar Alexa sudah berubah memanggil namanya.


Satu jam kemudian mereka sampai di restourant yang dituju. Aditya memarkirkan mobilnya diikuti Papa Alexa yang memarkirkan mobil bersebelahan.


Mereka masuk ke dalam restourant.


"Mending kita shalat maghrib dulu baru pesan makanan. Barusan Papa dengar sudah azdan" ucap Papa Alexa.


"Iya Pak, yuk kita ke musholla dulu" jawab Alexa.


Alexa bertanya pada pelayanan dimana letak musholla kemudian mereka berjalan menuju arah yang ditunjuk.


Mereka shalat berjamaah dengan Papa Alexa yang menjadi imamnya.


Setelah selesai shalat maghrib baru mereka mencari meja strategis, posisi yang nyaman untuk makan sambil ngobrol. Alexa duduk bersebelahan dengan Aditya didepannya duduk Papa dan Mama Alexa.


"Sampai sekarang tante gak nyangka ternyata Lexa bekerja di perusahaan kamu Dit" ucap Mama Alexa memulai pembicaraan.


"Saya juga baru tau beberapa bulan ini setelah saya kembali dari luar kota. Dua tahun ini saya memantau kantor cabang yang ada diluar kota dan baru kembali beberapa bulan ini. Disitulah baru saya tau ternyata Alexa adalah manager keuangan di perusahaan saya" jawab Aditya.


"Iya Dit, setahun yang lalu Alexa memang cerita sama kami kalau dia diterima sebagai manager di perusahaan besar tapi dia tidak pernah cerita kalau salah satu pemiliknya adalah kamu" timpa Papa Alexa.


"Waktu itu Lexa jug gak tau Pa Kak Adit salah satu pemiliknya. Setelah Kak Adit balik ke Jakarta baru kami ketemu" jawab Alexa.


"Iya saya sampai gak kenal sama Alex, dia sudah berubah ternyata sekarang sudah pakai jilbab gak tomboy seperti dulu lagi" ucap Aditya.


"Sudah lama juga ya kalian gak ketemu?" tanya Mama Alexa.


"Sudah lama tante tujuh tahun lebih sepertinya. Saat saya pulang ke Medan Alexa gak ada gantian Alexa pulang saya yang gak ada" jawab Aditya tersenyum.


Papa Mama Alexa tertawa mendengar Aditya berbicara sambil bercanda.

__ADS_1


Ternyata Kak Adit masih ramah seperti dulu apalagi kalau sedang bersama orangtua dia selalu sopan. Batin Alexa.


"Kamu jangan sungkan-sungkan sama Lexa Dit, karena tetangga di kampung. Kalau dia salah jewer aja telinganya" Canda Papa Alexa.


Aditya tertawa mendengar candaan Papa Alexa.


"Nggak lah Om, kerja Lexa bagus kog dan dia sangat profesional. Tidak main-main dalam bekerja" puji Aditya.


"Papa Mama kamu pasti senang banget ni kalau tante cerita kalian bekerja dalam satu kantor. Tepatnya Lexa bekerja diperusahaan kamu" ucap Mama Alexa.


Aditya tersenyum mendengar kata-kata Mama Alexa.


Yang ada nanti aku akan diledek Cica terus-terusan nih. Karena dia fans berat Alexa. Dia sering muji-muji Alexa di depanku bahkan dia pernah berkhayal aku menikah dengan Alexa dan dia sangat senang mempunyai kakak ipar seperti Alexa. Batin Aditya.


Pelayanan datang membawa semua pesanan mereka. Mereka mulai makan bersama sesekali sambil bercerita.


"Sekali-sekali nanti kalau lebaran kalian pulangnya bareng Xa sama Adit kan seru punya Bos rumahnya sebelah rumah kamu, seperti cerita di novel-novel itu" celetuk Mama Alexa.


"iiih Mama kebanyakan baca novel, ngayalnya ketinggian" jawab Alexa


Aditya dan Papa Alexa tertawa mendengar obrolan ibu dan anak itu.


"Oh iya Ma, Mama jadi kan bawa sambal ikan teri dari Medan? Itu Kak Adit yang pesan Ma. Katanya dia kangen sama masakan Mama. Sambel teri Mama enak" ucap Alexa.


"Benar dit?" tanya Mama Alexa.


"Iya Tante, saya yang pesan sama Alex. Sudah lama saya gak makan sambel teri buatan tante, kangen" jawab Aditya.


" Untung Mama bawa banyak kog satu tup****re besar. Sengaja Mama pisahin sambel dan terinya biar tahan lama. Jadi sambelnya bisa dipanasin agar tidak basi. Nanti kamu bagi dua aja Xa. Setengahnya kasih Adit" perintah Mamanya.


"Iya Ma, besok saya bawa ke kantor ya Kak" Alexa melirik kearah Adit.


Aditya tersenyum membalas lirikan Alexa.


"Mama udah gak sabar nih cerita sama Mama kamu kalau di Jakarta ketemu dan makam malam bareng kamu, pasti Mama kamu senang banget dengarnya. Dia pernah cerita kangen sama kamu karena udah lama gak pulang" ucap Mama Alexa.


"Iya Tante sudah dua tahun saya gak pernah pulang, paling video call sama mereka kalau kangen" jawab Alexa.


"Cica udah kelas berapa sekarang Kak?" tanya Alexa.

__ADS_1


"Kelas 1 SMU, dia sekolah di sekolah kita dulu. Sering ngambek karena guru-guru pada kenal sama dia karena dia adikku dan dia kesal lebih terkenal aku disekolah dari pada dia" Aditya bicara panjang lebar tanpa mereka sadari malam ini mereka semakin akrab dan dekat.


Semua gara-gara Papa Mama datang nih...


__ADS_2