
Kedua orangtua Aditya dan Alexa masuk mobil anak mereka masing-masing.
Mama Alexa langsung menghubungi Reza memberi kabar bahagia atas pernikahan Alexa dan Aditya.
"Assalamu'alaikum Za"
"Wa'alaikumsalam, gimana Tante" Reza langsung bertanya to the point karena berita ini sudah dia tunggu dari tadi.
"Berhasil Za, mereka akhirnya mau menikah" teriak Mama Alexa sangkin senangnya.
"Alhamdulillah Tante, gak sia-sia rencana kita tadi pagi" ucap Reza.
Flash Back On
Papa Mama Aditya sedang berbincang diruang tv bersama kedua orangtua Alexa. Cica hanya mendengarkan sambil menonton tv.
"Bagaimana Mas, apa sebenarnya yang sedang terjadi disini. Mengapa Adit bilang yang terjadi pada Alexa adalah karena kesalahannya?" tanya Papa Alexa.
"Begini Mas, sepertinya kami harus menceritakan sesuatu pada Mas dan Mbak Ayu" jawab Papa Aditya.
Papa Aditya kemudian menarik nafas panjang dan kembali bercerit.
"Aditya dulu punya masa lalu yang kami kira sudah selesai tapi ternyata orang itu mulai mengganggunya lagi. Pada saat mereka mau pulang ke Jakarta setelah acara pernikahan Reza mereka dihadang dua orang asing. Aditya dan Alexa bertarung melawan mereka dan mereka menang. Ternyata sampai di Jakarta mereka menargetkan untuk menculik Alexa karena saat penyerangan itu Aditya sedang bersama Alexa. Mereka berencana untuk menculik Alexa tapi ternyata para penculik itu salah culik, mereka malah menculik sahabatnya Alexa yaitu istrinya Reza. Aditya dan teman-temannya menyelamatkan istrinya Reza dari penculikan dan mengakibatkan Alex cidera karena jatuh dari tangga saat berkelahi. Kami khawatir mereka ingin mencelakakan Alexa kembali sedangkan Alexa saat ini sedang cidera. Alexa butuh orang bisa menjaganya, disamping itu Alexa saat ini juga butuh seseorang yang membantunya dalam beberapa bulan ini sampai Alexa bisa beraktivitas normal kembali. Kita tidak bisa membiarkan Aditya yang mengurus dan menjaga Alexa. Mereka belum muhrim. Jadi kami ingin bertukar fikiran pada Mbak dan Mas, bagaimana kalau kita menikahkan mereka?" tanya Papa Aditya.
"Tapi mereka kan tidak ada hubungan apa-apa Mas, maksud saya mereka tidak saling cinta" jawab Papa Alexa.
"Cinta bisa tumbuh seiring sejalan Mas. Kami tau anak kami adalah anak yang bertanggung jawab. Kalau dia sudah menikah dengan Alexa dia pasti akan menjaga dan mengurus Alexa. Saya yakin seiring berjalannya waktu akan tumbuh cinta diantara mereka Mas" ucap Papa Alexa.
Mama dan Papa Alexa terlihat sedang berfikir.
"Kami tidak bisa memutuskannya hari ini Mas. Bisa kami meminta waktu sampai besok?" tanya Papa Alexa.
"Boleh Mas, silahkan. Kami tunggu jawaban dari Mas" sambut Papa Aditya.
Saat sedang di dalam kamar Papa dan Mama menelpon Reza untuk bertukar fikiran. Karena Reza adalah teman terdekat yang sering bersama anak mereka Alexa.
__ADS_1
"Halo Om ada yang bisa Reza bantu?" tanya Reza.
"Gini Za, Om mau bertukar fikiran sama Reza, apa Reza ada waktu? Om gak ganggu waktu istirahat Reza kan?" tanya Papa Alexa.
"Oh tidak Om, Reza lagi santai kog. Om mau membicarakan Apa?" Reza balik bertanya.
Papa Alexa menceritakan semua yang baru saja diceritakan Papa Aditya kepada Reza.
"Bagaimana menurut kamu Za? Kamu kan sudah kenal Alexa dari kecil. Apa Alexa mau memenuhi permintaan Om? trus bagaimana Aditya menurut kamu, apa dia laki-laki yang pantas dan bisa menjaga serta membahagiakan Alexa?" tanya Papa Alexa.
"Saya setuju dengan padangan Om Gunadi Om. Untuk mencegah mereka berbuat dosa lebih baik mereka menikah saja. Dan juga Kak Adit adalah orang yang baik dan bertanggung jawab. Saya yakin dia bisa menjaga dan membahagiakan Alexa. Kalau soal Alexa gampang Om. Dia kan paling takut dengar Om marah apalagi diancam sama Om dan Tante. Pasti dia manut Om" jawab Reza panjang.
Mungkin ini jalan terbaik untuk kalian. Akhirnya doaku terkabul. Alhamdulillah ya Rabb.
Aku sangat senang kalau kau bahagia sahabatku Alexandra. Ucap Reza dalam hari.
Keesokan harinya sebelum berangkat ke rumah sakit.
"Bagaimana Mas Wiratama, apakah kalian menyetujui usul kami kemarin untuk menikahkan Aditya dengan Alexa?" tanya Papa Aditya.
"Iya Mas, kami setuju" jawab Papa Alexa.
Papa Aditya tertawa.
"Mungkin suara saya nanti Mas yang lebih besar. Karena anak saya juga sangat takut kalau melihat saya marah. Dia takut akan jadi anak durhaka hahahah" jawab Papa Aditya.
Flash Back Off
"Jadi Za kami mohon bantuan kalian mengurus semua yang dibutuhkan untuk keperluan mereka menikah besok" pinta Papa Alexa.
"Baik Om, saya dan istri saya serta Sisil akan segera kesana" jawab Reza bahagia.
Sementara di Mobil Aditya.
"Halo San, Rencananya besok kami akan menyelenggarakan pernikahan Aditya dan Alexa di apartemen Aditya. Kalian bisa membantu kami mensukseskan acara akad nikah mereka besok? Walau dadakan tapi kami harap pernikahan mereka sangat berkesan dan indah" pinta Papa Aditya
__ADS_1
"Apa Om Aditya dan Sandra akan menikah, besok?" tanya Sandy tak percaya.
"Iya. Om tau kamu pasti terkejut mendengarnya sama dengan Aditya dan Alexa ketika mendengar permintaan kami tapi alhamdulillah akhirnya mereka mau mengabulkannya" ucap Papa Aditya penuh bahagia.
Sandy menutup telponnya kemudian segera menghubungi Dimas
"Dim cepetan kamu jemput aku. Kita ke Rumah Sakit. Aditya akan menikah dengan Alexa besok" ucap Sandy senang sampai dia lupa kalau Dimas juga menyukai Alexa. Dimas pasti akan patah hati.
"Apa kamu bilang?" tanya Dimas sambil menjerit.
"Aditya dan Alexa akan menikah, besok" ulang Sandy lagi
"Kamu serius san?" Dimas bertanya lagi.
"Seriuslah, Papa Aditya barusan telpon aku minta bantuan untuk membantu acara pernikahan Aditya besok di apartemennya.
"Oke... aku ke apartemen kamu sekarang setelah itu kita ke rumah sakit. Banyak pertanyaanku yang harus di jawab Aditya" ucap Dimas kesal.
Dimas segera berlari menuju mobilnya kemudian melaju ke apartemen Sandy dan melanjutkan perjalanan ke rumah sakit.
Sesampainya mereka di rumah sakit, Sandy dan Dimas langsung berjalan tergesa-gesa ke kamar Alexa di rawat.
"Dit apa benar kamu dan Alexa mau menikah?" tanya Dimas.
Alexa sedang tertidur dan Aditya tidak mau Alexa terganggu apalagi mendengar pembicaraan mereka.
"Kita bicara diluar aja yuk. Gak enak kalau Alexa terbangun dan mendengarnya" pinta Aditya.
Aditya, Dimas dan Sandy keluar meninggalkan Alexa yang sedang tertidur di kamar rawat inapnya.
Dimas terlihat sedang menyimpan amarah yang sangat besar pada Aditya.
Apakah yang akan terjadi pada mereka berdua?
Apa yang akan dikatakan Aditya sebagai alasannya mau menikah dengan Alexa.
__ADS_1
Lanjutkan ke bab berikutnya ya....
BERSAMBUNG....