Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama

Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama
Malam Pesta


__ADS_3

Alexa, Lidya dan Sisil sudah keluar dari apartemen. Mereka menuju basement apartemen dan segera naik ke mobil Alexa. Walau sudah tampil feminim tapi untuk hal-hal tertentu selera Alexa masih sedikit kelelakian seperti pilihan mobil. Alexa memakai mobil Mini Countyman blue tidak seperti Lidya ataupun Sisil yang lebih memilih mobil sedan untuk mereka pakai.



Mereka tiba di gedung tempat diselenggarakannya acara HUT ADS Corp jam 7.45 malam. Acara akan dimulai tepat jam 8 malam. Masih ada waktu lima belas menit lagi. Mereka bisa sedikit santai berjalan menuju pintu masuk ruang pesta berlangsung.


Dipintu masuk sudah menunggu dua orang panitia yang akan membagikan topeng untuk para undangan.


"Selamat malam Bu Sandra, anda cantik sekali malam ini" Puji salah satu karyawan ADS Corp yang kebagian tugas untuk menerima tamu sekaligus membagi topeng.


"Selamat malam Rini" sapa Alexa.


"Silahkan anda pilih topeng yang anda suka" ucap karyawan yang bernama Rini.


Alexa, Lidya dan Sisil memilih topeng yang mereka suka dan kemudian memakainya untuk menutupi wajah mereka.


Setelah selesai memakai topeng, mereka pun berjalan masuk kedalam ruangan pesta. Ruangan tersebut terlihat sangat megah dengan hiasan yang mewah, alunan musik dan makanan yang banyak tersaji disetiap sudut ruangan.


Alexa mengajak para sahabatnya duduk dimeja yang kosong. Meja yang tidak jauh jaraknya dari pentas.


Benar kata Sisil disini dia tidak bisa mengenali siapa saja yang mereka temui. Alexa hanya bisa menebak mereka dari bentuk badannya saja.


Pesta ini benar-benar dibuat untuk para karyawan. Semua terlihat senang, tidak ada terlihat perbedaan antara karyawan dengan pejabat. Dengan memakai topeng orang tidak akan tau siapa yang mereka temui. Temanya bebas tapi sopan.


Tepat jam 8 malam acara dimulai. Pembawa acara mulai membacakan susunan acara di malam pesta ini.


Alexa bisa mengenali Dimas dan Sandy setelah mereka memberikan kata sambutan selaku pendiri perusahaan ini.


Hanya mereka berdua saja yang berpidato sepertinya Pak Aditya tidak datang seperti yang telah Pak Dimas katakan saar rapat pembentukan panitia. Batin Alexa.


Tibalah acara hiburan. Alexa sudah bersiap untuk menampilkan persembahannya malam ini. Sesuai dengan permintaan Dimas, malam ini dia akan menghibur para undangan.


Alexa dipanggil keatas panggung untuk memberikan sebuah persembahannya dimalam HUT ADS Corp.


"Baiklah malam ini saya akan menyanyikan sebuah lagu tapi izinkan saya bernyanyi sambil bermain gitar ya. Tapi mohon maaf kalau ada nada yang kepleset karena udah lama saya tidak bermain gitar lagi. Sebuah lagu saya persembahkan untuk kalian semua. Selamat Ulang Tahun ADS Corp yang ke 4 semoga sukses terus dan tetap jaya" ucap Alexa.


Alexa meminjam gitar dari Band yang disewa untuk menghibur dalam acara pesta malam ini.


Alexa duduk dikursi yang baru saja disiapkan untuknya, agar dia lebih mudah memainkan gitarnya.


Alexa mulai memetik gitarnya dan menyanyikan sebuah lagu yang sedang viral dan disukai anak muda saat ini.


Kuhampiri jalan yang kita lewati


Setiap hari kita di sini


Kumenanti hadirmu 'tuk kembali


Hanya kenangan yang tersisa di sini


Namun sekarang kau t'lah pergi


Dan kuyakini kau takkan kembali


Mungkin hari ini


Hari esok atau nanti


Berjuta memori yang terpatrI


Dalam hati ini

__ADS_1


Mungkin hari ini


Hari esok atau nanti


Tak lagi saling menyapa


Meski kumasih harapkanmu


Kumenanti hadirmu 'tuk kembali


Hanya kenangan yang tersisa di sini


(Namun sekarang)


Namun sekarang kau t'lah pergi


Dan kuyakini kau takkan kembali


Mungkin hari ini


Hari esok atau nanti


Berjuta memori yang terpatrI


Dalam hati ini


Mungkin hari ini


Hari esok atau nanti


Tak lagi saling menyapa


Meski kumasih harapkanmu


Tak sanggup menerima


Dan lupakan segalanya


Mungkin hari ini


Hari esok atau nanti


Berjuta memori yang terpatrI


Dalam hati ini


Mungkin hari ini


Hari esok atau nanti


Tak lagi saling menyapa


Meski kumasih harapkanmu


Meski kumasih harapkanmu


Wo-ooh


Kurelakanmu


Tepat saat Alexa sedang diatas pentas Aditya masuk kedalam ruangan pesta. Tak lupa dia memakai topeng yang disediakan panitia.

__ADS_1


Aku seperti mengenal suara wanita yang sedang bernyanyi itu tapi dimana ya?? ucap Aditya dalam hati.


Aditya terus berjalan menuju meja yang telah disediakan untuk para pendiri perusahaan. Dia segera menghampiri teman-temannya dan menyapa mereka.


"Hai Bro..." Sapanya.


Dimas dan Sandy yang melihat kedatangan Aditya sontak berdiri dan memeluknya.


"Akhirnya kamu keluar juga dari persembunyian" ucap Dimas.


Aditya tertawa mendengar candaan Dimas.


"Sorry aku terlambat. Tadi pesawatnya delay" ucapnya.


"Gak apa-apa bro, yang terpenting kamu bisa ada disini" sambut Sandy.


"Siapa tu yang nyanyi?" tanya Aditya penasaran.


"Itu Sandra, manager keuangan kita. Udah setahun dia kerja di ADS Corp. Cewek yang aku ceritain ke kamu itu lho, target baru" ucap Dimas semangat.


"Mas... Mas... Gak berubah juga. Kapan sih kamu serius sama wanita?" tanya Aditya pada sahabatnya yang playboy ini.


"Kali ini aku serius Dit" Dimas menjawab dengan cepat.


"Hahaha... setiap mengejar wanita kamu selalu bilang serius tapi dalam sebulan semua berakhir. Dasar playboy cap naga" ledek Aditya.


"Hahaha... tiru aku setia sampai mati" potong Sandy.


"Kamu itu gak asik. Kalau udah kenal satu wanita terus lengket sampai maut memisahkan. Lelaki itu harus cari yang terbaik bro, nah mencari yang terbaik itu susah. Kalau kita tidak mengenal banyak wanita gimana kita tau dia yang terbaik. Harus ada study bandingnya hahaha" Dimas bicara dengan sangat percaya diri.


"Asem lo... Kena batunya baru tau. Aku sumpahin kamu beneran jatuh cinta pada satu wanita tapi harus patah hati" umpat Sandy.


"Sadis banget doa kamu pada sahabatmu ini" Dimas pura-pura berwajah sendu.


"Aaah sandiwara. Gak mempan!" Ledek Aditya sambil mengusap kasar wajah Dimas.


Mereka pun tertawa, saling bercanda karena sudah lama tidak bertemu.


"Kamu lama kan disini?" tanya Sandy.


"Belum tau, tergantung sambutan kalian. Kalau aku nyaman aku akan tinggal lebih lama" jawab Aditya.


"Tenang bro aku akan service kamu sebaik mungkin kalau perlu paket plus plus" ucap Dimas sambil bercanda.


Alexa sudah selesai menyanyi. Penampilannya itu disambut dengan tepuk tangan yang meriah dari semua undangan yang hadir diruangan itu. Alexa kemudian turun dari pentas dan kembali menuju meja tempat para sahabatnya duduk.


"Kamu kog gak bilang kalau malam ini kamu akan bernyanyi?" tanya Lidya.


"Kejutan..." Alexa tersenyum pada teman temannya.


"Kamu keren banget San, Aku padamu" Sisil memberi kecupan di udara.


"Salah satu pendiri perusahaan ini memintaku mengisi acara hiburan karena tahun lalu aku juga melakukannya. Tapi tahun lalu aku tidak memainkan gitar hanya bernyanyi saja" jawab Alexa.


"Udah lama aku tidak melihat kamu bermain gitar San. Kapan latihannya dan dimana?" tanya Lidya penasaran.


"Di apartemen Reza. Gitar aku kan sudah ku titipkan padanya. Seminggu ini Reza kan gak ada jadi aku bisa bebas latihan tanpa gangguannya" jawab Alexa.


"Pantesan kami tidak melihat ataupun mendengar suara gitar ataupun suara kamu bernyanyi" ucap Sisil.


Tak sengaja tatapan Alexa terlempar pada sosok pria yang sedang duduk di meja para pendiri perusahaan.

__ADS_1


Siapa pria yang sedang bersama Pak Dimas dan Pak Sandy ya, kelihatannya mereka sangat akrab sekali. Tanya Alexa dalam hati.


__ADS_2