Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama

Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama
Reuni Akbar Part.1


__ADS_3

Jam 7 malam Aditya dan teman-temannya sudah berkumpul di loby hotel. Masing-masing berjalan berasama pasangannya.


Ini Aditya dan Alexa.



Ini Dimas dan Sisil.



Sedangkan ini Sandy dan Mitha



Tampilan mereka cantik-cantik dan tampan-tampan. Dan mereka berjalan berpasangan sangat cantik sekali.


Dimas bersama Sisil, Aditya dan Alexa menaiki mobil yang sama sedangkan Sandy dan Mitha dengan mobil sendiri menuju hotel tempat diselenggarakannya acara reuni akbar kampus mereka.


Tidak sampai satu jam mereka sudah sampai di tempat yang dituju. Mereka berjalan bersama pasangan masing-masing.


Teman-teman yang sudah lama tidak bertemu segera mendekat dan menyambut kedatangan mereka.


Aditya, Dimas dan Sandy sangat terkenal di antara teman-temannya karena mereka telah sukses membangun sebuah perusahaan besar yang sangat sukses dan diperhitungkan dalam dunia bisnis Indonesia.


Mereka juga menemui beberapa dosen yang mereka kenal dan datang diacara tersebut.


Aditya, Dimas dan Sandy beserta pasangannya duduk di meja kosong yang tak jauh dari pentas.


Teman-teman mereka sibuk menceritakan kesuksesan dan kecantikan pasangan mereka masing-masing.


"Kalian datang juga ya, apalagi kamu Dit. Aku kira kamu tidak datang. Minggu lalu kan kamu baru menggelar resepsi pernikahan kamu" ucap Budi.


Mereka berjabat tangan dan berpelukan.


"Kemarin kan aku bilang Bud, akan aku usahakan untuk datang" jawab Aditya.


"Mana teman-teman yang lain Bud?" tanya Dimas.


"Masih banyak teman sekelas kita yang belum datang" jawab Budi.


Tak lama kemudian Candra datang bersama pasangannya.


"Hai bro... ketemu lagi" sapa Candra dan menjabat tangan Aditya, Dimas dan Sandy.

__ADS_1


Mereka tidak memperhatikan ada teman mereka lagi beserta pasangannya yang berjalan di belakang Candra.


"ADS Corp" sapa seorang wanita.


Aditya, Dimas dan Sandy mencari dan menoleh keasal suara wanita itu dan tiba-tiba suana berubah menjadi canggung.


"Cinta, apa kabar?" sapa Dimas.


"Aku baik, ya kan sayang" ucap Cinta pada suaminya Satria.


Dimas berjabat tangan kepada mereka disusul Aditya dan Sandy.


"Aku dengar kamu sudah menikah ya, dan minggu lalu baru saja menggelar acara resepsi pernikahan kamu. Kog aku gak di undang?" tanya Cinta saat berjabat tangan dengan Aditya.


"Maaf, aku tidak tau dimana keberadaan kamu dan Satria sekarang. Kenalkan ini istriku Alexandra" jawab Aditya sambil memperkenalkan istrinya pada Cinta dan Satria.


Dimas dan Sandy saling pandang menyaksikan Aditya dan Cinta berinteraksi kembali setelah sekian lama tidak pernah bertemu.


"Cinta" ucap Cinta.


"Alexandra. Kamu bisa panggil Sandra" jawab Alexa.


Alexandra memperhatikan wanita yang ada di hadapannya. Dia mencoba mengingat-ingat. Sepertinya wajahnya tidak asing. Alexa seperti pernah melihat wanita ini. Tapi kapan dan dimana dia tidak ingat.


Tubuhnya juga sexy, dengan memakai gaun tanpa lengan memperlihatkan kulit putih mulusnya. Begitu juga bawahan gaunnya terlihat ada belahan sampai diatas lutut menapilkam betis yang mulus dan indah.


Aditya dan Satria juga saling berjabat tangan tapi ada hawa dingin diantara mereka. Sangat terlihat sekali kalau mereka enggan untuk bertegur sapa.


Pinggang Alexa dipeluk erat oleh Aditya seakan ingin menunjukkan kepemilikannya atas diri Alexa. Alexa sedikit merasa sulit bergerak tapi dia mencoba senyaman mungkin demi menghargai dan membahagiakan suaminya di depan teman-temannya.


Dimas dan Sandy merasa resah dengan keadaan yang panas dihadapan mereka.


"Kalian kemana aja Sat selama ini?" tanya Dimas.


"Kami baru pindah ke Jakarta beberap bulan ini" Jawab Satria mencoba ramah kepada Dimas.


"Yuk duduk bareng kami di meja ini" Satria mencoba memberikan penawaran.


"Terimakasih, tapi kami akan bergabung di mena Candra dan Budi. Kalian lanjutkan aja obrolannya. Kami permisi" jawab Satria.


Aditya hanya diam memperhatikan gerak-gerik Satria. Dia tidak ingin sesuatu hal terjadi pada Alexa. Karena kecurigaannya pada kejadian penculikan Lidya tiga bulan yang lalu yang sebenarnya targetnya Alexa adalah ulah Satria hanya saja dia sangat pintar membungkam mulut para penculik itu sampai mereka tidak pernah menyebutkan nama Satria sekalipun dihadapan polisi.


Satria, Candra dan Budi beserta pasangannya duduk di meja di depan meja Aditya.

__ADS_1


Cinta sedari tadi memperhatikan wajah Aditya. Sepertinya ada kerinduan dan rasa bersalah yang besar jika dia melihat wajah Aditya.


Sebenarnya ingin sekali dia berbicara empat mata saja dengan Aditya tapi rasanya tidak mungkin karena disini ada suaminya, istri Aditya dan teman-teman mereka yang lain.


Sedangkan Alexa dari tadi memperhatikan suaminya. Entah mengapa hati kecilnya merasa suaminya saat ini sedang tegang dan gelisah tapi dia tidak tahu apa sebabnya.


Sejak tadi Aditya selalu menggenggam tangan Alexa dan setiap mereka berdiri saat berjabat tangan dan berkenalan dengan teman-temam Aditya, Aditya selalu memeluk pinggangnya dengan erat.


Walau Alexa merasa senang melihat suaminya jadi romantis tapi dia juga merasa heran tidak biasanya suaminya bertindak seperti ini.


Tak lama kemudian ada seorang teman mereka datang menghampiri.


"Hai Bro... lama sekali kita tidak bertemu" ucap Lelaki yang menyapa aditya.


"Hei Erwin, senang bertemu dengan kamu. Lama sekali ya kita tidak bertemu. Aku jadi kangen sama kamu" Aditya memeluk temannya yang bernama Erwin.


"Sandy, Dimas.. kalian benar-benar menjalankan impian kalian ya dan kalian telah berhasil mendirikan sebuah perusahaan besar dengan inisial nama kalian bertiga. Aku sangat senang sekali" ucap Erwin.


"Kamu kemana aja bro?" tanya Sandy memeluk Erwin bergantian.


"Dan ada apa dengan tampilan kamu ini?" ucap Dimas yang melihat wajah Erwin dipenuhi dengan rambut yang menutup rahangnya tak beraturan.


"Sorry aku baru terbang dari kalimantan dan langsung kemari, tak sempat bercukur dulu, akibat terlalu lama keluar dari hutan kalimantan hahaha..." jawab Erwin ramah.


"Hei.. apakah kalian tidak mengenalkan padaku siapa wanita-wanita cantik yang datang bersama kalian ini?" tanya Erwin.


"Kenalkan ini istriku Alexandra" ucap Aditya mengenalkan Alexa pada Erwin.


Alexa dan Erwin saling berhabat tangan.


"Ini pasanganku Sisil" Dimas mengenalkan Sisil pada Erwin.


"Dan ini pacaraku Mitha" ucap Sandy.


Mereka bergantian berjabat tangan.


"Kamu sendirian? mana pasangan kamu? bukannya di dalam undangan diharuskan membawa pasangan?" tanua Dimas penasaran.


"Oh istriku tadi ke kamar mandi sebentar dan hei itu dia. Sayaaaang... " panggil Erwin sambil melambaikan tangannya pada istrinya.


Muncullah wanita anggun yang berjalan mendekati mereka.


"Kenalkan teman-teman, ini istriku Jelita" ucap Erwin mengenalkan istrinya.

__ADS_1


Mereka bergantian berjabat tangan. Erwin dan istrinya duduk di meja yang sama dengan Aditya, Dimas dan Sandy beserta pasangan mereka.


__ADS_2