Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama

Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama
Ngidam


__ADS_3

"Lho Dim kamu kapan datangnya?" tanya Aditya.


Aditya terbangun karena mendengar kericuhan di kamar tempat Alexa di rawat. Begitu juga Alexa yang juga sedang tertidur tadi terbangun karena mendengar suara Dimas sedang asik bercerita dengan Mamanya.


"Udah setengah jam yang lalu Dit. Nih Mama kamu tadi minta carikan soto medan, katanya Sandra ngidam pengen makan itu" ucap Dimas.


"Lho kenapa Mama gak bangunkan aku, biar aku saja tadi yang cari makanannya. Ini kan permintaan pertama anak-anakku Ma, masak harus Dimas yang belikan?" ucap Aditya kesal.


Mama dan Mama mertuanya tertawa mendengar perkataan Aditya.


"Sudah lah Dit kamu tenang saja, kamu kan tadi lagi tidur, Mama gak mau membangunkan kamu. Lagian sekalian aku belajar jadi suami siaga" ucap Dimas.


"Kamu Dim belum nikah udah mau belajar jadi suami siaga" potong Mama Aditya.


"Eits... sebentar lagi tante. Sebentar lagi aku akan segera menyusul Aditya dan Sandy. Aku akan menikah" ucapnya sambil tersenyum lebar.


"Kamu mau nikah sama siapa Dim?" tanya Mama Aditya penasaran.


"Sama Sisilia pujaan hatiku" jawab Dimas bahagia.


"Sisilia... maksud kamu Sisil Dim?" tanya Mama Alexa.


"Iya Tante. Sisil similikiti... kekasih hatiku yang cantik dan imut itu" jawab Dimas.


"Halaaah gombal. Sekarang aja baru bilang kekasih, pujaan hati, cantik dan imutlah. Dulu apa coba sebutannya cerewet lah, nenek lampirlah" ejek Aditya.


"Dulu kan belum cinta Dit, kalau sekarang bedalah" bela Dimas.


Alexa dan kedua Mamanya tertawa mendengar jawaban Dimas dan melihat perdebatan Dimas dan Aditya.


"Sudah.. sudah sekarang kita makan ya. Pasti Ibu hamil udah lapar kan. Mana yang didalam ada dua lagi pasti semakin cepat laparnya" ucap Mama Aditya.


"Iya Ma aku udah lapar dari tadi, aroma wangi soto sudah tercium dari tadi" jawab Alexa.


"Sini yank aku suapi" ucap Aditya.


Aditya turun dari ranjangnya dan mengambil satu porsi soto medan beserta nasinya kemudian menyuapkannya pada istrinya sampai isinya habis tak bersisa.


"Alhamdulillah ya yank kamu banyak makannya. Gak mual kan?" tanya Aditya.


"Nggak Kak" jawab Alexa.


"Mudah-mudahan mualnya lagi aja ya Xa jadi saat siang dan malam kamu bisa mengisi perut kamu dengan makanan yang bergizi agar cucu-cucu Mama sehat di dalam sini" Mama Alexa mengelus perut anak kesayangannya ini.


"Aamiin.. mudah-mudahan seperti itu ya Ma" jawab Alexa.


"Kalau kamu pengen sesuatu lagi bilang sama kakak ya, kakak akan berusaha memenuhinya. Jangan minta sama orang lain lagi ya" pinta Aditya.

__ADS_1


"Iya Kak" jawab Alexa.


****


Malam harinya.


"Kak aku pengen makan lontong medan" pinta Alexa. Rasanya air liurnya sudah meleleh dari tadi membayangkan makanan itu.


Aditya melihat jamnya sudah jam 8 malam.


"Duh kemana carinya ya malam-malam begini?" Aditya bergumam dan didengar oleh Mama Alexa.


"Dit coba kamu tanya Reza. Dia sering makan masakan Medan sama Alexa di Jakarta ini. Mungkin dia tau" ucap Mama Alexa.


"Iya Ma, sebentar Adit telepon Reza dulu" jawab Aditya.


Aditya keluar dari kamar Alexa dirawat untuk menelpon Reza.


"Halo Kak Adit, tumben malam-malam begini telepon?" tanya Reza.


"Za kamu tau gak dimana jual lontong medan?" tanya Adit.


"Malam-malam begini. Untuk siapa?" tanya Reza.


"Alexa pengen makan lontong Medan Za" jawab Aditya.


"Iya Za" jawab Aditya.


"Benarkah? Sandra lagi hamil?" Reza bertanya dengan antusias.


"Iya, usia kandungannya baru enam minggu" jawab Aditya.


"Selamat ya Kak, ternyata anak kami cepat juga ya dapat teman" Reza sangat senang mendengar kabar tersebut.


"Bukan hanya satu Za temannya tapi dua" jawab Aditya bangga.


"Waaah kembar ya, pasti Kakak dan Alexa senang banget ya dapat kabar gembira ini" puji Reza.


"So pasti, eh buruan Za kamu tau gak dimana jual lontong malam? Ibu hamil udah pengen banget tih dari tadi merengek minta lontong medan" ucap Aditya.


"Tau Kak di jalan XX kios hanya kecil saja tapi ramai yang beli, yang jualan orang Medan asli Kak?" jawab Reza.


"Oke Za, terimakasih ya" Aditya segera menutup teleponnya dan melangkah ke mobil menuju alamat yang diberikan Reza.


Untung saja lontongnya sayurnya belum habis, Aditya sangat senang sekali membawanya kembali ke rumah sakit.


"Sayang ini Kakak bawa permintaan kamu" ucap Aditya.

__ADS_1


"Waaah pasti enak banget kak, dari tadi aku sudah tidak sabar membayangkannya" jawab Alexa.


Alexa langsung menerima bingkisan yang Aditya berikan. Membuka dan langsung menyantapnya tak bersisa.


"Kalau kamu ngidamnya masakan medan mending kamu pulang ke Medan aja Xa, di Medan lebih mudah mendapatkannya" ucap Mama Alexa.


"Gak seru donk Ma, kalau disini kan Kak Adit penuh perjuangan mendapatkannya dan rasanya jantungku berdebar-debar Ma menantikannya kira-kira dapat atau gak ya. Rasa yang menunggu seperti itu yang asik Ma" Anehkan jawaban Alexa.


Dasar anak preman pasar, ternyata dia makan bukan karena makanannya tapi malah proses untuk mendapatkannya. Batin Aditya


"Tapi jangan yang sulit-sulit donk yank, Kakak takut kamu akan kecewa jika kakak tidak bisa memenuhinya" ucap Aditya.


"Kalau begitu besok aku mau makan bika ambon" jawab Alexa.


"Lah gimana tuh dapetinnya?" tanya Aditya bingung.


"Besok kita minta Papa ngirim ya, nanti kita fikirkan gimana cara ngirimnya dari Medan. Kalau perlu Papa yang antar ke Jakarta langsung" ucap Mama Aditya.


"Sayang mintanya jangan nyusahin opa donk" ucap Aditya sambil mengelus perut istrinya lembut.


"Aku dah kenyang kak sekarang mau tidur" ucap Alexa.


"Ya udah kamu tidur ya" Aditya menarik selimut Alexa dan menutupi sebagian tubuh istrinya kemudian dia mengecup kening istrinya penuh kasih sayang.


Mama Aditya langsung meraih hpnya dan mengirim pesan group.


Mama Dewi


Opa-Opa sekalian pengumuman.... Cucunya minta bika ambon besok harus mendarat di Jakarta. Nah kalian fikirkan gimana ngirimnya ya


Papa Gunadj


Alhamdulillah ternyata cucu-cucu kita memanggil ya mas @Papa Alexa. Besok kita antar saja langsung permintaan cucu kita.


Papa Wiratama


Beres Besan besok kita berangkat.


Mama Aditya menutup hp nya.


"Misi selesai Mbak, beres semua" ucap Mama Aditya.


Mama Alexa yang juga barusan membuka pesan group, tersenyum membaca pesan para opa-opa itu. Mereka sangat antusias untuk memenuhi permintaan cucu-cucunya.


Anak raja minyak dari Medan gak bisa terkalahkan. Apa yang di minta harus segera si penuhi. Anak Sultan mah kalah.


Para Opa besok langsung terbang ke Jakarta membawa misi Bika Ambon untuk permintaan cucu-cucu tersayang yang masih di dalam perut.

__ADS_1


__ADS_2