Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama

Jatuh Cinta Pada Orang Yang Sama
Aku Bebas


__ADS_3

Dua bulan berlalu sejak tragedi jatuhnya Alexa dari tangga saat berkelahi. Itu artinya hari sebentar lagi Alexa akan bebas dari gips di tangan dan kaki kanannya.


Hari ini jadwal Alexa ke rumah sakit untuk melepaskan gipsnya. Dan dari pagi Alexa udah janji dengan Aditya untuk menemaninya ke rumah sakit.


Alexa sangat senang sekali akhirnya dia bebas, bisa jalan normal lagi dan bisa bekerja kembali. Dia sudah sangat tidak sabar menjalani hari ini.


Sudah jam 5 sore Aditya belum pulang juga. Hari ini Alexa meminta bantuan Bi Leha untuk membasuh badannya dan mengganti bajunya.


Aku rasa kalau hari ini aku meminta bantuan Bi Leha mungkin tidak apa-apa. Agar kami bisa secepatnya ke rumah sakit untuk membuka gips aku, batin Alexa.


Alexa sudah sangat siap untuk pergi tiba-tiba bel apartemen berbunyi. Bi Leha segera membuka pintu.


Tak lama kemudian masuk Lidya dan Reza.


"Assalamu'alaikum San" sapa Lidya.


"Wa'alaikumsalam" jawab Alexa.


"Aku kangen banget sama kamu" ucap Lidya.


"Aku juga sama" mereka saling berpelukan.


"Kak Adit mana?" tanya Reza.


"Belum pulang, tadi katanya ada kerjaan dikit dikantor jadi telat pulang padahal kami mau ke Rumah Sakit untuk lepas gips aku" ujar Alexa.


"Rumah sakit mana San?" tanya Lidya.


"Rumah Sakit Kasih Sayang" Jawab Alexa.


"Wah ketepatan donk, kami juga mau kesana" ucap Reza.


"Ngapain, siapa yang sakit?" tanya Alexa bingung.


"Nih Ibu ini" jawab Reza singkat.


"Kamu sakit Lid, sakit apa?" Tanya Alexa lagi.


"Sakit perut" Lidya pura-pura kesakitan.


"Perut kamu kenapa?" Alexa semakin penasarab


"Ada isinya?" jawab Lidya tersenyum.


"Kamu hamil Lid, serius?" jerit Alexa.


Lidya mengangguk tersenyum


"Aaah senangnya sebentar lagi akan jadi Tante" ujar Alexa, dia kembali memeluk Lidya.


"Lebih baik kamu telpon Kak Adit, bilang kalau kamu ke RS bareng kami nanti jemput disana saja" Reza memberi ide.

__ADS_1


"Iya ya. Aku udah gak sabar pengen bebas dari gips" ucapnya. Alexa segera menelpon Aditya tapi tidak diangkat.


"Gak diangkat San?" tanya Lidya.


"iya" jawab Alexa


"Kirim pesan aja sambil jalan yuk..." Reza mendorong kursi roda Alexa keluar dari apartemen Aditya. Bi Leha sudah dipesankan untuk pulang sebelumnya.


Saat di mobil Alexa mengirimkan pesan ke suaminya.


Kak Adit


Kak aku kerumah sakit bareng Reza dan Lidya. Kita ketemu disana saja ya.


Pesan terkirim dan dibaca tapi tidak dibalas. Ya sudahlah nanti kalau Kak Adit gak bisa jemput aku. Aku kan bisa pulang sendiri naik taxi. Sebentar lagi juga aku sudah bisa jalan sendiri. Sorak hati Alexa senang.


Aditya sebenarnya sedang dalam perjalanan pulang saat pesan Alexa masuk ke hpnya. Begitu dia membaca pesan Alexa, Aditya langsung memutar mobilnya menuju Rumah Sakit Kasih Sayang.


Sesampainya di Rumah Saki Aditya melihat Reza sedang memasang kursi roda dan hendak mengangkat Alexa untuk di dudukkan di kursi roda.


Sontak Aditya berlari dan menggendong Alexa kemudian meletakkannya di atas kursi roda.


"Biar aku saja. Aku bisa mengangkat Alexa sendiri" ucap Aditya ketus.


Untung Reza segera mengerti.


"Eh Iya Kak, syukurlah Kakak sudsh datang" jawab Reza.


"Iya. Terimakasih. Kami permisi" ujar Aditya kemudian dia mendorong kursi roda Alexa dengan kasar.


Akhirnya mereka sampai diruangan dokter spesialis tulang. Alexa diperiksa, dan gipsnya di buka.


"Selamat bu, kaki dan tangan Ibu sudah sembuh. Sekarang Ibu sudah bisa jalan kembali tapi tolong di jaga dulu ya jangan terkena benturan atau jatuh lagi dan Ibu bisa cidera kembali" ucap dokter tersebut.


"Alhamdulillah, iya dok, terimakasih" jawab Alexa.


Aditya dan Alexa sudah bisa pulang. Saat di depan ruangan dokter Alexa seperti mencari sesuatu.


"Kamu cari siapa?" tanya Aditya masih dengan sikap kesalnya.


"Reza dan Lidya" jawab Alexa.


"Ah sudah, kita langsung pulang aja gak usah cari-cari mereka lagi" Aditya menarik tangan Alexa berjalan kearah mobilnya.


"Kak sakiiit.. nanti tangan dan kaki ku bisa cidera lagi lho" ucap Alexa.


Aditya tersadar dan dia segera melepaskan tangan Alexa.


Aditya menyimpan kursi roda Alexa di bagasi mobil kemudian dia masuk ke mobil. Alexa sudah duduk disampingnya.


"Kak Adit..." panggil Alexa.

__ADS_1


Aditya diam.


Uh ngambek, gemesh deh. Batin Alexa.


"Kaak... Kak Adiiit" panggil Alexa panjang.


Aditya tidak bergeming, tetap diam.


"Kalau gak mau ngomong aku turun nih" ancam Alexa.


Seketika Aditya menghentikan mobilnya.


"Jangan pernah kamu berkata seperti itu lagi" Aditya terlihat marah.


"Habisnya Kak Adit cuekin aku. Kenapa sih Kaaaak...


Bukannya senang lihat istri sudah sembuh, sudah bisa jalan eh malah marah" ucap Alexa kesal.


Aditya kembali menjalankan mobilnya.


Suasana menjadi canggung, mereka hanya saling diam.Tidak ada yang mau memulai pembicaraan.


Satu jam kemudian mereka sudah sampai di apartemen. Aditya langsung ke kamar kemudian masuk ke kamar mandi.


Alexa mengikutinya dari belakang.


Mulai hari ini aku akan menjalankan tugasku sebagai istri dengan benar Kak. Aku akan melayani semua kebutuhanmu.


Alexa tau Aditya pasti saat ini sedang mandi dan dia lelah setelah pulang kerja. Alexa memilih baju yang akan dipakai Aditya setelah dia mandi nanti.


Diambilnya pakaian dari lemari kemudian diletakkannya di atas tempat tidur. Setelah itu Alexa berjalan ke dapur hendak memanaskan makanan dan menyiapkan hidangan makan malam untuk mereka malam ini.


Aditya keluar dari kamar mandi dan melihat pakaiannya sudah disediakan Alexa di atas tempat tidur. Aditya memakainya kemudian dia berjalan kemuar kamar mencari keberadaan istrinya.


Kembali amarahnya muncul jika melihat istrinya. Dia teringat saat Reza hendak menggendong Alexa saat di parkiran rumah sakit tadi.


Awas kamu Za, berani sekali kamu menyentuh istriku. Kalau seandainya pria yang kamu katakan Alexa sukai itu adalah kamu. Aku akan hapus nama kamu dihati Alexa. Lihatlah, sebentar lagi Alexa seutuhnya akan menjadi milikku. Batin Aditya.


"Kak makan yuk, aku sudah siapkan semuanya" ajak Alexa.


Aditya berjalan menuju dapur dan duduk dikursi yang ada didepan meja makan. Alexa mengambilkan makanan ke atas piring Aditya kemudian memberikannya pada Adity.


Mereka makan dalam diam dan tidak ada bersuara. Hanya suara dentingan sendok yang terdengar.


Setelah makan Alexa mencuci piring yang kotor karena mereka pakai tadi saat makan. Aditya kembali ke kamar dan berbaring diatas tempat tidur. Kepalanya sangat penat memikirkan kejadian tadi sore.


Tak lama Alexa masuk ke kamar. Kemudian mengambil bajunya dilemari setelah itu dia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan ganti baju.


Lima menit kemudian Alexa keluar dari kamar mandi dengan memakai baju yang dibeli Mama dan mertuanya.


Akh... kenapa dia masih memakai pakaian itu, kan tangan dan kakinya sudah tidak sakit lagi jadi dia bisa memakai pakaian lain bukan baju-baju sexi yang dibeli Mama. Umpatnya dalam hati.

__ADS_1


Aditya membelakangi tubuh Alexa di tempat tidur kemudian dia menutup matanya berusaha untuk tidur.


BERSAMBUNG....


__ADS_2